Bos BPJS Kesehatan: Rumah Sakit Sekarang Jauh Lebih Nyaman karena BPJS Tidak Punya Utang

Kompas.com - 04/07/2022, 18:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti mengungkapkan, perkembangan rumah sakit di Indonesia kini jauh lebih baik. Alasannya, karena BPJS Kesehatan kini tidak terbebani oleh utang klaim.

Ungkapan itu ia sampaikan ketika melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Senin (4/7/2022).

"Kami sampaikan, kami pergi ke beberapa rumah sakit itu, rumah sakit sekarang sudah jauh lebih nyaman lebih senang karena tidak saja BPJS tidak punya utang," ujarnya ditayangkan secara virtual.

Baca juga: Lima RS Segera Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar JKN yang Bakal Hapus Kelas Iuran dan Layanan 1,2,3 BPJS Kesehatan

Ghufron mengingatkan ke rumah sakit yang masih memiliki tunggakan klaim agar segera memproses dokumennya agar bisa segera dibayarkan oleh BPJS Kesehatan. Gufron bilang, BPJS Kesehatan bakal membayarkan uang muka lebih ketika utang telah dilunasi.

Tujuannya, lanjut Gufron, agar rumah sakit di Indonesia bisa memperbaiki kualitas pelayanannya terhadap masyarakat. Karena dengan pelayanan yang mumpuni maka BPJS Kesehatan akan memberikan bonus uang muka.

"Kalau masih ada yang merasa punya utang agar segera diproses untuk kita bantu. Bahkan kami memberikan uang muka, Untuk apa? untuk meningkatkan mutu layanan. Semakin mutu layanannya, semakin bagus kinerjanya, uang muka bahkan akan kita berikan semakin lebih banyak," kata dia.

Baca juga: Cek Besaran Iuran BPJS Kesehatan Terbaru per Juli 2022

Selain itu, rumah sakit sekarang ini, Gufron bilang, sudah mampu meningkatkan kapasitas layanannya dengan membangun gedung yang baru. Sebagai salah satu bukti bahwa BPJS Kesehatan tak lagi defisit keuangan.

"Rumah sakit yang kami kunjungi itu, kami bersyukur karena rumah sakit sudah bisa pada bangun sekarang ini di banyak mungkin bisa dicek oleh bapak Ibu anggota dewan yang terhormat banyak rumah sakit sekarang sudah mulai banyak yang bangun ya bangun tambahan gitu," ujarnya.

Dilansir dari Kontan, total kewajiban BPJS Kesehatan tercatat sebesar Rp 29,9 triliun pada tahun 2021. Sementara, diketahui pada periode yang sama aset bersih BPJS Kesehatan mencapai Rp 39,45 triliun.

Angka tersebut dinilai sudah dapat memenuhi klaim sebanyak 4,83 bulan, di atas batas maksimal 1,5 bulan. Namun begitu, angka tersebut belum mencapai batas maksimal sebanyak 6 bulan klaim. Sedangkan, saldo kas BPJS Kesehatan pada tahun 2021, tercatat sebesar Rp 63,13 triliun.

Baca juga: Daftar Layanan Kesehatan dan Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.