Ekonom: Konten YouTube Bisa Jadi Jaminan Utang, tapi Keputusan Tetap di Bank

Kompas.com - 25/07/2022, 13:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom sekaligus Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menilai aturan kekayaan intelektual termasuk konten YouTube sebagai jaminan utang di bank tidak mempersulit perbankan.

Pasalnya, kekayaan intelektual ini hanya satu dari sekian opsi jaminan utang yang dapat dipilih perbankan untuk memberikan pembiayaan ke nasabah.

"(Aturan) ini enggak bikin ribet, yang dilakukan bank enggak berubah. Ini cuma tambahan saja kalau kekayaan intelektual bisa menjadi jaminan," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (25/7/2022).

Baca juga: Isi Daya Kendaraan Listrik di Rumah Bisa Dapat Diskon Tarif 30 Persen

Menurutnya, pemerintah lewat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 hanya membuka peluang bagi perbankan yang ingin memberikan pembiayaan ke pelaku ekonomi kreatif, yaitu melalui kekayaan intelektual.

Artinya, keputusan menerima kekayaan intelektual tersebut sebagai jaminan utang tetap menjadi wewenang bank untuk menerima atau menolak pengajuan utang.

"Ini bukan harus (dipenuhi), keputusan tetap di bank. Banknya bisa yakin enggak dengan jaminan misal konten YouTube, kalau enggak yakin dia tetap bisa menolak," jelas Piter.

Selain itu, dia bilang, bank dalam memberikan pembiayaan ke nasabah tidak hanya berpatokan pada jaminan utang tetapi juga pada kepercayaannya kepada nasabah tersebut.

Untuk menilai apakah nasabah dapat dipercaya untuk diberikan utang, biasanya bank melakukan analisis karakter, kapasitas, modal, agunan, kondisi ekonomi nasabah.

Baca juga: Citayam Fashion Week Jadi Rebutan, Ini Tahapan Pendaftaran Merek di Kemenkumham

"Jadi walaupun sudah bisa menjadi jaminan, keputusan bank tetap pada keyakinannya atas nasabah, berdasarkan faktor-faktor lainnya juga. Khususnya karakter dari nasabah," ucapnya.

Kendati demikian, inti dari penerbitan PP Nomor 24 Tahun 2022 ialah pemerintah mendukung pelaku ekonomi kreatif agar mudah mendapatkan pembiayaan.

Kemudian, baik perbankan maupun masyarakat kini memiliki pandangan yang sama bahwa kekayaan intelektual bisa menjadi jaminan di bank. Meskipun tidak berarti semua kekayaan intelektual dapat diterima bank saat pengajuan kredit.

"Saya kira semua kekayaan intelektual seharusnya bisa menjadi jaminan di bank dan non bank. Bagus kalau pemerintah kemudian menegaskannya dalam sebuah PP," tuturnya.

Baca juga: Ini Kekayaan Intelektual yang Dapat Dijadikan Jaminan Utang ke Bank dan Non-bank

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melesat 614,37 Persen, Medco Energi Bukukan Laba Bersih 400,93 Juta Dollar AS

Melesat 614,37 Persen, Medco Energi Bukukan Laba Bersih 400,93 Juta Dollar AS

Whats New
Bantuan 'Rombong Berkah', Dorong Warga Bangun UMKM untuk Keluar dari Kesulitan Ekonomi

Bantuan "Rombong Berkah", Dorong Warga Bangun UMKM untuk Keluar dari Kesulitan Ekonomi

Whats New
Internet Makin Dibutuhkan di Masa Pemulihan Ekonomi, Dorong Terciptanya Society 5.0

Internet Makin Dibutuhkan di Masa Pemulihan Ekonomi, Dorong Terciptanya Society 5.0

Whats New
Kembali Raih Prestasi, Sido Muncul Berhasil Menjadi Pemenang Terbaik 1 SDGs Action Award 2022

Kembali Raih Prestasi, Sido Muncul Berhasil Menjadi Pemenang Terbaik 1 SDGs Action Award 2022

BrandzView
KA Argo Parahyangan Bakal Di-Nonaktifkan, Jubir Luhut hingga Kemenhub Kompak Sebut Masih Dalam Pembahasan

KA Argo Parahyangan Bakal Di-Nonaktifkan, Jubir Luhut hingga Kemenhub Kompak Sebut Masih Dalam Pembahasan

Whats New
Bappenas Luncurkan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan, Ini Manfaatnya

Bappenas Luncurkan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan, Ini Manfaatnya

Whats New
BI Lakukan Penyesuaian Kegiatan Operasional Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2023

BI Lakukan Penyesuaian Kegiatan Operasional Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2023

Whats New
Kemenkop UKM Ungkap Klasifikasi KSP yang Berpotensi Jadi 'Open Loop' dalam RUU P2SK

Kemenkop UKM Ungkap Klasifikasi KSP yang Berpotensi Jadi "Open Loop" dalam RUU P2SK

Whats New
KemenkopUKM Usulkan Koperasi yang Menjalankan Usaha di Sektor Jasa Keuangan Diawasi OJK

KemenkopUKM Usulkan Koperasi yang Menjalankan Usaha di Sektor Jasa Keuangan Diawasi OJK

Whats New
IndiHome Targetkan Tambah 1,8 Juta Pelanggan di Tahun Depan, Begini Strateginya

IndiHome Targetkan Tambah 1,8 Juta Pelanggan di Tahun Depan, Begini Strateginya

Whats New
[Kompasianival 2022 Better Nation] Indonesia Jadi Tuan Rumah Ajang Olahraga, Siapkah?

[Kompasianival 2022 Better Nation] Indonesia Jadi Tuan Rumah Ajang Olahraga, Siapkah?

Rilis
Dorong UMKM Naik Kelas, Erick Thohir Bagikan NIB di Lampung

Dorong UMKM Naik Kelas, Erick Thohir Bagikan NIB di Lampung

Whats New
KPPU Selesaikan 396 Perkara Praktik Monopoli Usaha Sepanjang 2000-2022

KPPU Selesaikan 396 Perkara Praktik Monopoli Usaha Sepanjang 2000-2022

Whats New
Stok Kedelai Langka, Harga Tahu Tempe Melejit

Stok Kedelai Langka, Harga Tahu Tempe Melejit

Whats New
Sisa Desember, Sri Mulyani Sebut Masih Ada Rp 537,2 Triliun Uang Negara yang Bakal Dibelanjakan

Sisa Desember, Sri Mulyani Sebut Masih Ada Rp 537,2 Triliun Uang Negara yang Bakal Dibelanjakan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.