Soal Platform Digital Diblokir Kominfo, Ini Kata Ditjen Pajak

Kompas.com - 02/08/2022, 16:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak Kemenkeu) belum melakukan pembahasan secara khusus dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait pemblokiran platform digital yang tidak mendaftar sebagai penyelenggara sistem elektronik (PSE).

Seperti diketahui, beberapa platform digital yang tak mendaftar PSE sempat diblokir oleh Kominfo, di antaranya Steam (Valve Corporation) dan Epic Games (Epic Games International S.a.r.l., Bertrange, Root Branch). Padahal keduanya ditugasi Ditjen Pajak sebagai pemungut pajak pertambahan nilai (PPN) dari perdagangan yang menggunakan sistem elektronik (PMSE).

"Saya belum komunikasi persis, kemarin saya baru mendengar dan saya ingin ngobrol dengan teman-teman Kominfo, mudah-mudahan kita tidak terganggu lah ya," ujar Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo dalam media briefing di kantornya, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

Baca juga: Kominfo: PayPal Berkomitmen Lakukan Pendaftaran PSE Dalam Waktu Dekat

Menurutnya, Ditjen Pajak akan melakukan komunikasi aktif dengan Kominfo terkait kebijakan PSE yang beririsan dengan perpajakan. Sebab jika platform digital yang ditunjuk sebagai PMSE diblokir, maka akan berpengaruh terhadap pungutan PPN sektor digital.

Suryo memastikan akan menunggu perkembangan dari pihak Kominfo perihal kebijakan pemblokiran akan dilakukan sampai kapan terhadap platform digital yang tunjuk sebagai PMSE.

"Jadi terkait (platform digital) yang diblokir, dapat kami sampaikan kami akan terus komunikasi dengan Kominfo. Nanti kami lihat seperti apa progresnya. Tapi nanti kami akan komunikasi dengan Kominfo terkait hal ini," ungkapnya.

Sebelumnya, Kominfo memblokir 7 platform digital populer yang belum mendaftar sebagai PSE, yaitu PayPal, Steam, Dota, CS Go, Yahoo, Origin.com, dan EpicGames. Kominfo pun tengah membangun komunikasi dengan perusahaan-perusahaan itu untuk mendaftar PSE.

Baca juga: Jika Situs Asing Ilegal Tak Daftar PSE, Siapa yang Tanggung Jawab jika User Alami Kerugian?

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, saat ini 3 dari 7 platform digital tersebut tidak memberikan respons, yakni Yahoo, Origin.Com, dan Epic Games. Pihaknya kini melibatkan kedutaan besar tempat 3 platform digital itu berasal.

"Kominfo tidak tinggal diam, tidak pasif tapi aktif melakukan komunikasi, termasuk berkomunikasi dengan kementerian dan lembaga terkait di dalam negeri dan dengan kedutaan besar negara sahabat," ujarnya saat ditemui di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2022).

Menurut Johnny supaya bisa beroperasi lagi, PSE yang telah diblokir sejak 30 Juli 2022 harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Ia bilang, ketentuan ini guna melindungi kepentingan masyarakat Indonesia di dalam ruang digital.

Sebagai informasi, untuk PayPal, blokirnya telah dibuka sementara oleh Kominfo per 31 Juli 2022 pukul 08.00 WIB agar saldo masyarakat yang masih tersimpan di perusahaan itu bisa ditransaksikan.

Lalu Steam, Dota, dan Cs Go yang tergabung dalam Valve Corporation telah dibuka aksesnya per 2 Agustus 2022 pukul 08.30 WIB. Begitu pula dengan Yahoo yang dibuka aksesnya per 2 Agustus 2022 pukul 08.30 WIB. 

Baca juga: Alibaba hingga Amazon Belum Daftar PSE, Kominfo: Masih Diberi Tenggat Waktu 5 Hari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Mulyani Dorong Pemda Belanjakan Dana Mengendap di Bank

Sri Mulyani Dorong Pemda Belanjakan Dana Mengendap di Bank

Whats New
Bentang Bontang, Kolaborasi PKT - Seniman Munculkan Wajah Industri Humanis

Bentang Bontang, Kolaborasi PKT - Seniman Munculkan Wajah Industri Humanis

Rilis
Turun 73 Poin, IHSG Ditutup Merah 5 Kali Berturut-turut

Turun 73 Poin, IHSG Ditutup Merah 5 Kali Berturut-turut

Whats New
Sri Mulyani: DKI Jakarta Dapat Hibah Jalan Nasional Rp 217 Triliun dari Kementerian PUPR

Sri Mulyani: DKI Jakarta Dapat Hibah Jalan Nasional Rp 217 Triliun dari Kementerian PUPR

Whats New
Izin Usaha Dicabut, Wanaartha Life Mengaku Bakal Utamakan Pemegang Polis

Izin Usaha Dicabut, Wanaartha Life Mengaku Bakal Utamakan Pemegang Polis

Whats New
Catatan Boeing dan INACA soal Geliat Industri Penerbangan Indonesia

Catatan Boeing dan INACA soal Geliat Industri Penerbangan Indonesia

Whats New
Hati-hati Simpan Uang di Bank Singapura dan Thailand, Tak Semua Dijamin

Hati-hati Simpan Uang di Bank Singapura dan Thailand, Tak Semua Dijamin

Whats New
Izin Usaha Dicabut, Manajemen Wanaartha Life Kebut Penyusunan Neraca Keuangan

Izin Usaha Dicabut, Manajemen Wanaartha Life Kebut Penyusunan Neraca Keuangan

Whats New
Mau Sukses Berbisnis? Bangun Tim yang Solid

Mau Sukses Berbisnis? Bangun Tim yang Solid

Smartpreneur
Ini 4 Kiat Sukses Bisnis Kuliner ala Merchant ShopeeFood MakCiak

Ini 4 Kiat Sukses Bisnis Kuliner ala Merchant ShopeeFood MakCiak

Smartpreneur
Waspadai Gagal Bayar, OJK Pantau 22 Perusahaan Pinjol dengan TWP90 di Atas 5 Persen

Waspadai Gagal Bayar, OJK Pantau 22 Perusahaan Pinjol dengan TWP90 di Atas 5 Persen

Whats New
Punya Tanggungan Rp 15,84 Triliun, Aset Wanaartha Life Tak Sampai Rp 270 Miliar

Punya Tanggungan Rp 15,84 Triliun, Aset Wanaartha Life Tak Sampai Rp 270 Miliar

Whats New
Bahlil Minta Investor Asing Berdayakan Masyarakat di Daerah

Bahlil Minta Investor Asing Berdayakan Masyarakat di Daerah

Whats New
Dongkrak Produktivitas Gula Nasional, Petrokimia Gresik Gandeng SGN

Dongkrak Produktivitas Gula Nasional, Petrokimia Gresik Gandeng SGN

Rilis
Sri Mulyani: Basuki Hadimuljono Bapak Pembangunan Indonesia Sesungguhnya

Sri Mulyani: Basuki Hadimuljono Bapak Pembangunan Indonesia Sesungguhnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.