Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Emas Batangan dengan Teknologi BullionProtect

Kompas.com - 12/07/2022, 13:57 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menjalin kerja sama dengan PT Emas Antam Indonesia (EAI) yang merupakan anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), meluncurkan emas batangan EmasKITA dengan teknologi BullionProtect untuk mencegah pemalsuan.

BullionProtect merupakan sistem proteksi yang melekat langsung pada produk emas murni batangan EmasKITA. Inovasi ini adalah tambahan perlindungan asal Swiss yang melekat pada emas sehingga bisa dipegang secara langsung.

CEO HRTA Sandra Sunanto mengatakan dalam peluncuran perdananya EmasKita diluncukan dalam ukuran 10 gram, 25 gram, 50 gram, dan 100 gram. Penambahan teknologi ini diharapkan menjadi nilai tambah tersendiri bagi investor emas.

Baca juga: Mau Investasi Emas? Simak Keuntungan dan Kerugiannya

“Kami berkomitmen menghadirkan inovasi untuk mendorong minat investasi emas. Penambahan fitur keamanan BullionProtect pada produk EmasKITA menjadi nilai tambah tersendiri. Konsumen bisa mengeluarkan produk emasnya tanpa perlu khawatir terhadap pemalsuan,” ungkap Sandra di Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Sandra mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir kasus pemalsuan emas murni batangan acap kali terjadi, dan sangat mengkhawatirkan. Menurut dia emas murni batangan palsu biasanya tidak mengandung berat atau kadar yang disebutkan, bahkan bisa saja dicampur dengan logam lain.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kasus pemalsuan emas murni batangan semakin mengkhawatirkan. Ada juga kasus pemalsuan dengan produk emas batangan yang terbuat dari emas dengan kemurnian tinggi, tetapi memalsukan merek atau nomor seri milik produsen terkemuka,” ungkap Sandra.

CEO PT Emas Antam Indonesia Tbk Bambang Wijanarko mengatakan, produsen emas murni batangan yang selama ini dijual di Indonesia membungkus produknya dalam kemasan yang tertutup rapat untuk alasan keamanan agar terhindar dari risiko pemalsuan.

Baca juga: Cek Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Fitur pengaman bukti keaslian produk selalu dibubuhkan pada sertifikat, dengan menaruh Hologram, Security QR Code, Security Ink & Paper. Karena alasan itulah, sertifikat dan produk emas murni batangan selalu dibungkus rapat dalam satu kesatuan.

Hal inilah yang menjadikan produk emas batangan tidak bisa dipegang dan disentuh secara langsung. Menurut Bambang, fenomena yang terjadi tersebut mendorong keinginan pembeli emas batangan untuk tidak hanya membeli emas, tapi juga memegang emas.

“Kami mendengar ada keinginan pelanggan untuk membeli emas murni batangan, yang bisa dipegang secara langsung. Untuk itu EAI dan Hartadinata memberikan solusi fitur keamanan yang melekat langsung pada produk emas murni, sehingga produk tidak perlu lagi kami bungkus rapat. Terlebih, teknologi ini mampu mengantisipasi pemalsuan emas,” jelas Bambang.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia Pekan Ini, Kekayaan Low Tuck Kwong Turun Rp 31,46 Triliun

Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia Pekan Ini, Kekayaan Low Tuck Kwong Turun Rp 31,46 Triliun

Whats New
[POPULER MONEY] Penjelasan Tokopedia soal Pembatalan Voucher Rp 100.000 | KAI soal Tiket Kereta Mahal

[POPULER MONEY] Penjelasan Tokopedia soal Pembatalan Voucher Rp 100.000 | KAI soal Tiket Kereta Mahal

Whats New
Aktivasi BNI Mobile Banking Gagal Terus? Ini Solusinya

Aktivasi BNI Mobile Banking Gagal Terus? Ini Solusinya

Spend Smart
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Ketahui, Ini Tarif Listrik Per kWh yang Berlaku Januari-Maret 2023

Ketahui, Ini Tarif Listrik Per kWh yang Berlaku Januari-Maret 2023

Spend Smart
Indonesia Punya Kereta Panoramic, Menhub: Tidak Perlu Jauh ke Luar Negeri

Indonesia Punya Kereta Panoramic, Menhub: Tidak Perlu Jauh ke Luar Negeri

Whats New
Cara Cek Kendaraan Terkena Tilang Elektronik atau Tidak

Cara Cek Kendaraan Terkena Tilang Elektronik atau Tidak

Spend Smart
Daftar UMR Tegal 2023: Kota Tegal dan Kabupaten Tegal

Daftar UMR Tegal 2023: Kota Tegal dan Kabupaten Tegal

Work Smart
Sudah Impor, Harga Beras Tetap Mahal, Oknum Disalahkan

Sudah Impor, Harga Beras Tetap Mahal, Oknum Disalahkan

Whats New
Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Whats New
Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Whats New
Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka 'Energizer' Ekspor dan Impor

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka "Energizer" Ekspor dan Impor

Rilis
Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Whats New
Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Whats New
Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+