Ini yang Harus Dilakukan bila Alami Pelecehan di Kereta

Kompas.com - 21/06/2022, 11:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelecehan seksual bisa terjadi di mana pun, tak terkecuali di tempat umum seperti pada kereta api.

Baru-baru ini viral sebuah video yang menunjukkan penumpang laki-laki meraba paha penumpang perempuan yang duduk di sebelahnya pada Kereta Api (KA) Argo Lawu relasi Solo Balapan-Gambir.

Video itu diunggah oleh akun Twitter @Selasarabu_ yang juga mengaku sebagai korban. Pada video, nampak seorang penumpang pria dengan mengenakan celana cokelat dan jaket abu-abu menggerakan tangannya secara perlahan ke arah penumpang perempuan di sebelahnya.

Baca juga: Viral Video Pria Raba Paha Penumpang Perempuan di KA Argo Lawu, Ini Penjelasan KAI

Menurut narasi pada video itu, pelaku melakukan aksinya tersebut dengan berulang, meskipun penumpang perempuan sudah melakukan teguran. Hingga akhirnya penumpang perempuan mengadukan pada kondektur yang bertugas dan pindah kursi.

"Saat itu pengen teriak, tapi entah kenapa enggak bisa. Deg-degannya minta ampun. Akhirnya berusaha untuk gerak. Setelah ini ku tegur, eh masih aja dilakuin. Akhirnya aku lapor, minta pindah kursi," tulis akun @Selasarabu_ dikutip Kompas.com, Senin (20/6/2022).

Lalu sebenarnya apa yang bisa dilakukan jika pelecahan itu kita alami?

Pada dasarnya langkah yang diambil penumpang perempuan tersebut sudah tepat dengan melapor pada petugas.

VP Public Relations Humas KAI Joni Martinus mengatakan, jika penumpang merasakan ketidaknyamanan selama dalam perjalanan, termasuk pelecehan, maka bisa segera menghubungi kondektur yang bertugas.

Kondektur bisa dihubungi melalui nomor ponsel yang terpajang di setiap gerbong kereta. Penumpang tak perlu sungkan untuk mengubungi kondektur jika membutuhkan bantuan.

"Jika terdapat ketidaknyamanan selama dalam perjalanan, pelanggan dapat menghubungi Kondektur yang bertugas melalui nomor handphone yang tertera pada dinding kereta," ujar Joni kepada Kompas.com dikutip Selasa (21/6/2022).

Selain itu kontak tersebut, jika ada keluhan, pelanggan juga dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, email cs@kai.id, dan sosial media @KAI121.

Menurut Joni, dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, KAI juga rutin melakukan sosialisasi anti pelecehan seksual di stasiun dan selama dalam perjalanan. Pihaknya mendorong para penumpang untuk waspada dan segera melapor jika mengalami pelecehan.

"KAI mengajak pelanggan agar tetap waspada dan terus mendorong pelanggan agar melapor kepada petugas apabila terjadi tindakan pelecehan seksual atau kekerasan terhadap wanita saat menggunakan transportasi KA," jelasnya.

Baca juga: Pesawat Super Air Jet Delay 3 Jam, Dirut Minta Maaf dan Ungkap Penyebabnya

Terkait kasus pelecahan yang dialami penumpang pada KA Argo Lawu relasi Solo Balapan-Gambir tersebut, lanjut dia, setelah mendapatkan laporan dari korban, kondektur yang bertugas langsung bergerak cepat untuk memindahkan tempat korban dengan mencarikan tempat duduk yang kosong lainnya dan memberi teguran kepada pelaku.

Pihaknya berharap, hal ini tidak terjadi kembali di kemudian hari dan menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh pihak untuk terus membangun kesadaran atas pentingnya mengedepankan etika kesantunan dalam menggunakan transportasi publik.

"Saat ini KAI sedang berkordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk menentukan langkah hukum yang akan diambil guna mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari," kata Joni.

Baca juga: Perjalanan Dibatalkan karena Rel Tertutup Longsoran, PT KAI Kembalikan Uang Tiket Penumpang KA Pangrango


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.