Henry Nosih Saturwa
Analis Bank Indonesia

Analis Senior di Bank Indonesia

Empat Strategi Antisipasi Pengendalian Inflasi

Kompas.com - 07/07/2022, 07:07 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Demikian pula dengan inflasi inti pada periode yang sama sebesar 0,19 persen (mtm) mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya 0,23 persen.

Tingginya inflasi komponen volatile food disebabkan gejolak harga komoditas hortikultura antar lain aneka cabai dan bawang merah serta telur ayam ras. Curah hujan yang tinggi di wilayah sentra hortikultura dan peningkatan harga pakan telah mendorong inflasi kelompok ini.

Fenomena inflasi dari sisi penawaran harus direspon melalui sinergi dengan kebijakan pemerintah melalui forum Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Forum ini beranggotakan kementerian teknis dan lembaga terkait beserta perwakilannya di daerah yang berwenang dalam menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga komoditas bahan makanan.

Empat strategi antisipasi

Bank Indonesia senantiasa mewaspadai efek rambatan (spillover effect) inflasi komoditas pangan dan energi global terhadap perkembangan inflasi nasional. Penguatan peran TPIP dan TPID harus dioptimalkan untuk mengantisipasi permasalahan struktural, khususnya dalam pengendalian inflasi sisi penawaran.

Langkah antisipasi yang dapat ditempuh tim pengendalian inflasi antara lain melalui strategi 4K yaitu menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Strategi keterjangkauan harga dilakukan dengan pemanfaatan anggaran belanja pemerintah dalam rangka stabilisasi harga. Sebagai contoh strategi ini yaitu dilakukannya operasi pasar untuk menjaga keterjangkauan harga komoditas pangan strategis misalnya beras, telur, dan daging menjelang hari besar keagamaan nasional.

Strategi ketersediaan pasokan dilakukan melalui program yang fokus pada pemenuhan pasokan pangan yang mudah diakses oleh masyarakat. Implementasi strategi ini dapat dilakukan melalui Gerakan Masyarakat (Germas) menanam komoditas penyumbang inflasi misalnya hortikultura di pekarangan rumah atau di dalam pot. Pemenuhan kebutuhan hortikultura secara mandiri skala rumah tangga akan berdampak pada penurunan tekanan permintaan di pasar yang pada akhirnya berkontribusi terhadap stabilitas harga.

Kelancaran distribusi dilakukan dengan mendorong dilakukannya kerjasama antar daerah (KAD) untuk pemenuhan pasokan komoditas pangan daerah. Pelaksanaan KAD didukung oleh neraca pangan daerah sebagai early warning system terjadinya gejolak pemintaan dan penawaran komoditas penyumbang inflasi. Digitalisasi pasar tradisional menjadi strategis untuk memperluas akses pasar para petani sekaligus mendorong efisiensi rantai distribusi.

Baca juga: Inflasi Tahunan Juni 2022 Tertinggi 5 Tahun, Ini Kata KemenkeuDan, yang paling penting adalah strategi komunikasi efektif untuk mengelola ekspektasi inflasi masyarakat. Beberapa program komunikasi antara lain melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk mengantisipasi terjadinya informasi asimetris terhadap perkembangan harga di pasar. Pemberian apresiasi oleh Presiden Joko Widodo pada perhelatan Rakornas TPID tiap tahun akan menjadi saluran komunikasi efektif kepada seluruh elemen masyarakat dalam upaya menjaga stabilitas harga baik di pusat maupun daerah.

Semoga dengan semangat gotong royong di forum TPIP dan TPID, Indonesia mampu mengatasi tantangan gejolak inflasi baik yang dipicu dari faktor eksternal maupun internal dalam negeri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.