Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MenkopUKM Yakin Produk UMKM Official Merchandise G20 Siap Bersaing di Pasar Global

Kompas.com - 26/07/2022, 21:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, UMKM yang terpilih menjadi official merchandise G20 sudah siap bersaing di pasar global.

Ia menjelaskan, adanya produk-produk UMKM dalam perhelatan G20 akan menjadi ajang promosi yang efektif. Pasalnya, side event Presidensi G20 Indonesia memiliki sekitar 269 acara.

"Jadi kalau semua official merchandise, suvenir, oleh-olehnya menggunakan produk UMKM, saya kira ini akan jadi ajang promosi yang sangat efektif," kata dia dalam konferensi pers, Selasa (26/7/2022).

Baca juga: Produk Daun Kelor dan Minyak Atsiri Jadi Merchandise G20

Ia menjelaskan, G20 nanti akan akan dihadiri oleh perwakilan penting dari setiap negara. Dengan menghadirkan produk UMKM yang baik, harapannya perwakilan negara tersebut dapat menarasikan pengalamannya dengan produk UMKM Indonesia.

"Jadi jangan dipertentangkan. Lalu yang tidak dipromosikan di sini bagaimana? Karena itu segmen pasarnya berbeda, jadi yang ini yang kami bawa ke depan," ucap dia.

"Kami juga memperhatikan keunggulan komparatis dibandingkan dengan negara-negara lain. Oleh karena itu ketika dikurasi produknya, kami juga memperhatikan itu," timpal dia.

Untuk itu, pihaknya berjanji akan melakukan pendampingan kepada UMKM mulai dari sisi produksi, kemasan, hingga branding-nya. Selain itu, Teten bilang, SMESCO sebagai kamar dagang KemenkopUKM juga siap melakukan bisnis matching ketika terdapat permintaan terhadap produk selama side event G20.

Baca juga: G20 Kumpulkan Rp 1.094 triliun untuk Dukung Pemulihan Negara Miskin

"Ini penting karena UMKM kalau bikin satu atau dua biji bagus, tetapi kalau sudah massal mulai standarnya kedodoran," ucap dia.

Teten optimistis, produk UMKM yang telah terkurasi ini telah melewati banyak ujian di dalam negeri.

"Misalnya di MBloc, PosBloc, dan Sarinah bisa menjadi daya tarik orang ke sana. Sarinah itu sudah 41.000 kunjungan per hari. Itu di dalamnya semua produk UMKM," tegas dia.

Terakhir, Teten berharap produk UMKM Indonesia dapat diterima di pasar dalam negeri dan luar negeri.

"Kami optimistis dapat diterima di pasar dunia. Ekosistem ini harus diperbaiki. Jadi harapan kita untuk produk UMKM menguasi pasar dalam negeri dan luar negeri dapat jadi kenyataan," pungkas dia.

Baca juga: UMKM yang Ingin Go Global Perlu Didampingi dan Diberi Edukasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Merger 2 Bank Penuhi Modal Inti Rp 3 Triliun, OJK: Juni 2023 Selesai Prosesnya

Soal Merger 2 Bank Penuhi Modal Inti Rp 3 Triliun, OJK: Juni 2023 Selesai Prosesnya

Whats New
Belum Kantongi Izin, KKP Hentikan Dua Proyek Reklamasi di Kepulauan Riau

Belum Kantongi Izin, KKP Hentikan Dua Proyek Reklamasi di Kepulauan Riau

Whats New
Jokowi Panggil Kepala Bapanas ke Istana, Bahas Apa?

Jokowi Panggil Kepala Bapanas ke Istana, Bahas Apa?

Whats New
Tuduhan Hindenburg Research Ini Bikin Duit Ratusan Triliun Gautam Adani Menguap

Tuduhan Hindenburg Research Ini Bikin Duit Ratusan Triliun Gautam Adani Menguap

Whats New
Perlindungan Data Pribadi Perlu Diperkuat

Perlindungan Data Pribadi Perlu Diperkuat

Rilis
Beli Solar Tanpa QR Code MyPertamina Dibatasi Hanya 20 Liter Per Hari

Beli Solar Tanpa QR Code MyPertamina Dibatasi Hanya 20 Liter Per Hari

Whats New
Periset BRIN: Memilih Kalteng untuk Food Estate adalah Pilihan Tepat

Periset BRIN: Memilih Kalteng untuk Food Estate adalah Pilihan Tepat

Rilis
Abon, Bawang Goreng, hingga Rendang, Jadi Produk yang Paling Cocok Diekspor

Abon, Bawang Goreng, hingga Rendang, Jadi Produk yang Paling Cocok Diekspor

Smartpreneur
OJK Berencana Terbitkan Mini 'Omnibus Law' untuk Gabungkan Aturan Turunan UU PPSK

OJK Berencana Terbitkan Mini "Omnibus Law" untuk Gabungkan Aturan Turunan UU PPSK

Whats New
Ekonomi 2022 Tumbuh 5,31 Persen, BPS Sebut Pendapatan Masyarakat Membaik

Ekonomi 2022 Tumbuh 5,31 Persen, BPS Sebut Pendapatan Masyarakat Membaik

Whats New
Meski Resesi Global, Kepala Otorita IKN 'Pede' Ada Konglomerat Cari Tempat Parkir Uangnya

Meski Resesi Global, Kepala Otorita IKN "Pede" Ada Konglomerat Cari Tempat Parkir Uangnya

Whats New
Soal IPO Pertamina Hulu Energi, OJK: Ada Sedikit Penundaan

Soal IPO Pertamina Hulu Energi, OJK: Ada Sedikit Penundaan

Whats New
Infrastruktur JIS Dikeluhkan Usai Konser Dewa 19, Sandiaga Minta Pengelolaannya Terintegrasi

Infrastruktur JIS Dikeluhkan Usai Konser Dewa 19, Sandiaga Minta Pengelolaannya Terintegrasi

Whats New
Penerapan 'Carbon Capture', Upaya Mencapai Target Produksi Migas Sekaligus NZE

Penerapan "Carbon Capture", Upaya Mencapai Target Produksi Migas Sekaligus NZE

Whats New
Kredit Restrukturisasi Covid-19 Perbankan Turun Jadi Rp 469 Triliun di 2022

Kredit Restrukturisasi Covid-19 Perbankan Turun Jadi Rp 469 Triliun di 2022

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+