Pungutan Ekspor CPO Dihapus Sementara, Kemenkeu: Buat Dorong Ekspor

Kompas.com - 21/07/2022, 06:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan menghapus sementara tarif pungutan ekspor CPO (crude palm oil) dan produk turunannya hingga 31 Agustus 2022. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mempercepat ekspor CPO dan produk turunannya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan, setelah sebelumnya melakukan pembatasan ekspor CPO sebagai upaya pengendalian pasokan dan harga minyak goreng, kini seiring dengan keterjangkauan harga minyak goreng curah sudah tercapai, maka penerintah kembali berupaya meningkatkan ekspor.

Baca juga: 26 Layanan Ekspor CPO dan Produk Turunannya Bebas Pungutan hingga 31 Agustus 2022

"Pemerintah memutuskan untuk menerbitkan kebijakan pelengkap untuk mendorong ekspor minyak sawit mentah dan turunannya dengan menurunkan pungutan ekspor,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/7/2022).

Selain untuk mendongkrak ekspor CPO beserta produk turunannya, kebijakan ini sekaligus diharapkan mampu meningkatkan harga tandan buah segar (TBS) di level petani.

Menurutnya, kebijakan pungutan ekspor CPO dihapus sementara diputuskan melalui rapat Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan ditindaklanjuti dengan penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK)Nomor 115 Tahun 2022 tentang Perubahan atas PMK Nomor 103 Tahun 2022 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum BPDPKS pada Kementerian Keuangan.

Baca juga: Ini Jurus Kemenperin untuk Memperlancar Ekspor CPO

Pada beleid disebutkan bahwa pungutan ekspor CPO dan produk turunannya menjadi Rp 0 sejak 15 Juli-31 Agustus 2022. Sementara mulai 1 September 2022, ekspor semua jenis produk CPO, kecuali TBS, akan kembali dikenakan tarif progresif.

"Jadi kebijakan ini diharapkan diharapkan dapat mendorong peningkatan ekspor lebih cepat lagi dan meningkatkan harga TBS di level petani," tutupnya.

Baca juga: Ekspor CPO dan Produk Turunannya Topang Kinerja Ekspor Indonesia di Juni 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.