Setelah Terkoreksi 6 Hari Berturut-turut, IHSG Akhirnya Ditutup Menguat

Kompas.com - 05/07/2022, 16:06 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menutup tren pelemahan selama 6 hari berturut-turut. Pada sesi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Selasa (5/7/2022), IHSG ditutup naik 64,09 poin atau 0,97 persen ke level 6.703,26.

Melansir data RTI, setelah ditutup melemah di level 6.639,85 pada sesi perdagangan kemarin, IHSG langsung tancap gas dibuka pada level 6.656,85 pada hari ini. Sepanjang sesi perdagangan hari ini, IHSG beregerak pada zona hijau, bahkan sempat mencapai level 6.767,83.

Tercatat terdapat 385 saham yang menguat, 163 saham melemah, dan 139 saham lainnya stagnan. Jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp 11,33 triliun dengan volume 20,17 miliar saham.

Baca juga: Erick Thohir Sebut Emirates dan Etihad Jadi Calon Investor Garuda Indonesia

Bumi Resource (BUMI) menjadi emiten yang paling aktif ditransaksikan hari ini, dengan volume transaksi sebanyak 3,5 miliar saham. Kemudian diikuti oleh GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dan Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) masing-masing sebesar 1,6 miliar saham dan 1,5 miliar saham.

Adapun saham yang mencatatkan kenaikan paling tinggi hari ini ialah Nusantara Infrastructure (META), yakni menguat 34,51 persen menjadi Rp 152, kemudian Cilacap Samudera Fishing menguat (ASHA) 18,34 persen menjadi Rp 200, dan Indo Tambangraya Megah (ITMG) menguat 9,82 persen menjadi Rp 33.000.

Di sisi lain, saham yang mencatatkan pelemahan paling besar hari ini ialah Gaya Abadi Sempurna (SLIS) menurun 6,8 persen menjadi Rp 192, Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) menurun 6,53 persen menjadi Rp 186, dan Winner Nusantara Jaya (WINR) merosot 6,06 persen menjadi Rp 62.

Sementara itu, bursa Asia lain bergerak variatif dengan Nikkei dan Hang Seng Hong Kong mencatakan penguatan masing-masing sebesar 1,03 persen dan 0,1 persen. Bursa Asia lainnya, Shanghai Komposit dan Straits Times mencatatkan pelemahan masing-masing sebesar 0,04 persen dan 0,59 persen.

Baca juga: Pandemi Belum Berakhir, Blue Bird Jaga Biaya Operasional Tetap Sehat

Rupiah

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot sore ini masih melemah.

Berdasarkan Bloomberg, mata uang garuda berada di level Rp 14.993 per dollar AS, atau naik 22 poin (0,15 persen).

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada pada level Rp 14.990 per dollar AS pada Selasa (5/7/2022), atau melemah dibandingkan sebelumnya di level Rp 14.960 per dollar AS.

Baca juga: Cabai Rawit Merah Tembus Rp 113.837 Per Kg, Simak Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.