Rahasia Najla Bisyir Mengatur Keuangan Bittersweet by Najla

Kompas.com - 23/06/2022, 10:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Najla Bisyir, merintis usaha sendiri adalah sesuatu yang menyenangkan.

Terlebih lagi, usaha tersebut berawal dari hobi yang ditekuni sehingga sekarang Bittersweet by Najla merupakan salah satu dessert box yang viral dan banyak peminatnya.

Bermula di tahun 2016, usaha Najla Bisyir ini diawali dari ketertarikannya pada dessert. Karena harga pasaran dessert yang relatif tinggi, dia memutuskan untuk membuatnya sendiri di rumah dan mencoba memasarkannya dengan memanfaatkan media sosial.

Baca juga: Kisah Bittersweet by Najla, dari Hobi hingga Punya Banyak Reseller

Seiring berjalannya waktu, Bittersweet by Najla berhasil menarik banyak peminat, yang mulanya hanya dari teman terdekat, kini bisa dinikmati hingga ke seluruh Indonesia lewat jasa reseller dan juga outlet.

Hingga kini, Bittersweet by Najla sudah tersebar di 20 kota antara lain di Jabodetabek, Bandung, Cilegon, Yogyakarta, Solo, Semarang, Cirebon, Surabaya, Malang, Pekalongan, hingga ke luar pulau Jawa seperti Balikpapan, Makassar, Jambi, dan Lampung.

Perjalanan untuk mengembangkan usaha dessert box ini tentu mengalami banyak tantangan.

Ia mengaku bahwa tantangan terbesar adalah mengatur cash flow bisnisnya hingga urusan operasional dan pengembangan usaha.

Dengan semakin gencarnya digitalisasi UKM di Indonesia, Najla pun turut mengadopsi inovasi teknologi yang dapat membantu bisnisnya, khususnya dalam mengatur finansial.

Baca juga: Manfaatkan e-Commerce, Penjualan Bittersweet by Najla Naik 50 Persen

“Melek teknologi sangat penting khususnya sebagai pelaku usaha yang mengembangkan bisnisnya di era digital. Sebagai pelaku usaha F&B yang setiap harinya banyak dinamika, saya membutuhkan satu aplikasi yang bisa memenuhi berbagai kebutuhan sekaligus. Belum lama ini saya baru tau ada aplikasi KoinWorks NEO namanya, selain mudah diakses dan dipahami, banyak fitur yang mempermudah dan membantu mengatur keuangan, mulai dari pemasukan hingga pengeluaran bisa tercatat dengan baik,” kata Najla dalam siaran persnya dikutip Kompas.com, Rabu (22/6/2022).

Menurut dia, tampilan terkini KoinWorks NEO mendukung pekerjaan dan usahanya untuk lebih produktif dan efektif menjalankan usaha.

“Dari sisi finansial jadi sangat gampang untuk melihat transaksi yang sudah kita lakukan. Lalu tinggal tap saja ke dashboard untuk top-up dan manage NEO Card. Jadi dalam satu hari benar-benar terbantu untuk cek berapa pemasukan kita,” kata Najla menambahkan.

Hal lainnya yang menurut Najla Bisyir menarik dari KoinWorks NEO adalah sebagai entrepreneur juga bisa mengeksplorasi berbagai fasilitas di KoinWorks NEO untuk pengembangan usaha.

“Mungkin saja teman-teman entrepreneur lainnya bisa dapat ide atau inspirasi juga dari apps ini. Menurut saya secara keseluruhan sih sangat membantu sebagai neobank untuk pengusaha kecil yang sedang bertumbuh," ungkap dia.

Baca juga: Cerita Fitry Kurniaty Jualan Berlian Door to Door Saat Hamil, Kini Jadi Pemasok Perhiasan ke Kota Besar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Whats New
Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Whats New
Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Whats New
Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Whats New
Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Whats New
Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Whats New
Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Whats New
Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Whats New
Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Work Smart
3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

Whats New
Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Whats New
Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Rilis
Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Spend Smart
Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Whats New
Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.