Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Kompas.com - 06/07/2022, 22:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jembatan overpass Gunung Putri Ruas Tol Jagorawi akan dilakukan pemeliharaan berupa pekerjaan pengecoran beton mulai 7-9 Juli 2022.

Sebagai dampak dari pekerjaan tersebut, Jasa Marga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian akan memberlakukan pengaturan lalu lintas berupa pengalihan bagi kendaraan golongan II-V.

"Pengalihan lalu lintas ini hanya berlaku untuk kendaraan golongan dua hingga golongan lima selama pekerjaan berlangsung, sementara kendaraan golongan satu (kendaraan kecil) dapat melintas normal," jelas Pgs. General Manager Representative Office 1 Regional Jasamarga Metropolitan Tollroad Ginanjar Bekti dalam keterangan resminya, Rabu (6/7/2022).

Baca juga: Jasa Marga Jual 40 Persen Saham Jalan Layang MBZ ke PT Marga Utama Indonesia, Ini Alasannya

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, untuk kendaraan golongan II-V dari daerah Gunung Putri dan sekitarnya yang menuju Jakarta, disarankan masuk tol melalui Gerbang Tol (GT) Citeureup 2.

Bagi kendaraan golongan II-V yang terlanjur masuk melalui GT Gunung Putri akan di alihkan ke arah Bogor, kemudian keluar di GT Citeureup 1. Dapat masuk kembali melalui GT Citeureup 2 untuk melanjutkan perjalanan ke arah Jakarta.

Sementara kendaraan golongan II-V dari arah Bogor menuju GT Gunung Putri akan dikeluarkan di Pintu Keluar Tol Citereup untuk melewati jalan arteri ke arah Gunung Putri. Kendaraan dari Jakarta menuju Exit Karanggan dialihkan keluar Tol Gunung Putri kemudian melalui jalan arteri menuju Karanggan.

Baca juga: KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Untuk mengantisipasi penyempitan atau gangguan lalu lintas yang terjadi akibat pekerjaan, Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama dengan PT JMTM menyiapkan rambu-rambu untuk pengamanan, serta menyiagakan petugas pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Memastikan pengguna jalan terinformasi dengan baik, sambung Ginanjar, Jasamarga Metropolitan Tollroad telah melakukan sosialisasi melalui media sosial, Dynamic Message Sign (DMS), spanduk dan penyebaran leaflet.

"Jasamarga Metropolitan Tollroad memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas, serta mengatur waktu perjalanan. Lakukan pembaharuan informasi lalulintas dengan mengakses Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawarkan Peluang Bisnis Kirim Paket ke Luar Negeri, Usahakurir Beri Penawaran Menguntungkan

Tawarkan Peluang Bisnis Kirim Paket ke Luar Negeri, Usahakurir Beri Penawaran Menguntungkan

Rilis
6 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

6 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

Whats New
BUMN ID Food Realisasikan Distribusi Migor 744.000 Liter ke Papua Indonesia Timur

BUMN ID Food Realisasikan Distribusi Migor 744.000 Liter ke Papua Indonesia Timur

Whats New
Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Work Smart
Ekonom Perkirakan Inflasi Inti RI Naik Jadi 3,5 Persen, Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Ekonom Perkirakan Inflasi Inti RI Naik Jadi 3,5 Persen, Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani Minta Pertamina Kendalikan BBM Subsidi Pertalite-Solar agar APBN Tidak 'Jebol'

Sri Mulyani Minta Pertamina Kendalikan BBM Subsidi Pertalite-Solar agar APBN Tidak "Jebol"

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tiket AKAP DAMRI Kini Bisa Dipesan di Alfamart dan Indomaret

Tiket AKAP DAMRI Kini Bisa Dipesan di Alfamart dan Indomaret

Whats New
Kuota Solar dan Pertalite Menipis, BPH Migas Imbau Pemilik Mobil Beralih ke BBM Nonsubsidi

Kuota Solar dan Pertalite Menipis, BPH Migas Imbau Pemilik Mobil Beralih ke BBM Nonsubsidi

Whats New
Harga Minyak Mentah Naik, Usai IEA Perkirakan Pertumbuhan Permintaan 2022

Harga Minyak Mentah Naik, Usai IEA Perkirakan Pertumbuhan Permintaan 2022

Whats New
Penerimaan Pajak Capai Rp 1.028,5 Triliun hingga Juli 2022

Penerimaan Pajak Capai Rp 1.028,5 Triliun hingga Juli 2022

Whats New
Jelang Akhir Pekan, IHSG Diproyeksi Kembali Menguat

Jelang Akhir Pekan, IHSG Diproyeksi Kembali Menguat

Whats New
Memulihkan Rantai Pasok Pangan Halal

Memulihkan Rantai Pasok Pangan Halal

Whats New
Sentimen Inflasi Tidak Bertahan Lama, Wall Street Ditutup Variatif

Sentimen Inflasi Tidak Bertahan Lama, Wall Street Ditutup Variatif

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.