Sri Mulyani Sebut Digitalisasi Jadi Upaya Tekan Peluang Korupsi

Kompas.com - 03/08/2022, 14:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, digitalisasi menjadi upaya untuk menekan potensi praktik korupsi di pemerintahan. Oleh sebab itu, kementerian/lembaga terus didorong untuk melakukan transformasi digital.

Bendahara negara itu mengungkapkan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengintsruksikan untuk kementerian/lembaga membangun platform digital untuk mempersempit terjadinya praktik korupsi dan meningkatkkan integritas para pegawai pemerintahan.

"Kesempatan dan peluang untuk terjadinya korupsi di dalam transaksi dapat dikurangi dan dihapuskan, antara lain dengan membangun platform digital. Ini akan mempersempit dan mengurangi kemungkinan terjadinya praktek bisnis yang tidak baik yaitu korupsi atau dalam hal ini terhadap integritas," ujarnya dalam webinar Digitalisasi sebagai Sarana Pencegahan Korupsi, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Sri Mulyani Yakin Ekonomi Indonesia Kuartal II-2022 Tumbuh Lebih dari 5 Persen

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sendiri, kata Sri Mulyani, terus melakukan transformasi digital dalam mengelola keuangan negara. Ia bilang, kementeriannya telah berinvestasi di bidang infrastruktur dan pembangunan sistem digital, serta melakukkan perubahan bisnis proses.

Seperti pada Ditjen Pajak Kemenkeu, yang membuat terobosan dengan coretax administration system dan implementasinya akan dimulai pada Januari 2024. Serta pembuatan sistem electronic filing (e-filing) untuk membantu wajib pajak melakukan kewajiban perpajakannya.

Lalu pada Ditjen Anggaran dan Ditjen Perimbangan Keuangan dibangun sistem digital yang disebut sistem informasi keuangan daerah (SIKD). Sistem ini mengintegrasikan antara sistem kolaborasi perencanaan dan informasi kinerja anggaran (Krisna) dan sistem aplikasi keuangan tingkat instansi (Sakti).

"Sistem ini adalah sistem berbasis digital secara elektronik, agar siklus penganggaran dapat dilakukan secara komprehensif dan konsisten, serta tentu bisa menghindarkan dari pemborosan maupun kompromi terhadap integritas," jelas Sri Mulyani.

Baca juga: Inflasi Juli Tertinggi Sejak 2015, Sri Mulyani: Masih Relatif Moderat

Ia menambahkan, selama pandemi Covid-19 akselerasi digitalisasi memang mengalami peningkatan karena adanya pembatasan aktivitas secara fisik. Maka dari itu, penguatan transformasi digital melalui investasi infrastruktur digital menjadi keharusan yang tidak bisa ditunda.

Menurutnya, selama masa pandemi, pemerintah memutuskan untuk memangkas anggaran seluruh kementerian/lembaga, kecuali yang memiliki fungsi untuk membantu sektor kesehatan dan transformasi digital. Alhasil belanja transformasi digital selama pandemi tidak dipotong, justru malah ditingkatkan.

"Ini merupakan suatu bukti bahwa pemerintah melihat pondasi untuk membangun transformasi digitalisasi melalui investasi infrastruktur digital adalah keharusan, yang tidak dikorbankan hanya karena terjadinya pandemi, justru kita harus akselerasi di dalam investasi," tutup Sri Mulyani.

Baca juga: Di Mana Sri Mulyani Menyimpan Ribuan Triliun Duit Negara?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lowongan Kerja Pegadaian untuk S1, Ini Persyaratannya

Lowongan Kerja Pegadaian untuk S1, Ini Persyaratannya

Work Smart
Ombudsman Minta DMO Dicabut, Mendag: Kalau Minyak Ngamuk, Emang di Sana Tanggung Jawab?

Ombudsman Minta DMO Dicabut, Mendag: Kalau Minyak Ngamuk, Emang di Sana Tanggung Jawab?

Whats New
[POPULER MONEY] Waktu Tepat untuk Membeli Emas | Mendag Zulhas: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

[POPULER MONEY] Waktu Tepat untuk Membeli Emas | Mendag Zulhas: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

Whats New
Ada Kasus BLT BBM Gagal Dicairkan, Mensos Risma Didesak Lakukan Pembenahan

Ada Kasus BLT BBM Gagal Dicairkan, Mensos Risma Didesak Lakukan Pembenahan

Whats New
Cara Transfer Pulsa Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren

Cara Transfer Pulsa Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren

Spend Smart
Syarat dan Cara Buka Rekening BRI, BNI, BSI, dan Mandiri Online

Syarat dan Cara Buka Rekening BRI, BNI, BSI, dan Mandiri Online

Whats New
Simak 3 Cara Transfer BCA ke DANA dengan Mudah dan Praktis

Simak 3 Cara Transfer BCA ke DANA dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah, Cukup Siapkan NIK

Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah, Cukup Siapkan NIK

Whats New
Badan Pangan Nasional: Pemerataan Distribusi Kunci Menjaga Stabilitas Pangan

Badan Pangan Nasional: Pemerataan Distribusi Kunci Menjaga Stabilitas Pangan

Whats New
Stabilisasi Harga, Badan Pangan Nasional Serap Ayam Hidup Peternak Mandiri Kecil

Stabilisasi Harga, Badan Pangan Nasional Serap Ayam Hidup Peternak Mandiri Kecil

Rilis
Mendag Minta Anggaran Jumbo Rp 100 Triliun ke Jokowi, Buat Apa?

Mendag Minta Anggaran Jumbo Rp 100 Triliun ke Jokowi, Buat Apa?

Whats New
Jaga Harga Beras Stabil, Mendag: Impor Pun Saya Rela

Jaga Harga Beras Stabil, Mendag: Impor Pun Saya Rela

Whats New
Syarat Daftar BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir Sesuai Jenis Kepesertaan

Syarat Daftar BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir Sesuai Jenis Kepesertaan

Whats New
Sudah Seminggu Produk Daging Sapi dan Turunannya Dilarang Masuk ke Kupang, Kenapa?

Sudah Seminggu Produk Daging Sapi dan Turunannya Dilarang Masuk ke Kupang, Kenapa?

Whats New
100 Hari Jabat Mendag, Zulhas Klaim Bisa Selesaikan Polemik Minyak Goreng hingga Cegah Korupsi

100 Hari Jabat Mendag, Zulhas Klaim Bisa Selesaikan Polemik Minyak Goreng hingga Cegah Korupsi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.