Kontrak Penyaluran LNG ke RU IV Cilacap Disepakati Selama 30 Tahun

Kompas.com - 27/07/2022, 19:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Subholding Gas Pertamina PT PGN Tbk meneken kontrak untuk memasok gas bumi ke RU IV Cilacap dengan total volume kontrak tahunan gas sekitar 51 MMSCFD. 

Penandatangan Kesepakatan Inisiatif Strategis Pembangunan Small Land Based Terminal Regasifikasi LNG RU IV Cilacap dilaksanakan pada 25 Juli 2022. 

Dari jumlah itu, sebesar 36 MMSCFD mulai disalurkan 2024 ke Kilang Eksisting RU IV Cilacap. Kemudian sebesar 15 MMSCFD disalurkan mulai 2026 untuk proyek New Diesel Hydrotreating (New DHT). Penyaluran tersebut merupakan kerja sama PGN dengan Subholding Refinery & Petrochemical PT Kilang Pertamina Intenasional (KPI). 

Baca juga: Di Tengah Tantangan Dekarbonisasi, IGS Perkuat Peran Pengembangan Gas dan LNG

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar mengatakan bahwa periode kontrak juga telah disepakati selama 30 tahun. Periode kontrak ini ditujukan untuk mengoptimasi keekonomian proyek dan memenuhi target strategis yakni efisiensi biaya bahan bakar di Kilang.

“Mengacu pada upaya pencapaian penghematan biaya bahan bakar di RU Cilacap merupakan dasar pemilihan opsi penyaluran gas menggunakan skema small land based regasification. Pertamina juga mendukung penuh proyek ini, sehingga untuk kebutuhan RU IV Cilacap, PGN akan memanfaatkan LNG portofolio milik Pertamina sebanyak delapan kargo per tahun ,” ujar Achmad melalui keterangannya, Rabu (27/7/2022).

Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Gas Bumi, Apa Bedanya LPG, LNG, dan CNG?

Achmad melanjutkan, untuk penyaluran gas ke RU IV Cilacap akan menggunakan LNG Carrier (LNGC) berukuran 19.000 M³ pada Fase 1 (2024 – 2025) dan new build LNGC berukuran 35.000 M³ pada Fase 2 mulai tahun 2026.

Potensi pasar dari penyaluran LNG ke RU IV Cilacap juga cukup besar, sekaligus bisa menjadi entry point pengembangan LNG retail di Jawa Tengah bagian selatan.

“PGN memberikan layanan terbaik pada kesepakatan antara PGN dan KPI untuk bisa saling menguntungkan di Pertamina Group. Gasifikasi Kilang sekaligus menjadi kontribusi PGN terhadap perekonomian nasional, optimasi sumber energi domestik, dan pencapaian bauran energi nasional di masa transisi energi,” pungkas Achmad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inflasi September Tertinggi Sejak 2014, Ekonom Sebut Bukan Skenario Terburuk

Inflasi September Tertinggi Sejak 2014, Ekonom Sebut Bukan Skenario Terburuk

Whats New
23 Hotel di Bali Siap Sambut Delegasi KTT G20

23 Hotel di Bali Siap Sambut Delegasi KTT G20

Whats New
Kemenaker Gelar Job Fair Virtual di 3 Provinsi, Catat Tanggalnya

Kemenaker Gelar Job Fair Virtual di 3 Provinsi, Catat Tanggalnya

Spend Smart
Simak, 20 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia Versi GrabJobs

Simak, 20 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia Versi GrabJobs

Rilis
IHSG Parkir di Zona Hijau, Sektor Energi Melesat 2 Persen

IHSG Parkir di Zona Hijau, Sektor Energi Melesat 2 Persen

Whats New
PMI Manufaktur RI 53,7 di September, Airlangga: Adanya Percepatan Pemulihan Ekonomi

PMI Manufaktur RI 53,7 di September, Airlangga: Adanya Percepatan Pemulihan Ekonomi

Whats New
Herman Khaeron Dedikasikan Diri Dampingi 1.000 Pelaku UMKM Jabar agar Naik Kelas

Herman Khaeron Dedikasikan Diri Dampingi 1.000 Pelaku UMKM Jabar agar Naik Kelas

Whats New
Berkat UMKM, Ekonomi Yogyakarta Mampu Pulih dari Pandemi Covid-19

Berkat UMKM, Ekonomi Yogyakarta Mampu Pulih dari Pandemi Covid-19

Whats New
Kuota BBM Bersubsidi Ditambah, Pertalite Jadi 29,91 Juta KL dan Solar 17,83 Juta KL

Kuota BBM Bersubsidi Ditambah, Pertalite Jadi 29,91 Juta KL dan Solar 17,83 Juta KL

Rilis
Targetkan Penanganan 10.000 Hektar Kawasan Kumuh, Ini Strategi Kementerian PUPR

Targetkan Penanganan 10.000 Hektar Kawasan Kumuh, Ini Strategi Kementerian PUPR

Whats New
Imbal Hasil Obligasi AS Terkontraksi, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Level 15.283 per Dollar AS

Imbal Hasil Obligasi AS Terkontraksi, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Level 15.283 per Dollar AS

Whats New
Mencegah Kehilangan Perpajakan dari Pengelolaan Dana Desa

Mencegah Kehilangan Perpajakan dari Pengelolaan Dana Desa

Whats New
Soal Rencana Penyehataan Keuangan Wanaartha Life, Ini Kata OJK

Soal Rencana Penyehataan Keuangan Wanaartha Life, Ini Kata OJK

Whats New
6.000 Hektar Lahan di Sumbar Dikebut untuk Peremajaan Sawit Rakyat

6.000 Hektar Lahan di Sumbar Dikebut untuk Peremajaan Sawit Rakyat

Whats New
Tawarkan Bunga Rendah, Simak Syarat Pengajuan dari 5 Jenis KUR Mandiri

Tawarkan Bunga Rendah, Simak Syarat Pengajuan dari 5 Jenis KUR Mandiri

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.