Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bakal Melantai di Bursa Efek, Kebab Baba Rafi Tawarkan Saham Seharga Rp 120 - Rp 130 per Lembar

Kompas.com - 18/07/2022, 18:56 WIB
Rully R. Ramli,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik waralaba Kebab Turki Baba Rafi, PT Sari Kreasi Boga, akan melaksanakan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Sari Kreasi Boga akan menggunakan kode saham RAFI nantinya.

Berdasarkan informasi prospektus, RAFI akan melepas sebanyak-banyaknya 948,09 juta lembar saham biasa, yang seluruhnya adalah saham baru dan dikeluarkan dari portepel. Adapun jumlah ini setara denan 30,31 persen saham.

Rencananya, RAFI akan menawarkan saham dengan harga kisaran Rp 120 hingga Rp 130 per saham. Melalui aksi ini, RAFI berpotensi meraup dana segar sebesar Rp 113,77 miliar hingga Rp 123,57 miliar.

Pada saat bersamaan, RAFI juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 474,04 juta waran seri I atau sebesar 21,75 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Waran ini akan diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham yang ditawarkan pada tanggal penjatahan.

Baca juga: BEI Yakin IPO GoTo Bikin Perusahaan Teknologi Makin Minat Melantai di Bursa

Kegiatan usaha

Dalam prospektus, RAFI mengklaim telah menjadi salah satu pionir bisnis waralaba di Tanah Air dengan menu kebab sebagai andalannya. Ini terefleksikan dari penjualan mitra waralaba yang telah mencapai lebih dari 280 mitra.

Kemudian, perusahaan juga menyiapkan sejumlah strategi bisnis untuk memenangkan persaingan, mulai dari menambah jenis waralaba, memperluas wilayah, mengoptimalkan pendanaan, hingga mengikuti event festival atau pameran waralaba.

Memasuki periode pemulihan ekonomi pasca terdampak pandemi Covid-19, RAFI optimis dengan prospek industri makanan dan minuman nasional. Pasalnya, tingkat konsumsi masyarakat mulai pulih, dan terus tumbuh.

Baca juga: Perusahaan Haji Isam Mau IPO, Anaknya yang Berusia 21 Tahun Jadi Komut

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengenal Student Loan, Bayar Kuliah Pakai Utang, Dicicil Usai Lulus

Mengenal Student Loan, Bayar Kuliah Pakai Utang, Dicicil Usai Lulus

Whats New
Grant Thornton: Optimistisme terhadap Ekonomi Indonesia Tertinggi di ASEAN

Grant Thornton: Optimistisme terhadap Ekonomi Indonesia Tertinggi di ASEAN

Whats New
Nyaris 10 Juta Gen Z Pengangguran, Ternyata Ini Akar Masalahnya

Nyaris 10 Juta Gen Z Pengangguran, Ternyata Ini Akar Masalahnya

Whats New
Sebut Tidak Kooperatif Berantas Judi 'Online', Menkominfo Ancam Tutup Telegram

Sebut Tidak Kooperatif Berantas Judi "Online", Menkominfo Ancam Tutup Telegram

Whats New
Elon Musk Tolak Pengenaan Tarif 100 Persen untuk Kendaraan Listrik China

Elon Musk Tolak Pengenaan Tarif 100 Persen untuk Kendaraan Listrik China

Whats New
Rilis Sukuk Mudharabah Berkelanjutan, BSI Berikan Imbal Hasil hingga 7,2 Persen

Rilis Sukuk Mudharabah Berkelanjutan, BSI Berikan Imbal Hasil hingga 7,2 Persen

Whats New
Tips Cari Kerja bagi 'Fresh Graduate'

Tips Cari Kerja bagi "Fresh Graduate"

Work Smart
Kejar Target Sejuta Penyuluh Kemitraan UMKM, KPPU Gaet 500 Mahasiswa di Kalbar

Kejar Target Sejuta Penyuluh Kemitraan UMKM, KPPU Gaet 500 Mahasiswa di Kalbar

Whats New
Tiga Hal yang Perlu Dihindari Saat Membuat Resume Lamaran Kerja

Tiga Hal yang Perlu Dihindari Saat Membuat Resume Lamaran Kerja

Work Smart
OJK Tunggu Pengajuan Nama Komisaris Utama Bank Muamalat

OJK Tunggu Pengajuan Nama Komisaris Utama Bank Muamalat

Whats New
Per Maret 2024,  BCA Telah Gelontorkan Rp 117,7 Triliun untuk UMKM

Per Maret 2024, BCA Telah Gelontorkan Rp 117,7 Triliun untuk UMKM

Whats New
Daftar 15 Sekolah Kedinasan Kemenhub yang Buka Formasi CPNS 2024

Daftar 15 Sekolah Kedinasan Kemenhub yang Buka Formasi CPNS 2024

Whats New
Starlink Belum Punya Kantor di Indonesia, Menkominfo Beri Waktu 3 Bulan

Starlink Belum Punya Kantor di Indonesia, Menkominfo Beri Waktu 3 Bulan

Whats New
Kurangi Sampah Plastik, Indonesia Dapat Pinjaman dari ADB Hampir Rp 8 Triliun,

Kurangi Sampah Plastik, Indonesia Dapat Pinjaman dari ADB Hampir Rp 8 Triliun,

Whats New
Respons Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Tidak Ada Keluhan Gangguan Suplai Bahan Industri

Respons Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Tidak Ada Keluhan Gangguan Suplai Bahan Industri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com