Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Moeldoko: Harga TBS Sawit Anjlok, Petani Lemas Hadapi Situasi Ini

Kompas.com - 21/07/2022, 19:08 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan bahwa petani kelapa sawit lemas karena harga tandan buah segar (TBS) sawit anjlok.

Meski begitu, ia meminta para petani untuk kembali bersemangat. Sebab pemerintah sudah melakukan berbagau upaya agar harga TBS sawit kembali naik.

"Pesan saya ke petani harus tetap semangat dalam menghadapi situasi saat ini. Petani lemas menghadapi situasi ini (harga TBS sawit anjlok). Tapi ayo, supaya semangatnya jangan turun, karena pemerintah sudah ambil langkah," ujarnya dalam Kompas Talks dengan tema Kondisi Perdagangan Kelapa Sawit Nusantara yang disiarkan virtual, Kamis (21/7/2022).

Baca juga: Pungutan Ekspor Sawit Dihapus, Gapki: Bisa Bikin Harga TBS Naik

Moeldoko mengatakan pemerintah sudah membuka kembali ekspor CPO agar minyak sawit di tangki-tangki perusahaan bisa tersalurkan ke pasar internasonal. Hal itu akan membuat perusahaan bisa menyerap TBS sawit petani sehingga harganya kembali naik. 

Namun Moeldoko juga mengungkapkan bahwa harga TBS sawit tak bisa langsung naik. Sebab ada masalah lain yakni adanya ketidaksiapakn kapal-kapal pengangkut CPO beroperasi.

"Karena pemerintah ambil langkah, begitu kebijakan ekspor dibuka gak ujug-ujug bisa segera (harga TBS sawit turun). Karena tangki (pabrik CPO) penuh, karena kapal belum siap," kata Moeldoko

Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit Terus Merosot, Petani Surati Presiden Jokowi

Meski begitu, ia mengatakan bahwa pemerintah sudah berbicara dengan asosiasi pengusaha perkapalan terkait persoalan kapal pengangkut CPO. Ia berharap akan banyak kapal yang sudah siap untuk mengangkut CPO ke negara-negara tujuan ekspor pada bulan ini.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko juga meminta ke petani sawit untuk mengatur keuangannya dengan baik agar bisa tetap bertahan di berbagai situasi, termasuk saat harga sawit anjlok.

"Jadi begitu harga turun, enggak mulas perutnya karena memikirkan situasi yang sulit. Saya mengimbau agar masyarakat kita untuk mengelola keuangan dengan baik, memikirkan anak- anak kita, cucu-cucu kita agar bisa sekolah, jangan pernah turun semangatnya," ungkap Moeldoko.

Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit Terus Merosot, Petani Surati Presiden Jokowi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Bayar MRT Pakai DANA, Beli Tiket via Aplikasi MRT Jakarta

Cara Bayar MRT Pakai DANA, Beli Tiket via Aplikasi MRT Jakarta

Spend Smart
Kasus Manipulasi Saham Gautam Adani yang Jadi Sorotan Jokowi

Kasus Manipulasi Saham Gautam Adani yang Jadi Sorotan Jokowi

Whats New
Optimisme China Dorong Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen

Optimisme China Dorong Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen

Whats New
Minyakita Langka dan Mahal, Luhut Turun Tangan

Minyakita Langka dan Mahal, Luhut Turun Tangan

Whats New
IHSG Diproyeksi Masih Lesu, Cermati Saham-saham Ini

IHSG Diproyeksi Masih Lesu, Cermati Saham-saham Ini

Whats New
Investor Asing Catatkan Aksi Beli di Tengah Pelemahan IHSG, Ini Daftar Saham Paling Banyak Diborong

Investor Asing Catatkan Aksi Beli di Tengah Pelemahan IHSG, Ini Daftar Saham Paling Banyak Diborong

Whats New
[POPULER MONEY] Harta Gautam Adani Menguap Lebih dari Rp 850 Triliun dalam 2 Pekan | Ekspor CPO Dibekukan

[POPULER MONEY] Harta Gautam Adani Menguap Lebih dari Rp 850 Triliun dalam 2 Pekan | Ekspor CPO Dibekukan

Whats New
Jadwal Kereta Bandara Kualanamu-Medan Pulang Pergi Februari 2023

Jadwal Kereta Bandara Kualanamu-Medan Pulang Pergi Februari 2023

Work Smart
Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI, BCA, BNI, BSI, dan Mandiri

Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI, BCA, BNI, BSI, dan Mandiri

Spend Smart
Bidik Peningkatan Kunjungan Turis Asing, Sandiaga Bakal Jajaki Potensi China, India, sampai Taiwan

Bidik Peningkatan Kunjungan Turis Asing, Sandiaga Bakal Jajaki Potensi China, India, sampai Taiwan

Whats New
Kantor SiCepat Cabang Rangkasbitung Dibobol Maling, Perusahaan akan Ganti Rugi Paket yang Rusak dan Dicuri

Kantor SiCepat Cabang Rangkasbitung Dibobol Maling, Perusahaan akan Ganti Rugi Paket yang Rusak dan Dicuri

Whats New
Kepala Otorita: Ada Investor yang akan Berinvestasi untuk Pembangunan IKN di Kuartal II-2023

Kepala Otorita: Ada Investor yang akan Berinvestasi untuk Pembangunan IKN di Kuartal II-2023

Whats New
Sebanyak 5,5 Juta Wisatawan Asing Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022

Sebanyak 5,5 Juta Wisatawan Asing Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022

Whats New
OJK akan Rampingkan Jumlah BPR Jadi 1.000 Dalam 5 Tahun Mendatang

OJK akan Rampingkan Jumlah BPR Jadi 1.000 Dalam 5 Tahun Mendatang

Whats New
Menko Airlangga: Tahun Politik Jadi Vitamin Baru untuk Pemulihan Ekonomi 2023

Menko Airlangga: Tahun Politik Jadi Vitamin Baru untuk Pemulihan Ekonomi 2023

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+