Lima Tips Cuan "Trading" Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Kompas.com - 07/07/2022, 17:00 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.comPasar kripto saat ini dalam kondisi bearish atau kecenderungan turun. Sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin atau BTC mengalami penurunan hingga 70 persen, setelah sempat mencapai All Time High (ATH) dengan harga 68.789 dollar AS pada bulan November 2021.

Kondisi pasar yang bearish saat ini juga mendorong penurunan kapitalisasi pasar atau market cap kripto yang kembali di bawah 1 triliun dollar AS untuk pertama kalinya sejak Januari tahun 2021.

Baca juga: 3 Cara Trading Bitcoin yang Gampang bagi Pemula agar Cuan Maksimal

 

Lalu, bagaimana cara agar bisa tetap cuan di tengah kondisi pasar yang bearish?

Salah satu platform trading kripto, Tokocrypto mengungkapkan beberapa strategi yang bisa dilakukan para investor untuk berburu cuan di tengah kondisi pasar yang bearish.

VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein mengatakan, selain memanfaatkan promo – promo yang diberikan platform ada beberapa strategi yang bisa dilakukan seperti Buy the Dip dan Dollar Cost Averaging.

Kemudian, investor juga perlu mengelola risiko dengan lebih ketat, lalu menggunakan indikator untuk temukan titik masuk terbaik, melakukan diversifikasi portofolio kripto, serta tetap tenang dan jangan panik saat pasar dalam kondisi volatile.

Baca juga: Di Tengah Perang Rusia-Ukraina, Ini Strategi Cuan Mengelola Aset Investasi

Untuk lebih jelasnya simak tips cuan trading kripto saat pasar bearish:

1. Lakukan Strategi Buy the Dip dan Dollar Cost Averaging

Market aset kripto memang terkenal sangat fluktuatif, tetapi itu tidak berarti investor harus diam saja melihat portofolio anjlok di saat bear market. Sudah saatnya menerapkan strategi Buy the Dip yang mengacu pada praktik membeli sejumlah kripto setiap kali ada koreksi bearish yang signifikan di pasar.

“Idenya adalah, jika harga kripto yang dibeli sebelumnya kembali ke level tertinggi, investor akan mendapatkan keuntungan yang bagus. Meskipun membeli kripto di saat harga turun dapat dilakukan dalam satu perdagangan, strategi yang paling direkomendasikan adalah menerapkan Dollar Cost Averaging (DCA),” kata Adytia dalam siaran pers, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: Pasar Kripto Dalam Tren Bearish, Tokocrypto Gratiskan Biaya Trading dan Beli Bitcoin

DCA ini melibatkan pembelian kripto menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan melakukan beberapa perdagangan dari waktu ke waktu. Misalnya, kamu punya cadangan dana sebesar Rp 1 juta.

Strategi DCA yang baik adalah memecah jumlah tersebut menjadi lima tahap senilai Rp 200.000 atau bahkan 10 tahap sebesar Rp 100.000 dan menempatkan perdagangan menggunakan jumlah yang lebih kecil tersebut.

Biasanya lebih baik membeli kripto dengan nominal kecil dan menunggu untuk melihat apakah aset jatuh harga lebih lanjut. Jika ya, belilah sedikit lagi, dan seterusnya.

“Dengan tips ini biasanya akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik daripada kamu telah menginvestasikan semua modal dalam satu perdagangan,” jelasnya.

Baca juga: Mau Investasi di Kripto? Ingat Harus Punya Dana Cadangan Dulu!

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.