Ini Strategi OJK Cegah Kasus Jiwasraya dan Asabri Terulang

Kompas.com - 21/07/2022, 10:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memperkuat tiga lapis komponen yang terhubung dalam industri keuangan non-bank untuk mencegah kasus seperti Jiwasraya dan Asabri tidak terjadi lagi.

Sebagai informasi, kasus korupsi di Jiwasraya dan Asabri masing-masing merugikan negara sebesar Rp 16,81 triliun dan Rp 23,7 triliun.

Kepala Eksekutf Pengawas IKNB OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, OJK akan memperkuat tiga lapis komponen tersebut agar dapat mengawasi sektor industri keuangan non-bank (IKNB).

Baca juga: Nasabah Jiwasraya: Uang Kami Sudah 4 Tahun Belum Kembali...

"IKNB salah satu industri jasa keuangan yang cukup luas karena namanya non-bank berarti semuanya masuk ke dalam bagian pengawasan dari IKNB. Oleh karena itu, IKNB khususnya harus bisa memperkuat industri jasa keuangan nonbank itu dengan memperkuat 3 layer," ujarnya saat konferensi pers, Rabu (20/7/2022) malam.

Lapis pertama ialah OJK akan memperkuat IKNB dengan meminta tiap perusahaan IKNB memperkuat penyusun laporan keuangan, manajemen risiko, hingga audit.

Kemudian, lapis kedua ialah memperkuat sejumlah profesi penunjang agar dapat menjaga industri jasa keuangan non-bank, baik yang paling dominan di kantor akuntan publik, akutuaria, KJPP, dan lembaga penunjang lainnya.

"Jadi mereka (profesi penunjang) harus melakukan tugasnya itu secara profesional sesuai dengan standar profesi yang berlaku," tegasnya.

Baca juga: Bumiputera, Jiwasraya, dan Asabri: Salah Urus, Salah Kaprah, dan Salah Rezim

Selanjutnya di lapis ketiga, OJK akan memperkuat OJK itu sendiri dengan melakukan perbaikan-perbaikan terkait pengaturan dan pengawasan agar dapat lebih risk base supervision.

Untuk itu, lanjut Ogi, terkait dengan asuransi dan unit link atau PAYDI, OJK telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2022 sebagai upaya perbaikan pengaturan untuk perusahaan asuransi yang menjual produk unit link.

"Tapi yang penting di sini tersebut bagaimana implementasinya terhadap SE tersebut karena SE tersebut tersebut perbaiikan-perbaikan yang dilakukan kepada industri yang terkait dengan perusahaan asuransi yang menjual unit link," tuturnya.

Baca juga: Janji Fauzi Ichsan Bila Jadi Wakil Ketua DK OJK: Tuntaskan Kasus Jiwasraya hingga Bumiputera

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Isi Saldo PayPal Termudah dan Tercepat

4 Cara Isi Saldo PayPal Termudah dan Tercepat

Spend Smart
Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

Work Smart
Menteri PUPR: Pemeliharaan Ciliwung Penting agar Jadi Barometer Sungai Bersih dan Indah di Perkotaan

Menteri PUPR: Pemeliharaan Ciliwung Penting agar Jadi Barometer Sungai Bersih dan Indah di Perkotaan

Whats New
Bendungan Pengendali Banjir Jakarta Siap Dioperasikan Bulan Ini

Bendungan Pengendali Banjir Jakarta Siap Dioperasikan Bulan Ini

Whats New
Biaya Kereta Cepat Bengkak Gara-gara China Salah Hitung di Proposal

Biaya Kereta Cepat Bengkak Gara-gara China Salah Hitung di Proposal

Whats New
Sri Mulyani: Sukuk Hijau Wujud Asas Manfaat Keuangan Islam

Sri Mulyani: Sukuk Hijau Wujud Asas Manfaat Keuangan Islam

Whats New
Benarkah di China Stasiun Kereta Cepatnya Jauh di Pinggiran Kota?

Benarkah di China Stasiun Kereta Cepatnya Jauh di Pinggiran Kota?

Whats New
Debat Sengit Said Didu Vs Arya Sinulingga soal Kereta Cepat

Debat Sengit Said Didu Vs Arya Sinulingga soal Kereta Cepat

Whats New
Libur Nataru, PUPR Pastikan Lintas Jawa Pantai Utara ke Selatan Bisa Dilalui

Libur Nataru, PUPR Pastikan Lintas Jawa Pantai Utara ke Selatan Bisa Dilalui

Whats New
Rekrutmen BUMN Gelombang II Masih DiBuka, Simak Syarat, Cara, hingga Tahap Pendaftarannya

Rekrutmen BUMN Gelombang II Masih DiBuka, Simak Syarat, Cara, hingga Tahap Pendaftarannya

Work Smart
Bertemu Pebisnis Qatar, Sandiaga Bahas Harga Tiket Pesawat hingga Investasi

Bertemu Pebisnis Qatar, Sandiaga Bahas Harga Tiket Pesawat hingga Investasi

Whats New
Lowongan Kerja Hyundai Motor Manufacturing, Simak Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja Hyundai Motor Manufacturing, Simak Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
Penumpang Kereta Cepat 'Dioper' ke KA Diesel, Waktu Tempuh ke Bandung Jadi Lebih Lama

Penumpang Kereta Cepat "Dioper" ke KA Diesel, Waktu Tempuh ke Bandung Jadi Lebih Lama

Whats New
Ada Pemeliharaan Ruas Tol JORR Seksi E hingga 11 Desember, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Ada Pemeliharaan Ruas Tol JORR Seksi E hingga 11 Desember, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Whats New
Gelombang PHK Startup: Biaya Operasional, Dana Investor, hingga Pemenuhan Hak Karyawan

Gelombang PHK Startup: Biaya Operasional, Dana Investor, hingga Pemenuhan Hak Karyawan

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.