Perusahaan Startup Ini Justru Tetap Rekrut Karyawan di Tengah Gelombang PHK

Kompas.com - 24/06/2022, 13:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Startup asal Thailand, Deliveree, tidak memangkas jumlah karyawannya di tengah gelombang PHK yang belakangan ramai dilakukan perusahaan startup di dunia.

Terakhir, perusahaan streaming Netflix mem-PHK 300 orang atau 3 persen karyawannya karena perlambatan pertumbuhan pendapatan perusahaan.

CEO Deliveree Group Tom Kim mengatakan, alih-alih mem-PHK karyawan, saat ini pihaknya justru terus melakukan perekrutan karyawan selama pandemi Covid-19.

Baca juga: Netflix PHK Ratusan Karyawan, Ini Alasannya

"No, we are hiring like crazy. Sekarang sejak pandemi jumlah kita bertambah dua kali lipat karena kita selalu melakukan ekspansi," ujar Tom saat wawancara khusus dengan Kompas.com di kantornya, ditulis Jumat (24/6/2022).

Dia menambahkan, semua proses perekrutan karyawan Deliveree selama pandemi dilakukan secara online, mulai dari iklan lowongan pekerjaan hingga wawancara kerja.

"Sehingga ketika orang tidak keluar saat pandemi mereka tetap bisa onboarding menjadi staff atau associate di Deliveree," ucapnya.

Selain itu, perusahaan logistik berbasis teknologi ini juga tetap menambah pengemudinya selama pandemi dengan menyediakan sistem pendaftaran, tahapan seleksi, hingga training untuk pengemudi secara online melalui aplikasi.

Baca juga: Pasar Kripto Makin Terpuruk, Coinbase PHK 1.100 Karyawannya

Namun, karena saat ini kondisi pandemi sudah mulai mereda, beberapa waktu ini Deliveree kembali membuka training center offline di kantornya.

"Karena bisnis pengiriman tumbuh sangat cepat, kami merekrut driver hampir 100 orang setiap harinya," jelasnya.

Dia menyebutkan, saat ini Deliveree memiliki 30.000 pengemudi aktif setiap bulannya di periode normal. Tapi saat peak season, jumlah ini bisa bertambah menjadi 40.000-50.000 pengemudi.

Kendati demikian, dia mengakui, sejak beroperasi di Indonesia tahun 2015 pihaknya belum mengantongi keuntungan atau profit.

Namun, saat ini Deliveree tengah berupaya memaksimalkan sistem teknologi dan supply chain agar dalam beberapa tahun mendatang bisa mulai meraup profit.

"Sekarang Deliveree tidak menguntungkan. Kami sangat dekat dengan break event, tetapi kami tidak menghabiskan banyak uang," tuturnya.

Baca juga: Diterpa Isu PHK, Shopee: Indonesia Tetap Pasar Prioritas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Whats New
Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Whats New
Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Whats New
Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Whats New
Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Whats New
Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Whats New
Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Work Smart
3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

Whats New
Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Whats New
Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Rilis
Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Spend Smart
Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Whats New
Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Whats New
Iming-iming Mendag Zulhas ke Produsen Migor: Ada Kompensasi Ekspor CPO, Asalkan...

Iming-iming Mendag Zulhas ke Produsen Migor: Ada Kompensasi Ekspor CPO, Asalkan...

Whats New
Partai Buruh Ajukan Judicial Review Revisi UU PPP ke Mahkamah Konstitusi

Partai Buruh Ajukan Judicial Review Revisi UU PPP ke Mahkamah Konstitusi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.