Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Luhut Minta 14 Perwira Muda TNI Diperbantukan dalam Pelaksanaan G20

Kompas.com - 08/07/2022, 19:09 WIB
Ade Miranti Karunia,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam pelaksanaan Presidensi G20 yang puncaknya akan berlangsung pada November 2022, di Bali, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan seluruh kesiapannya. Nantinya, ada 14 perwira muda TNI yang akan diperbantukan dalam ajang Presidensi G20 tersebut.

"Saya tahu bahwa untuk mengelola banyak aspek dalam satu gelaran acara, perlu tim yang cukup besar dan solid, untuk itu saya meminta 14 perwira muda TNI terbaik akan diperbantukan di seluruh bidang terkait sehingga mereka punya pengalaman dalam event management level dunia," kata Luhut dalam keterangan Instagram resminya, Jumat (8/7/2022).

"Di sisa waktu selama tiga bulan ini, saya memohon kesiapan dan kekompakan seluruh pihak, karena ini adalah kerja tim. Saya minta agar semua pihak harus punya target, karena kesuksesan mencapai target itulah tolak ukur apakah Presidensi G20 sukses nantinya. Sembari tetap meyakini bahwa gelaran G20 yang akan dihadiri oleh seluruh Kepala Negara dijamin akan lebih baik dari gelaran G20 sebelumnya," lanjutnya.

Baca juga: Luhut Terima Laporan Audit, Tak Mau Minyak Sawit RI Diatur Malaysia dan Pemda Diminta Waspadai Uang Pelicin

Luhut yang juga Ketua Penyelenggaran Acara Presidensi G20 ini mengungkapkan, menghelat ajang level dunia seperti Presidensi G20 bukan hal yang mudah, tapi bukan berarti mustahil dilakukan. Ia teringat pada pelaksanaan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia (WB) pada 2018 lalu, yang telah sukses digelar.

"Saya ingat tahun 2018 lalu, saat Indonesia menggelar IMF-WB Annual Meeting, semua pihak memandang sebelah mata. Tapi kita buktikan bahwa kami mampu mengemban tugas ini dan mensukseskannya. Semangat itulah yang juga ingin saya lihat ada di seluruh instansi dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Presidensi G20 kali ini," katanya.

Luhut berharap, selama Presidensi G20 berlangsung, memberikan manfaat penting dalam pemulihan ekonomi di seluruh dunia karena keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

"Cita-cita bangsa Indonesia bahwa Group of Twenty atau G20 yang diyakini sebagai katalisator pemulihan ekonomi dunia, harus berjalan dengan sukses. Kita ingin gelaran acara ini mampu menyatukan seluruh negara, karena perdamaian dan stabilitas adalah kunci bagi pemulihan dan pembangunan ekonomi dunia setelah badai pandemi," tuturnya.

Baca juga: Luhut: Enggak Gampang Naikkan Harga TBS

Ia pun memastikan keamanan bagi para tamu negara yang hadir dan datang ke Indonesia ini nanti.

"Dua puluh negara dan undangan tiga negara lainnya adalah tamu istimewa yang wajib kita pastikan keamanan dan kenyamanannya selama hadir pada gelaran acara yang bertempat di Bali pada November nanti," kata Luhut.

Sekaligus memastikan kesiapan penerapan protokol kesehatan pencegah Covid-19 selama pertemuan G20 tersebut berlangsung.

"Saya ingin seluruh persiapan di semua aspek harus punya standar tersendiri, misalnya di bidang kesehatan yaitu bagaimana protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat selama acara, lalu infrastruktur beserta logistik sekaligus persiapan protokoler pengamanan, sampai penanganan dan pengelolaan sampah," sambung Luhut.

Nantinya, dalam pelaksanaan G20, seluruh budaya di Indonesia akan ditampilkan serta diperkenalkan kepada para tamu negara yang hadir.

"Yang tak kalah penting adalah harapan bahwa gelaran Presidensi G-20 kali ini menjadi ajang pertunjukan budaya bangsa Indonesia yang kaya. Untuk itu saya ingin budaya Bali dan Indonesia seluruhnya harus hadir di setiap momen acara," ujarnya.

Baca juga: Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah!

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Konser Taylor Swift Disebut Bisa Bikin Bank Sentral Inggris Tunda Pangkas Suku Bunga

Konser Taylor Swift Disebut Bisa Bikin Bank Sentral Inggris Tunda Pangkas Suku Bunga

Whats New
Cara Beli Token Listrik dan Bayar Listrik PLN via Livin’ by Mandiri

Cara Beli Token Listrik dan Bayar Listrik PLN via Livin’ by Mandiri

Spend Smart
5 Tren Digitalisasi Rantai Pasok Perusahaan untuk Genjot Pendapatan

5 Tren Digitalisasi Rantai Pasok Perusahaan untuk Genjot Pendapatan

Work Smart
Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir, Bisa lewat HP

Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir, Bisa lewat HP

Whats New
Strategi Semen Indonesia Dorong Keberlanjutan Bisnis di Tengah Tantangan 'Oversupply'

Strategi Semen Indonesia Dorong Keberlanjutan Bisnis di Tengah Tantangan "Oversupply"

Whats New
Long Weekend Idul Adha, KAI Operasikan KA Mutiara Timur

Long Weekend Idul Adha, KAI Operasikan KA Mutiara Timur

Whats New
Jadwal Operasional BNI Selama Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2024

Jadwal Operasional BNI Selama Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2024

Whats New
International Expo 2024 Libatkan Investor dari 20 Negara, BSI Bidik Transaksi Rp 1 Triliun

International Expo 2024 Libatkan Investor dari 20 Negara, BSI Bidik Transaksi Rp 1 Triliun

Whats New
Soal Tokopedia PHK Karyawan, GoTo Sebut Bukan Pemegang Saham Mayoritas

Soal Tokopedia PHK Karyawan, GoTo Sebut Bukan Pemegang Saham Mayoritas

Whats New
50 Persen Kebutuhan Listrik di Ambon Dipasok dari Pembangkit Apung PLN IP

50 Persen Kebutuhan Listrik di Ambon Dipasok dari Pembangkit Apung PLN IP

Whats New
Tungku Smelter Morowali Semburkan Uap Panas, 2 Pekerja Terluka

Tungku Smelter Morowali Semburkan Uap Panas, 2 Pekerja Terluka

Whats New
Mulai 18 Juni, 2 Kereta Ekonomi Ini Pakai Rangkaian New Generation

Mulai 18 Juni, 2 Kereta Ekonomi Ini Pakai Rangkaian New Generation

Whats New
Daftar UMK Kota Bandung 2024 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Daftar UMK Kota Bandung 2024 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Work Smart
KAI Services Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK, Simak Persyaratannya

KAI Services Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK, Simak Persyaratannya

Work Smart
SBSN, SUN, dan SBN, Apa Bedanya?

SBSN, SUN, dan SBN, Apa Bedanya?

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com