Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dapat Tambahan Joint Financing dari Bank DBS Indonesia, Ini Target Kredivo

Kompas.com - 20/07/2022, 19:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Plaform kredit konsumen retail Kredivo baru saja mendapatkan tambahan limit joint financing sebesar Rp 2 triliun dari PT Bank DBS Indonesia (Bank DBS Indonesia).

CEO Kredivo Indonesia Umang Rustagi mengungkapkan, pihaknya akan memperluas pembiayaan hingga ke kota tier 2 sampai tier 3.

"Hal ini menjadi momentum untuk Kredivo dan Bank DBS Indonesia untuk berinovasi menyediakan akses pinjaman kredit retail konsumen. Pun, kami melihat terdapat lonjakan di masyarakat dalam penggunaan paylater. Jadi, itu target Kredivo," jelas dia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Baca juga: Bank DBS Indonesia Tingkatkan Joint Financing ke Kredivo Jadi Rp 2 Triliun

Umang yakin, pengguna Kredivo dalam dua tahun ke depan dapat tumbuh dua kali lipat. Adapun, saat ini diketahui pengguna Kredivo telah mencapai 5 juta orang.

Menanggapi hal tersebut, Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung menyebut penggunaan paylater saat ini sudah menjadi gaya hidup.

Ia menambahkan, saat ini Indonesia juga memiliki keuntungan demografis. Untuk itu, pihaknya akan memanfaatkan hal tersebut untuk mendorong inklusi keuangan di Indonesia.

"Lifestyle ini tidak hanya untuk kota tier 1. Bagaimana memanfaatkan bukan hanya kepentingan kita tetapi juga kepada para pelanggan. Tujuannya untuk inklusi keuangan," terang dia.

Baca juga: Kredivo Targetkan Beri Layanan Keuangan pada 20 Juta Orang dalam 5 Tahun Mendatang

Apalagi menurut dia, hal ini didorong pula dengan pertumbuhan penggunaan telepon genggam di Indonesia.

"Kebutuhan kredit retail itu tinggi, hal ini jadi tantangan sekaligus peluang. Buy now, pay later (BNPL) itu peluang, juga menjadi lifestyle," imbuh dia.

Bank DBS Indonesia Indonesia sendiri optimistis penambahan limit joint financing ini dapat menjangkau pasar yang sebelumnya belum pernah digarap.

Sebagai informasi, peningkatan limit joint financing Bank DBS Indonesia kepada Kredivo dilakukan secara bertahap.

Awalnya, pada tahun 2020 joint financing Bank DBS Indonesia sebesar Rp 500 miliar. Kemudian, pada tahun 2021 bertambah menjadi Rp 1 triliun. Sedangkan, pada tahun 2022 ini limit joint financing Bank DBS Indonesia menjadi Rp 2 triliun.

Baca juga: Perluas Akses Kredit, Kredivo, Mastercard dan BNI Luncurkan Infinite Card

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Pangeran MBS Komplain ke Luhut | Sejarah Sodetan Ciliwung yang Dibilang Jokowi Mangkrak 6 Tahun

[POPULER MONEY] Pangeran MBS Komplain ke Luhut | Sejarah Sodetan Ciliwung yang Dibilang Jokowi Mangkrak 6 Tahun

Whats New
Negara Mau Subsidi Kendaraan Listrik, Sri Mulyani Siap Lapor DPR

Negara Mau Subsidi Kendaraan Listrik, Sri Mulyani Siap Lapor DPR

Whats New
Profil Tol Lingkar Solo, Proyek Idaman Gibran yang Ditolak Para Bupati

Profil Tol Lingkar Solo, Proyek Idaman Gibran yang Ditolak Para Bupati

Whats New
Digugat Vendor karena Tunggakan, BUMN PT PP Buka Suara

Digugat Vendor karena Tunggakan, BUMN PT PP Buka Suara

Whats New
Jadwal KRL Rute Solo-Jogja Hari Ini, 28 Januari 2023

Jadwal KRL Rute Solo-Jogja Hari Ini, 28 Januari 2023

Work Smart
Profil Sodetan Ciliwung yang Dibilang Jokowi Mangkrak 6 Tahun

Profil Sodetan Ciliwung yang Dibilang Jokowi Mangkrak 6 Tahun

Whats New
Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+