Jasamarga Yakin Penataan Tol Bali Mandara Selesai Tepat Waktu untuk Sambut Presidensi G20

Kompas.com - 30/06/2022, 11:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasamarga Bali Tol mencatat saat ini progres penataan jalan Tol Bali Mandara sudah mencapai 90 persen. Jalan tol ini akan digunakan untuk menyambut penyelenggaraan Presidensi G20 pada November 2022.

Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang mengatakan, dengan capaian tersebut, dia optimistis pekerjaan ini dapat diselesaikan tepat waktu di pekan kedua Juli mendatang.

Penyelesaian ini termasuk sejumlah tambahan pekerjaan di antaranya perapihan tiga gerbang tol (Nusa Dua, Benoa dan Ngurah Rai) hingga pemasangan ornamen pada tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan tol.

Baca juga: Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Diblokir Warga, Pengelola: Sudah Kondusif

"Meskipun saat ini pekerjaan konstruksi gerbang tol dengan desain angkul-angkul Bali tengah berjalan, kami tetap memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dalam bertransaksi di gerbang tol. Selain itu, saat ini juga tengah dilakukan finalisasi pekerjaan pemasangan ornamen tiang PJU sebanyak 549 unit," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/6/2022).

Dia menjelaskan, saat ini pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung berupa pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga gerbang tol. Pekerjaan ini merupakan kerja sama program energi hijau dengan PT Bukit Energi Investama.

Tidak hanya pemasangan PLTS, program green environment lainnya juga dilakukan di Jalan Tol Bali Mandara dalam rangka menyambut Presidensi G20.

Beberapa di antaranya, yaitu penanaman pohon dan pembuatan taman di akes gerbang tol, median, dan taper jalan tol hingga penanaman 756.800 lebih bibit mangrove di Interchange Ngurah Rai dan kilometer (km) 3+600.

"Kami telah selesai menanam total 756.800 bibit mangrove di Jalan Tol Bali Mandara, tepatnya di Interchange Ngurah Rai dan di km 3+600. Jumlah ini termasuk penanaman bibit mangrove yang membentuk tulisan G20 sebesar 158x54 meter dengan total 300.000 bibit," ucapnya

Kendati demikian, pihaknya masih menemukan sejumlah kendala, seperti terjadinya cuaca yang tidak menentu dan angin kencang yang diperkirakan akan berlangung sampai Juli mendatang.

Faktor cuaca tersebut menjadi kendala perusahaan dalam proses penataan jalan tol ini agar bisa selesai sesuai target.

"Ini menjadi tantangan bagi kami untuk melakukan pekerjaan dan perawatannya jauh lebih baik lagi. Saat ini terhadap semua tanaman di area jalan tol kami lakukan penyiraman dua kali sehari dan pemupukan setiap dua minggu sekali. Termasuk untuk mengantisipasi jadwal pekerjaan perapihan gerbang tol yang juga akan terdampak dengan turunnya hujan dan angin kencang," jelas Adi.

Baca juga: Cek Tarif Tol Bandara Juanda Terbaru dan Sistem Pembayarannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.