Sepekan, Dana Asing yang Keluar dari Pasar Modal Mencapai Rp 4,2 Triliun

Kompas.com - 26/06/2022, 08:00 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Dalam sepekan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,53 persen, dan ditutup pada level 7.042,93. Namun, aksi jual bersih asing dari 20 -24 Juni 2022 cukup tinggi, mencapai Rp 4,2 triliun.

Pada penutupan akhir pekan, asing juga catatkan net sell sebesar Rp 1,08 triliun. Namun, sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih atau net buy sebesar Rp 65,028 triliun.

Menurut Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper, IHSG ditutup menguat terbatas setelah sempat melemah cukup dalam pada sesi pertama perdagangan merespons kekhawatiran akan inflasi global.

“Namun, pada akhir pekan IHSG perlahan menguat setelah Bank Indonesia menetapkan suku bunga tetep rendah masih di level 3,5 persen,” kata Dennies, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: Akhiri Pekan, IHSG Ditutup Menguat Kembali ke Level 7.000-an

Menurut Founder WH Project William Hartanto, pada akhir pekan pergerakan IHSG menunjukkan pola bullish flag atau pola IHSG yang terbentuk sejak mulainya isu market crash di pertengahan bulan Juni 2022.

“Pada perdagangan hari Jumat telah terkonfirmasi, pola ini terkonfirmasi pada saat resistance 7.030. Dengan demikian maka perkiraan window dressing akan terjadi di akhir bulan Juni ini sudah semakin terlihat,” kata William.

Baca juga: Mengupas Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed ke Pasar Modal Indonesia

Dalam sepekan, rata-rata volume transaksi bursa mengalami penurunan sebesar 11,92 persen menjadi 24,753 miliar saham dari 28,103 miliar saham pada penutupan pekan yang lalu. Demikian juga dengan rata-rata frekuensi transaksi harian yang juga turun 9,01 persen menjadi 1,25 juta transaksi dari 1,38 juta transaksi pekan sebelumnya.

Namun, kapitalisasi pasar bursa sebesar naik 0,93 persen menjadi Rp 9.171,84 triliun dari sebelumnya, Rp 9.087,68 triliun pada penutupan minggu lalu. Demikian juga dengan rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan turut meningkat sebesar 0,55 persen sebesar Rp 17,332 triliun dari Rp 17,237 triliun pada pekan sebelumnya.

Baca juga: 57 Perusahaan Masuk Daftar Rencana IPO di Bursa Efek Indonesia Tahun Ini

Dalam pekan ini, terdapat satu pencatatan obligasi, yaitu Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022 yang diterbitkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp 5 triliun.

Adapun total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2022 adalah 53 emisi dari 41 emiten senilai Rp 69,20 triliun. Dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 498 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 456,00 triliun dan 47,5 juta dollar AS, diterbitkan oleh 122 emiten.

Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 150 seri dengan nilai nominal Rp 4.816,65 triliun dan 205,99 juta dollar AS. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp 4,31 triliun.

Baca juga: Cerminkan Ketidakpastian, Pertumbuhan Ekonomi RI 2023 Dipatok 5,3-5,9 Persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.