MRT Jakarta Gandeng SWOOP Sediakan "Feeder" Antar-Jemput Penumpang dari Rumah ke Stasiun Tujuan

Kompas.com - 01/07/2022, 09:00 WIB

 

SWOOP sasar pasar transportasi DKI Jakarta, terutama jam sibuk

Co-Founder SWOOP Michael Geric menambahkan, SWOOP mengincar pasar transportasi di DKI Jakarta karena ada lebih dari 70 persen penduduk Jakarta membutuhkan moda transportasi di jam sibuk.

Sebab, dia menilai jasa transportasi di DKI Jakarta hanya menyasar di titik-titik ramai sehingga dibutuhkan transportasi yang menjadi penghubung ke transportasi publik yang sudah tersedia tersebut.

"Kami menyimpulkan bahwa ada solusi untuk mengubah cara orang bepergian. Inilah alasan utama kami meluncurkan SWOOP. Visi kami adalah membangun ekosistem mobilitas yang nyaman, terjangkau dan berkelanjutan. Merupakan langkah penting juga bagi kami untuk mengintegrasikan layanan kami dengan transportasi publik yang sudah ada," jelasnya.

Antar jemput dari rumah ke kantor di Jabodetabek

Michael menjelaskan, SWOOP telah resmi hadir untuk melayani permintaan komuter di sebagian besar Jakarta dan sekitarnya, dan berencana untuk mengembangkan rute dan layanannya secara pesat untuk menyeimbangkan ketersediaan dan kebutuhan dari masyarakat.

Hingga saat ini, SWOOP telah menerima demand growth berkali lipat sejak pertama kali memulai layanannya.

Selain dengan MRT Jakarta, SWOOP juga telah bekerja sama dengan beberapa partner strategis lainnya dari berbagai latar belakang industri, mulai dari transportasi, developer pemukiman, hospitality, sekolah hingga jaringan retail terbesar di Indonesia.

Dengan hadirnya layanan SWOOP, para komuter di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya dapat melakukan pemesanan layanan antar-jemput dari rumah ke kantor dan sebaliknya dengan sistem social ride yang nyaman, aman, dan lebih hemat melalui aplikasi SWOOP.

SWOOP juga terus berupaya dalam pengembangan rute dan layanannya secara pesat, untuk memenuhi permintaan masyarakat akan transportasi pilihan terintegrasi di area Jakarta dan sekitarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Badai PHK Karyawan Belum Usai, Pengusaha Ungkap Penyebabnya

Badai PHK Karyawan Belum Usai, Pengusaha Ungkap Penyebabnya

Whats New
Hong Kong Tarik Varian Mie Sedaap, Wings Group Indonesia Buka Suara

Hong Kong Tarik Varian Mie Sedaap, Wings Group Indonesia Buka Suara

Whats New
Resesi Global di Depan Mata, Waktunya Kurangi Investasi dan Simpan Uang Tunai?

Resesi Global di Depan Mata, Waktunya Kurangi Investasi dan Simpan Uang Tunai?

Whats New
Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

Whats New
Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

Whats New
Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

Whats New
BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

Whats New
Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

Whats New
Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

Whats New
Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

Whats New
Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Whats New
Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Whats New
Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

Whats New
Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

Rilis
Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.