Sri Mulyani Tanggapi Tagar #stopbayarpajak: Subsidi Elpiji hingga Listrik Itu dari Pajak

Kompas.com - 20/07/2022, 11:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajakan tidak membayar pajak sempat menjadi topik yang ramai di media sosial Twitter beberapa hari lalu. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun merespons ajakan dengan tagar #stopbayarpajak tersebut.

Ia menilai, orang-orang yang menyuarakan tagar #stopbayarpajak berarti tak ingin melihat Indonesia maju. Sebab, pajak memiliki peranan penting dalam pengelolaan keuangan negara, termasuk untuk anggaran subsidi.

"Jadi mereka yang sampaikan hastag (tagar) enggak bayar pajak, yah berarti anda enggak ingin tinggal di Indonesia atau enggak ingin lihat Indonesia bagus, itu saja," ujar Sri Mulyani dalam acara dalam Perayaan Hari Pajak 2022, Selasa (19/7/2022).

Baca juga: Muncul Hastag #stopbayarpajak, Sri Mulyani: Artinya Anda Tidak Ingin Lihat Indonesia Bagus

Bendahara umum negara itu menjelaskan, pajak digunakan untuk pembangunan Indonesia agar semakin maju. Pajak yang terkumpul dialokasikan pemerintah untuk sektor pendidikan hingga kesehatan agar bisa dinikmati masyarakat, khusus masyarakat miskin.

Selain itu, melalui pajak masyarakat juga bisa menikmati subsidi LPG, bahan bakar minyak (BBM), hingga listrik. Pemerintah pun menambah anggaran subsidi dan kompensasi energi akibat melonjaknya harga komoditas energi di pasar global.

Baca juga: Mengenal Pajak Karbon di Indonesia dan Perhitungannya

Kini anggaran subsidi dan kompensasi energi untuk sepanjang 2022 menjadi sebesar Rp 443,6 triliun dari alokasi awal Rp 152,5 triliun. Secara rinci, anggaran subsidi energi ditambah Rp 74,9 triliun menjadi Rp 208,9 triliun dan kompensasi energi naik Rp 216,1 triliun menjadi Rp 234,6 triliun.

"Indonesia kan negara kita sendiri, dan kita semua tahu pajak itu dipakai untuk mengurusi pendidikan, rumah sakit, kemarin juga saat pandemi. Jalan-jalan raya itu juga jalannya dibangun pakai pajak," jelas dia

"Kalau anda tadi pagi nikmati teh atau makan nasi goreng misalnya, itu kan perlu dimasak pakai LPG, dan kalau pakai yang tabung 3 kilogram artinya anda menikmati uang pajak untuk subsidi," lanjut Sri Mulyani.

Baca juga: Asas Pengenaan Pajak dan Praktik di Indonesia

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.