Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Masih Tren Turun? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 20/06/2022, 07:38 WIB
Kiki Safitri,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melemah pada Senin (20/6/2022). IHSG Jumat (17/6/2022) ditutup di level 6.936,96 atau turun 113,35 poin sebesar 1,6 persen.

Analis Binartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, berdasarkan indikator MACD, IHSG dalam kondisi bearish alias tren melemah. Menurut dia, jika hari ini IHSG melemah kembali di bawah level 6.884, maka IHSG dapat melanjutkan penurunan menuju Fibonacci retracement 61,8 persen dari wave B di level 6.795.

“Namun demikian IHSG berpeluang mengalami rebound ke posisi 7.010 sebelum melanjutkan pergerakan menurunnya. Level support IHSG berada di 6.884, 6.795 and 6.670, sementara level resistennya di 7.010, 7.131 dan 7.258,” jelas Ivan dalam rekomendasinya.

Baca juga: IHSG Sepekan Turun 2,11 Persen, Kapitalisasi Pasar Rp 9.087,6 Triliun

Senada dengan Ivan, Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan, secara teknikal candlestick IHSG membentuk lower high dan lower low disertai volume tinggi dan stochastic yang melebar setelah membentuk deadcross mengindikasikan tren bearish yang cukup kuat.

“Dari dalam negeri pergerakan masih disertai musim pembagian dividen. Di awal pekan investor akan mencermati kebijakan suku bunga oleh Bank of China,” ujar Dennies.

Dennies memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak resistance pada level 6.996 sampai dengan 7.056, dan support pada level 6.822 sampai dengan 6.879.

Berbeda dengan Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya yang memprekirakan IHSG bisa menguat hari ini. Dia bilang meskipun pergerakan masih diwarnai oleh tekanan, pengaruh dari pergerakan market global, namun kondisi domestik yang baik bisa menjadi katalis positif bagi IHSG.

“Namun kondisi stabilnya perekonomian dalam negeri yang terlihat dari data terlansir masih mampu menopang pola gerak IHSG disertai dengan masih rajinnya beberapa emiten membagi dividen tentunya masih dapat mendorong minat investasi, hari ini IHSG berpotensi menguat,” kata William.

Lalu, bagaimana dengan saham – saham yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini? Simak rekomendasi saham teknikal dari tiga perusahaan sekuritas ini:

1. Artha Sekuritas
BIRD entry level 1.780 – 1.820, TP 1.920 – 1.960, stop loss 1.760
MIKA entry level 2.680 – 2.720, TP 2.780 – 2.830, stop loss 2.660
TBIG entry level 2.950 – 2.990, TP 3.100 – 3.150, stop loss 2.920

2. Pilarmas Investindo
HRUM last price 1.730, support 1.690, resistance 1.780
BSDE last price 895, support 860, resistance 940, TP 810 - 840, Exit 950 - 1.250
UNVR last price 4.650, support 4.580, resistance 4.790, TP 2.550 - 4.590, Exit 4.850 - 5.150

3. Binaartha Sekuritas
MDKA rekomendasi buy on weakness 3.800 – 3.950 dengan target harga terdekat di 4.500
SMGR rekomendasi buy on weakness 6.500 – 6.650 dengan target harga terdekat di 7.000
TBIG rekomendasi hold atau buy on weakness 2.800 – 2.850 dengan target harga terdekat di level 3.000.

Baca juga: Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah pada Akhir Pekan

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Minat Masyarakat Belanja di Toko dengan 'Paylater' Tumbuh Pesat

Minat Masyarakat Belanja di Toko dengan "Paylater" Tumbuh Pesat

Whats New
'Fintech Lending' Easycash Tunjuk Nucky Poedjiardjo Jadi Dirut

"Fintech Lending" Easycash Tunjuk Nucky Poedjiardjo Jadi Dirut

Whats New
Fenomena 'Makan Tabungan' Terjadi di Kelas Menengah Bawah, Ini Penyebabnya

Fenomena "Makan Tabungan" Terjadi di Kelas Menengah Bawah, Ini Penyebabnya

Whats New
Kemenperin: Hilirisasi Rumput Laut Punya Potensi Pasar Rp 193 Triliun

Kemenperin: Hilirisasi Rumput Laut Punya Potensi Pasar Rp 193 Triliun

Whats New
Hadapi Kredit Macet, OJK Minta Penyelenggara 'Paylater' Perkuat Mitigasi Risiko

Hadapi Kredit Macet, OJK Minta Penyelenggara "Paylater" Perkuat Mitigasi Risiko

Whats New
PT Pamapersada Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Berpengalaman, Simak Persyaratannya

PT Pamapersada Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Berpengalaman, Simak Persyaratannya

Work Smart
Beban Besar Prabowo-Gibran Menanggung Utang Pemerintahan Sebelumnya

Beban Besar Prabowo-Gibran Menanggung Utang Pemerintahan Sebelumnya

Whats New
Jurus Sri Mulyani Tolak Tawaran Investasi Berkedok Penipuan

Jurus Sri Mulyani Tolak Tawaran Investasi Berkedok Penipuan

Whats New
Hasil Riset: Pengguna 'Pay Later' Didominasi Laki-laki

Hasil Riset: Pengguna "Pay Later" Didominasi Laki-laki

Whats New
Anak Buah Sri Mulyani Minta Pemerintahan Prabowo-Gibran Hemat Belanja

Anak Buah Sri Mulyani Minta Pemerintahan Prabowo-Gibran Hemat Belanja

Whats New
Kredivo Bidik Penyaluran Pembiayaan Produktif Tembus 10 Persen

Kredivo Bidik Penyaluran Pembiayaan Produktif Tembus 10 Persen

Whats New
Grant Thornton: Perusahaan Multinasional Perlu Taat Aturan 'Transfer Pricing'

Grant Thornton: Perusahaan Multinasional Perlu Taat Aturan "Transfer Pricing"

Whats New
OJK Sebut Pangsa Pasar Perbankan Syariah Capai 7,38 Persen Per Maret 2024

OJK Sebut Pangsa Pasar Perbankan Syariah Capai 7,38 Persen Per Maret 2024

Whats New
Apindo: 61,26 Persen Pengusaha Sulit Mengakses Pinjaman

Apindo: 61,26 Persen Pengusaha Sulit Mengakses Pinjaman

Whats New
Unit Bisnis Prodia Bangun Pabrik Baru, Alokasikan Capex Rp 140 Miliar

Unit Bisnis Prodia Bangun Pabrik Baru, Alokasikan Capex Rp 140 Miliar

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com