Soal Bank Digital, OJK Janji Akan Lebih Proaktif

Kompas.com - 21/07/2022, 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Komosioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru saja dilantik, berupaya untuk lebih proaktif dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan bank digital ke depan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, selama ini OJK telah melakukan berbagai upaya untuk menciptakan iklim yang kondusif untuk pengembangan bank digital. Ke depannya, OJK akan lebih proaktif dalam melakukannya.

Terutama dalam mengantisipasi risiko-risiko yang dapat timbul dari sektor perbankan digital, baik berupa risiko teknis, risiko operasional, hingga risiko ancaman sistem seperti cyber attack.

Baca juga: Persaingan Bank Digital Makin Ketat, Bank Aladin Fokus Garap Segmen Underbanked dan Unbanked

"(Selain upaya yang sudah dilakukan) kita juga akan melakukan upaya-upaya lebih proaktif untuk mencegah terjadinya ekses atau risiko yang timbul dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh produk digitalisasi ini," ujarnya saat konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2022) malam.

Dia memastikan OJK berencana mengatasi berbagai risiko tersebut secara lebih sistemik ke depannya agar tercipta lingkungan yang kondusif dan aman selama transformasi dari bank konvensional ke bank digital.

"Dalam artian kita nanti tidak akan terlalu bergantung kepada masing-masing bank. Tapi kita akan menciptakan suatu sistem yang itu akan bisa memprotect keseluruhan perbankan atau keseluruhan sistem keuangan termasuk IKNB (industri keuangan non bank)," jelasnya.

Di permulaan masa jabatannya, dia telah membagi rencana untuk pengembangan industri perbankan digital agar tumbuh lebih cepat dan sutainable untuk jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Namun sebut dia,  yang terpenting ialah memperkuat integritas sistem keuangan agar tidak menghilangkan keyakinan masyarakat terhadap sistem keuangan terutama keuangan digital.

"Tanpa integritas saya rasa sistem keuangan ini akan dari waktu ke waktu image atau kredibilitasnya bisa berkurang," tuturnya.

Baca juga: Ini Strategi OJK Cegah Kasus Jiwasraya dan Asabri Terulang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koperasi Pasar Induk Cipinang Bantah Kementan soal Stok Beras Melimpah

Koperasi Pasar Induk Cipinang Bantah Kementan soal Stok Beras Melimpah

Whats New
Indonesia Ekspor 25 Ton Tuna Loin Senilai Rp 5 Miliar ke Thailand

Indonesia Ekspor 25 Ton Tuna Loin Senilai Rp 5 Miliar ke Thailand

Whats New
Luhut Minta Kementerian hingga BUMD Kurangi Belanja Impor

Luhut Minta Kementerian hingga BUMD Kurangi Belanja Impor

Whats New
Hari Listrik Nasional Ke-77, Momentum Dorong Kelanjutan Transisi Energi

Hari Listrik Nasional Ke-77, Momentum Dorong Kelanjutan Transisi Energi

Whats New
Lewat Perlindungan Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Ingin Tingkatkan Harkat dan Martabat Komedian

Lewat Perlindungan Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Ingin Tingkatkan Harkat dan Martabat Komedian

Whats New
Restrukturisasi Kredit Diperpanjang, Perbankan dan Pemerintah Perlu Waspadai Debitur Nakal

Restrukturisasi Kredit Diperpanjang, Perbankan dan Pemerintah Perlu Waspadai Debitur Nakal

Whats New
Mengenal Papan Ekonomi Baru yang Bakal Diluncurkan BEI Pekan Depan

Mengenal Papan Ekonomi Baru yang Bakal Diluncurkan BEI Pekan Depan

Whats New
Sandiaga: Tak Perlu Diperdebatkan Lagi, Kebaya Budaya Luhur Bangsa Indonesia

Sandiaga: Tak Perlu Diperdebatkan Lagi, Kebaya Budaya Luhur Bangsa Indonesia

Whats New
Soal Program Bagi-bagi Rice Cooker, Kementerian ESDM: Ini Bukan Saingan Kompor Listrik

Soal Program Bagi-bagi Rice Cooker, Kementerian ESDM: Ini Bukan Saingan Kompor Listrik

Whats New
Lowongan Kerja KAI Services untuk Lulusan SMA, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja KAI Services untuk Lulusan SMA, Simak Persyaratannya

Work Smart
BLT BBM Tahap II Segera Cair, Simak Cara Cek Daftar Penerimanya

BLT BBM Tahap II Segera Cair, Simak Cara Cek Daftar Penerimanya

Whats New
Dinilai Berdedikasi Tinggi, Mentan SYL Terima Anugerah Korpri Award 2022

Dinilai Berdedikasi Tinggi, Mentan SYL Terima Anugerah Korpri Award 2022

Whats New
OJK Catat Aset Industri Keuangan Non Bank Tembus Rp 3.026 Triliun, Tumbuh 8,55 Persen

OJK Catat Aset Industri Keuangan Non Bank Tembus Rp 3.026 Triliun, Tumbuh 8,55 Persen

Whats New
UMP 2023 di Pulau Jawa Telah Ditetapkan, Ini Daftarnya

UMP 2023 di Pulau Jawa Telah Ditetapkan, Ini Daftarnya

Whats New
IHSG Melemah, Saham GOTO Sentuh Level Terendah

IHSG Melemah, Saham GOTO Sentuh Level Terendah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.