KILAS

Kilas Daerah Jawa Tengah

Berhasil, Penduduk Miskin di Jateng Turun hingga 102.570 pada Kuartal I 2022

Kompas.com - 16/07/2022, 15:17 WIB

KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah mengalami penurunan sebesar 0,32 persen.

Pada September 2021, angka kemiskinan Jawa Tengah berada pada angka 11,25 persen. Kemudian, jumlahnya menurun menjadi 10,93 persen pada Maret 2022.

Dengan demikian, jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah berkurang sebanyak 102.570 orang, dari 3,93 juta jiwa menjadi 3,83 juta jiwa. Data tersebut turut didukung oleh survei yang dilakukan oleh Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada Maret 2022.

Adapun tolok ukur yang digunakan untuk menghitung penduduk miskin menggunakan konsep pendekatan kebutuhan dasar (basic needs approach). Pendekatan tersebut terdiri dari garis kemiskinan makanan (GKM) dan garis kemiskinan nonmakanan (GKNM).

Baca juga: Menko Luhut Apresiasi Penanganan Stunting dan Kemiskinan di Sumedang

Kepala BPS Jateng Adhi Wiriana mengatakan, jika data saat ini dibandingkan dengan data per Maret 2021, maka jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah mengalami penurunan sebesar 0,86 persen poin.

"Presentase kemiskinan di Jawa Tengah ini turun 0,86 persen poin (apabila) dibandingkan (data) Maret 2021 yang (presentasenya) sebesar 11,79 persen," kata Adhi melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (16/7/2022).

Tren turunnya jumlah orang miskin di Jawa Tengah dianggap Adhi sebagai hal positif. Hal ini lantaran Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menurunkan angka kemiskinan melalui berbagai program pengetasan kemiskinan.

Adhi mengatakan, ada beberapa faktor yang memengaruhi penurunan angka kemiskinan di Jawa Tengah, di antaranya situasi pandemi Covid-19 yang semakin membaik dan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan I 2022 yang mencapai 5,16 persen year-to-year.

Baca juga: Tinjau Jalan Lingkar Nias, Jokowi Pastikan Pembangunan untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

Selain itu, ada pula faktor konsumsi rumah tangga pada produk domestik regional bruto (PDRB) di Jawa Tengah yang meningkat hingga 4,30 persen year-on-year pada triwulan I 2022.

Terbukti, Jawa Tengah mampu menurunkan angka kemiskinan setiap tahun. Berdasarkan data BPS, tercatat angka kemiskinan di Jawa Tengah pada September 2017 sebesar 12,23 persen atau 4,20 juta orang.

Lalu, angka tersebut menurun pada September 2018 menjadi 11,19 persen atau 3,87 juta orang. Angka kemiskinan pun semakin menurun pada September 2019, yakni sebesar 10,58 persen atau 3,68 juta orang.

Namun, Adhi menjelaskan, pandemi Covid-19 sempat menyebabkan angka kemiskinan di Jawa Tengah melonjak. Tercatat, angka kemiskinan pada September 2020 menjadi 11,84 persen atau 4,12 juta orang.

Baca juga: LPDP: Pendidikan adalah Kunci Menurunkan Kemiskinan

Kendati demikian, Jawa Tengah mampu mengendalikan tingkat kemiskinan sehingga pada September 2021 jumlahnya menurun menjadi 11,25 persen atau sekitar 3,93 juta orang.

"Kondisi ini perlu kita syukuri. Berkat program (penurunan) kemiskinan oleh pemerintah masyarakat, partai politik, serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan keagamaan, terjadi dampak positif dengan adanya penurunan kemiskinan," ujar Adhi.

Bahkan, Adhi lanjut menjelaskan, penurunan angka kemiskinan nasional lebih rendah dari Jawa Tengah, yakni 0,17 persen poin saja. Padahal, total angka kemiskinan nasional lebih rendah dari Jawa Tengah, yakni 9,54 persen.

Adhi juga memaparkan, Jawa Tengah menjadi salah satu dari 25 provinsi di Indonesia yang terus mengalami penurunan angka kemiskinan.

Aceh menjadi provinsi tertinggi dalam hal presentase penurunan angka kemiskinan, yakni sebesar 0,89 persen poin atau sekitar 43.440 jiwa.

Namun secara jumlah, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah penurunan warga miskin terbanyak, yakni sebanyak 102.570 jiwa.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KAI Tegaskan Akan 'Blacklist' Pelaku Pelecehan Seksual

KAI Tegaskan Akan "Blacklist" Pelaku Pelecehan Seksual

Rilis
Lowongan Kerja Yamaha Musik Indonesia Distributor untuk S1 Semua Jurusan, Ini Kualifikasinya

Lowongan Kerja Yamaha Musik Indonesia Distributor untuk S1 Semua Jurusan, Ini Kualifikasinya

Work Smart
Petrokimia Gresik Yakin Penyaluran 3,87 Juta Ton Pupuk Bersubsidi Tercapai

Petrokimia Gresik Yakin Penyaluran 3,87 Juta Ton Pupuk Bersubsidi Tercapai

Whats New
Perumnas Gandeng LPDP untuk Kembangkan Riset dan Inovasi Produk Hunian

Perumnas Gandeng LPDP untuk Kembangkan Riset dan Inovasi Produk Hunian

Whats New
Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi, Kadin: Jangan Sampai Stunting, Jadi Harus Naik Level

Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi, Kadin: Jangan Sampai Stunting, Jadi Harus Naik Level

Rilis
KPK Soroti Program Jaminan Kesehatan Nasional

KPK Soroti Program Jaminan Kesehatan Nasional

Whats New
BKN Pastikan Hasil Tes Sistem CAT Seleksi PPPK Nakes Tidak Bisa Dimanipulasi

BKN Pastikan Hasil Tes Sistem CAT Seleksi PPPK Nakes Tidak Bisa Dimanipulasi

Whats New
DPR Sahkan RKUHP, Sandiaga Minta Wisman Tidak Ragu Berkunjung ke Indonesia

DPR Sahkan RKUHP, Sandiaga Minta Wisman Tidak Ragu Berkunjung ke Indonesia

Whats New
Viral Video Debitur Meikarta Minta Pembatalan Kredit, Pengamat: Tergantung Klausul Jual Beli

Viral Video Debitur Meikarta Minta Pembatalan Kredit, Pengamat: Tergantung Klausul Jual Beli

Whats New
MITI Gelar Rights Issue Untuk Modal Akuisisi Perusahaan

MITI Gelar Rights Issue Untuk Modal Akuisisi Perusahaan

Rilis
Freeport Buka 10 Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Freeport Buka 10 Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Gandeng Lazada, Kredito Bidik Penyaluran Pembiayaan Tembus Rp 300 Miliar

Gandeng Lazada, Kredito Bidik Penyaluran Pembiayaan Tembus Rp 300 Miliar

Whats New
Alasan Nama BPR Diubah Jadi Bank Perekonomian Rakyat dalam RUU P2SK

Alasan Nama BPR Diubah Jadi Bank Perekonomian Rakyat dalam RUU P2SK

Whats New
Harga Telur Ayam Naik, BI Perkirakan Inflasi Desember 2022 Capai 0,37 Persen

Harga Telur Ayam Naik, BI Perkirakan Inflasi Desember 2022 Capai 0,37 Persen

Whats New
Kisah Yuniarti, Dokter Hewan yang Berinovasi Ciptakan Bumbu Rendang Tahan Setahun Tanpa Pengawet

Kisah Yuniarti, Dokter Hewan yang Berinovasi Ciptakan Bumbu Rendang Tahan Setahun Tanpa Pengawet

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.