Agus Herta
Dosen

Dosen FEB UMB dan Ekonom Indef

Momentum Digitalisasi UMKM

Kompas.com - 12/07/2022, 16:05 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

DI antara kelompok para pelaku usaha, kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk salah satu yang terkena dampak pandemi Covid-19 paling parah. Pada krisis ekonomi tahun 1997/1998, UMKM mampu menjadi “bumper” ekonomi. Namun pada pandemi Covid-19, UMKM menjadi kelompok yang paling menderita.

Banyak pelaku UMKM gulung tikar dan kehilangan usahanya akibat terpaan gelombang pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 telah menghantam UMKM dari dua sisi sekaligus, sisi penawaran dan permintaan.

Baca juga: Kadin Dorong UMKM Jadi Bagian dari Rantai Pasok Global

Dari sisi penawaran, UMKM harus berhadapan dengan kenaikan harga input-input produksi yang menyebabkan harga jual produk-produk UMKM menjadi lebih mahal dan sulit bersaing dengan produk-produk yang berasal dari usaha menengah dan besar. Dari sisi permintaan, UMKM juga dihadapkan pada penurunan daya beli masyarakat yang berimbas pada penurunan penjualan.

Karena itu, bisa dipahami jika selama masa pandemi Covid-19 kinerja UMKM menurun tajam.

Tantangan digitalisasi UMKM

Selama ini, UMKM telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Lebih dari 97 persen angkatan kerja Indonesia bekerja di sektor UMKM. Bahkan lebih dari 55 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia disumbang sektor UMKM. Karena itu, menyelamatkan UMKM sama dengan menyelamatkan perekonomian Indonesia.

UMKM harus menjadi prioritas utama dalam skenario pemulihan ekonomi nasional. Sejak awal masa pandemi Covid-19, pemerintah telah mencoba untuk menyelematkan sektor UMKM. Pemerintah telah mengeluarkan lima paket Skema Perlindungan Pemulihan UMKM di tengah Pandemi Covid-19. Lima skema tersebut adalah bantuan sosial untuk UMKM yang sangat rentan, insentif pajak, relaksasi dan restrukturisasi kredit serta subsidi suku bunga, perluasan pembiayan modal kerja, dan penetapan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Pemda sebagai penyangga UMKM.

Namun dalam perkembangannya, terdapat beberapa masalah krusial yang dihadapi UMKM di samping masalah-masalah yang telah dipetakan dalam skema pemerintah. Berkurangnya pasokan dan menurunnya penjualan merupakan masalah kasuistis yang terjadi selama masa pandemi. Perubahan perilaku masyarakat baik dalam hal konsumsi maupun keuangan menjadi masalah terbesar yang dihadapi UMKM.

Pasca-pandemi Covid-19, perilaku pasar berubah signifikan dan tentunya menuntut adanya transformasi dan perubahan platform bisnis UMKM. Pasca-pandemi Covid-19, perilaku masyarakat berubah menjadi jauh lebih “digital”.

Penggunaan teknologi informasi selama masa pandemi sangat masif. Pembatasan sosial dan interaksi fisik telah mendorong penggunaan e-dagang (e-commerce) dan e-dompet (e-wallet) secara masif.

Bagi para pelaku usaha menengah besar, penggunaan teknologi informasi bukanlah masalah besar karena selama ini mereka telah terbiasa menggunakan teknologi tersebut dalam menjalankan usahanya. Namun bagi pelaku UMKM, masifnya penggunaan e-commerce dan e-wallet menjadi tantangan yang tidak mudah. Penggunaan teknologi e-commerce dan e-wallet merupakan tantangan baru bagi para pelaku UMKM pasca-pandemi Covid-19.

Baca juga: Strategi Dagangan Jadi Platform E-commerce di Desa

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penerbangan Langsung Garuda Indonesia Melbourne-Bali Dibuka Lagi

Penerbangan Langsung Garuda Indonesia Melbourne-Bali Dibuka Lagi

Whats New
Bos PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman, Jamin Masyarakat Tenang Nikmati Libur Nataru

Bos PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman, Jamin Masyarakat Tenang Nikmati Libur Nataru

Whats New
PGE Terapkan ESG dan K3 untuk Bisnis Geothermalnya

PGE Terapkan ESG dan K3 untuk Bisnis Geothermalnya

Whats New
Ekonomi Dibayangi 'Awan Gelap', Menko Airlangga: Tahun Depan Pertaruhan Indonesia

Ekonomi Dibayangi "Awan Gelap", Menko Airlangga: Tahun Depan Pertaruhan Indonesia

Whats New
Mengembangkan Penerbangan Nasional dengan Memperbaiki Network

Mengembangkan Penerbangan Nasional dengan Memperbaiki Network

Whats New
GasKita Disalurkan Bertahap untuk 9.200 Rumah di Bekasi

GasKita Disalurkan Bertahap untuk 9.200 Rumah di Bekasi

Whats New
Program Salin Swara Kota Bontang, Ajak Warga Kelola Sampah Sembari Belajar Investasi

Program Salin Swara Kota Bontang, Ajak Warga Kelola Sampah Sembari Belajar Investasi

Whats New
'Bitcoin Halving Day' Diproyeksi Bakal Pengaruhi Pasar Kripto ke Depan, Apa Itu?

"Bitcoin Halving Day" Diproyeksi Bakal Pengaruhi Pasar Kripto ke Depan, Apa Itu?

Whats New
Cara Mendaftar dan Aktivasi Internet Banking Bank Jateng

Cara Mendaftar dan Aktivasi Internet Banking Bank Jateng

Spend Smart
Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan Lokal yang Produksi Barang Operasi Migas Substitusi Impor

Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan Lokal yang Produksi Barang Operasi Migas Substitusi Impor

Whats New
Saham AMAR Diborong Tolaram dan Direksi Amar Bank

Saham AMAR Diborong Tolaram dan Direksi Amar Bank

Whats New
GOTO Pimpin Daftar Saham 'Top Losers' Pekan Ini

GOTO Pimpin Daftar Saham "Top Losers" Pekan Ini

Whats New
Profil Meikarta Grup Lippo, Awalnya Gencar Iklan, Kini Diamuk Pembeli

Profil Meikarta Grup Lippo, Awalnya Gencar Iklan, Kini Diamuk Pembeli

Whats New
Pembangunan Rumah Dinas Dimulai, 36 Menteri Segera Pindah ke IKN Nusantara

Pembangunan Rumah Dinas Dimulai, 36 Menteri Segera Pindah ke IKN Nusantara

Whats New
Apa Beda Rupiah Digital dengan Uang Tunai dan Uang Kripto?

Apa Beda Rupiah Digital dengan Uang Tunai dan Uang Kripto?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.