Ada Galon Kemasan Air Mineral Palsu, YLKI: Produsen Harus Evaluasi Mata Rantai secara Rutin

Kompas.com - 29/07/2022, 20:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengimbau produsen air minum dalam kemasan (AMDK) untuk mengevaluasi seluruh mata rantai distribusinya secara rutin.

Hal tersebut menyangkut adanya pemalsuan dan pengoplosan AMDK yang beruang kali terjadi.

Anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tubagus Haryo mengatakan, produsen perlu mengambil langkah-langkah responsif untuk kasus galon palsu dan pengoplosan.

Baca juga: Cara Cek Galon Air yang Kita Beli Palsu atau Tidak, Menurut YLKI

"Fenomena ini sudah lama (terjadi), sehingga seharusnya bisa dideteksi dari awal. Galonnya resmi, segelnya resmi, tapi isinya, dalam hal ini air dalam kemasannya, justru bukan dari produsen," kata dia dalam siaran pers, dikutip Jumat (29/7/2022).

Ia menambahkan, AMDK galon isi ulang sangat rentan dengan pemalsuan.

“Kalau perlu, tutup, segel, dan galonnya dimodifikasi dalam kurun waktu tertentu untuk menghindari penipuan seperti ini,” imbuh dia.

Menurut Tubagus, hasil survei YLKI pada 18 Maret 2022 mendapati, 83 persen penjual AMDK mengaku tidak mendapatkan edukasi terkait produk AMDK dari produsennya.

“Sudah menjadi tanggung jawab produsen menjelaskan bagaimana dengan baik dan mudah dicerna, cara memilih produk yang asli dan terjamin. Dan bisa juga membuka bulan pengaduan supaya masyarakat bisa tahu mengadu ke mana kalau ada komplain,” tutur dia

Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rizal Halim mengatakan, pihaknya sudah sejak tahun lalu mengkaji kasus-kasus pemalsuan galon isi ulang bermerek.

Baca juga: Beredar Galon dan Kemasan Air Mineral Palsu, YLKI: Hati-hati, Cek Fisik Air hingga Tanggal Kedaluwarsa

Bahkan, BPKN sudah memberi rekomendasi kepada pemerintah agar mengawasi persoalan ini.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.