Digiserve by Telkom Indonesia Tunjuk Adil Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation

Kompas.com - 30/06/2022, 18:32 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Digital Aplikasi Solusi atau lebih dikenal sebagai Digiserve by Telkom Indonesia secara resmi mengumumkan pengangkatan Bungaran Adil P. Siagian sebagai Direktur Sales dan Operation perusahaan.

Ahmad Hartono, Presiden Direktur Digiserve mengatakan, pengangkatan Adil ini diharapkan dapat menjadi sumber energi baru bagi perusahaan untuk berlari lebih cepat dalam mengejar percepatan Digiserve sebagai Perusahaan IT Managed Services terkemuka di Indonesia.

“Adil memiliki integritas tinggi sekaligus membawa pengalaman panjang dan bervariasi, tidak hanya di bidang perencanaan, tetapi juga di bidang Sumber Daya Manusia (SDM), pemasaran, analisa pasar & industri serta solusi bisnis, baik di Telkom maupun anak perusahaan Telkom lainnya,” kata Ahmad dalam siaran pers, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: Saham Anak Usaha Telkom Masuk FTSE Equity Global Index

Ahmad mengatakan, nantinya Adil akan memimpin Direktorat Sales dan Operation, yang mencakup diantaranya, sales, marketing, partnership, product & solution, project & service management, serta operation center.

“Melalui kepemimpinannya di Direktorat Sales dan Operation, maka strategi dan program RISE UP yang telah dicanangkan perusahaan untuk mendorong pencapaian target Digiserve diharapkan akan dapat terlaksana dengan segera," ujar Ahmad.

Baca juga: Anak Usaha Telkom Perkenalkan Platform Untuk Tekan Biaya Distribusi dan Logistik Industri FMCG

Adil mengungkapkan, peluang Digiserve sangat besar di pasar IT Managed Services ini. Oleh karenanya, perusahaan harus bersinergi dan berstrategi agar dapat memenangkan peluang tersebut. Selain itu perlu adanya pengubahan pola pikir, dari yang sebelumnya mencari peluang menjadi memenangkan peluang.

“Saya senang bisa bergabung dengan Digiserve di tengah inisiatif ambisius mereka untuk menjadi Perusahaan IT Managed Services terkemuka di Indonesia. Dengan latar belakang sebagai analis, diharapkan dapat mendorong kinerja positif Digiserve," kata Adil.

Baca juga: Ramai Dibahas Dugaan Rugi Investasi di GoTo, Dirut Telkom Buka Suara

Adil mengatakan, dengan memaksimalkan seluruh upaya yang dimiliki, terutama saat ini dimana posisi Digiserve sudah 100 persen di bawah Telkom Metra, diharapkan Digiserve mendapatkan dukungan penuh dari Telkom Group.

Di samping itu, Digiserve juga sudah secara resmi ditunjuk oleh Telkom Group menjadi Single Gate dari layanan Software Define Wide Area Network (SDWAN), dimana hal tersebut menjadi posisi yang bagus untuk Digiserve dapat memenangkan proyek-proyek SDWAN.

“Pasar Digiserve masih sangat luas, termasuk untuk produk barunya, yaitu IT Service Management (ITSM). Dengan besarnya pasar ITSM di masa mendatang, merupakan kesempatan yang bagus bagi Digiserve untuk lebih memanfaatkan, mengembangkan, dan mengenalkan produk ITSM kepada khalayak luas,” ujar Adil.

Saat ini, Digiserve memiliki 4 produk unggulan, yaitu SDWAN, NGFW (Next Generation Firewall), Cloud Contact Centre, dan ITSM. Keempat produk unggulan ini akan dipenetrasikan secara masif ke pasar di tahun ini.

"Tentunya banyak hal-hal yang menjadi pekerjaan rumah dengan bergabungnya saya ke Digiserve. Saya harap kita semua dapat bekerja sama dengan baik, sehingga membawa nilai positif bagi perusahaan,” tegas Adil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawarkan Bunga Rendah, Simak Syarat Pengajuan dari 5 Jenis KUR Mandiri

Tawarkan Bunga Rendah, Simak Syarat Pengajuan dari 5 Jenis KUR Mandiri

Whats New
Daftar Lelang Rumah Murah di Bandung Nilai Limit Mulai Rp 100 Jutaan

Daftar Lelang Rumah Murah di Bandung Nilai Limit Mulai Rp 100 Jutaan

Spend Smart
Telkom Indonesia Buka 22 Lowongan Kerja, Ini Kualifikasinya

Telkom Indonesia Buka 22 Lowongan Kerja, Ini Kualifikasinya

Work Smart
IWIP Berikan Pelatihan Kerja Gratis untuk 17.358 Orang, Tingkat Pengangguran di Halmahera Tengah Turun

IWIP Berikan Pelatihan Kerja Gratis untuk 17.358 Orang, Tingkat Pengangguran di Halmahera Tengah Turun

Rilis
Awal Sesi, IHSG Langsung Melesat 1 Persen

Awal Sesi, IHSG Langsung Melesat 1 Persen

Whats New
Melonjak Rp 10.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Melonjak Rp 10.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Dukung Percepatan Ekosistem Cloud, Biznet Gio dan Lyrid Luncurkan Layanan Otomatisasi Microservice

Dukung Percepatan Ekosistem Cloud, Biznet Gio dan Lyrid Luncurkan Layanan Otomatisasi Microservice

Whats New
Cek Aturan Bagasi Garuda Indonesia Domestik dan Internasional

Cek Aturan Bagasi Garuda Indonesia Domestik dan Internasional

Spend Smart
Bos OJK soal Ancaman Resesi Ekonomi 2023

Bos OJK soal Ancaman Resesi Ekonomi 2023

Whats New
BBM Jadi Penyebab Utama Inflasi September, Airlangga: Masih Terkendali karena Harga Pangan Turun

BBM Jadi Penyebab Utama Inflasi September, Airlangga: Masih Terkendali karena Harga Pangan Turun

Whats New
Gara-gara Promosikan Kripto via Instagram-nya, Kim Kardashian Harus Bayar Rp 19 Miliar ke Otoritas Bursa AS

Gara-gara Promosikan Kripto via Instagram-nya, Kim Kardashian Harus Bayar Rp 19 Miliar ke Otoritas Bursa AS

Earn Smart
Harga Minyak Melonjak 4 Persen gara-gara OPEC+, Bisa Kembali ke Level 100 Dollar AS?

Harga Minyak Melonjak 4 Persen gara-gara OPEC+, Bisa Kembali ke Level 100 Dollar AS?

Whats New
IHSG Hari Ini Diproyeksi Masih Melemah, Simak Analisisnya

IHSG Hari Ini Diproyeksi Masih Melemah, Simak Analisisnya

Whats New
OJK Sebut Ada Kemungkinan Restrukturisasi Kredit Covid-19 Diperpanjang

OJK Sebut Ada Kemungkinan Restrukturisasi Kredit Covid-19 Diperpanjang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.