Bitcoin dkk Kembali Bangkit, Cek Harga Kripto Hari Ini

Kompas.com - 22/06/2022, 06:28 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

NEW YORK, KOMPAS.com - Pasar aset kripto tampak cerah pada Rabu (22/6/2022). Melansir Coinmarketcap pagi ini, 9 dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar bergerak di zona hijau dalam 24 jam terakhir.

Nilai mata uang kripto paling bersinar adalah Dogecoin (DOGE) yang naik 11,04 persen pada posisi 0,06 dollar AS. Dilanjutkan oleh Solana (SOL) yang menguat 4,9 persen menjadi 36,56 dollar AS, dan Ethereum atau ETH naik 2,6 persen menjadi 1.136 dollar AS.

Kenaikan dilanjutkan oleh Binance Exchange atau BNB sebesar 2,69 persen menjadi 221,64 dollar AS. Kemudian, XRP yang menguat 2,59 persen pada level 0,33 dollar AS, dan Bitcoin atau BTC yang menguat 1,9 persen pada posisi 20.884 dollar AS.

Baca juga: Wall Street Ditutup di Zona Hijau, Saham–saham Energi Terbang

Polkadot atau DOT juga ikut menguat sebesar 0,03 persen menjadi 7,84 dollar AS. Namun demikian, Cardano atau ADA bergerak melemah pagi ini dengan penurunan 1,14 persen pada posisi 0,48 dollar AS.

Pagi ini Tether (USDT) naik 0,02 persen pada posisi 0,9 dollar AS, sementara USD Coin (USDC) melemah 0,03 persen menjadi 1 dollar AS. Sebagai informasi, USDT dan USDC merupakan mata uang kripto golongan stable coin atau jenis mata uang kripto yang dibuat untuk menawarkan harga yang stabil terhadap dollar AS.

Pasar krpto saat ini tengah mengalami kenaikan kapitalisasi pasar sebesar 1,9 persen menjadi 917,8 miliar dollar AS dalam 24 jam terakhir. Namun, volume aset kripto turun 2,3 persen menjadi 71,07 miliar dollar AS, dan stablecoin berada di 61,4 miliar dollar AS, atau 86,4 persen dari keseluruhan volume kripto.

Baca juga: Mulai 23 Juni, Proses Pengajuan Pencairan Gaji Ke-13 Sudah Bisa Dilakukan

Mengutip Coindesk, pergerakan bitcoin mulai menguat dalam 24 jam terakhir yang ditopang oleh kenaikan ekuitas di AS. Namun demikian, beberapa analis yakin pantulan dalam kondisi pasar yang tengah bearsih, hanyalah jangka pendek.

"Pasar bearish tidak akan berakhir hingga muculnya resesi," tulis Morgan Stanley dalam sebuah catatan.

“Ini bisa menjadi pemantulan jangka pendek. Dalam jangka panjang, saya khawatir akan ada lebih banyak penjualan di luar sana,” kata CEO dan Kepala Investasi Tuttle Capital Management, Matthew Tuttle.

Baca juga: Ini Layanan GoTo Financial yang Dapat Diakses UMKM

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual mata uang kripto. Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual mata uang kripto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CoinDesk
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.