Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menko Airlangga Berharap OJK Segera Selesaikan Kasus-kasus Sektor Jasa Keuangan

Kompas.com - 08/07/2022, 11:11 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap, Peraturan OJK (POJK) Nomor 6 tahun 2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk bisa memanfaatkan layanan sektor jasa keuangan.

Airlangga mengatakan, sektor jasa keuangan Indonesia masih menghadapi banyak tantangan.

"Sektor jasa keuangan di Indonesia mengalami tantangan terkait proses-proses yang high profile yang perlu penyelesaian lanjutan, seperti kasus Jiwasraya, Asabri, Bumiputera dan skema-skema investasi ponzi,” kata dia dalam pertemuan tatap muka dengan direktur utama sektor jasa keuangan, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Menko Perekonomian mengatakan, segala upaya perlu dilakukan untuk menghindari bentuk penyelewengan baik oleh broker asuransi, agen asuransi, manipulasi saham, dan unitlink.

"Ini sangat mengganggu integritas dan kepercayaan terhadap sektor keuangan," sebutnya.

Airlangga berharap, OJK dan seluruh pelaku jasa keuangan dapat menjawab tantangan tersebut. Dengan demikian, sektor jasa keuangan dapat tumbuh berkelanjutan, stabil, melindungi konsumen, dan masyarakat.

Sebagaimana informasi dikutip dari Kontan, OJK mencatat jumlah aduan terkait produk asuransi, utamanya unitlink memang tercatat terus bertambah.

Sepanjang 2021, jumlah aduan yang masuk untuk produk unitlink telah mencapai 183 aduan dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 51 aduan. Sementara itu, Maret lalu, telah ada 69 aduan terkait produk tersebut di tahun ini.

Terkait literasi keuangan, Airlangga mengharapkan penambahan mobil SiMOLEK dapat mendorong sinergi OJK dan industri jasa keuangan dan bisa menggambarkan simbol aktifnya OJK memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Semoga upaya ini mendukung kebangkitan pemulihan ekonomi nasional," kata dia.

Seperti telah diwartakan, OJK baru saja meluncurkan 54 mobil SiMOLEK (Sarana Informasi Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan).

Mobil ini akan dipergunakan OJK bersama industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya dalam pelaksanaan program edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat di seluruh pelosok wilayah Indonesia.

Baca juga: Terima 426.856 Aduan, Bos OJK: Semakin Meningkat dan Penanganannya Semakin Sulit...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com