OJK: Bunga "Fintech Lending" Diperkirakan antara 0,3 sampai 0,46 Persen Per Hari

Kompas.com - 05/08/2022, 09:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, berdasarkan hasil dari tim riset internal, besaran bunga untuk industri fintech lending diperkirakan berada pada kisaran 0,3 persen hingga 0,46 persen.

Deputi Komisioner Pengawas IKNB II OJK Moch. Ihsanuddin mengatakan, angka tersebut didapatkan dari perhitungan data historis dari seluruh platform yang melakukan pembiayaan baik konsumtif maupun produktif.

"Tim riset telah mendiskusikan dan dilihat bunga tidak akan jauh-jauh dari angka range kisaran 0,3 sampai 0,46 persen. (Besar bunga tersebut) diberlakukan agar perusahaan sustain," kata dia dalam media briefing, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: OJK: Hingga Juni 2022, Fintech P2P Lending Salurkan Pembiayaan Rp 52,92 Triliun

Ia menambahkan, perusahaan yang memberikan pembiayaan tanpa tatap muka memiliki risiko yang cukup tinggi.

"Jadi kompensasinya itu antara lain. karena yang membuat (fintech) lending itu menarik adalah kemudahan dan kecepatan. Nah itulah ada biaya kemudahan dan kecepatan itu adalah suku bunga tersebut," tegas dia.

Ihsanuddin mengatakan, OJK akan mengumumkan besaran angka yang pas, tetapi pihaknya tidak ingin gegabah. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sendiri sempat mengusulkan besaran bunga berada pada angka 0,4 persen per hari.

Baca juga: OJK: Moratorium Izin Fintech P2P Lending Masih Berlaku, Cegah Pinjol Ilegal Bermunculan

Lebih lanjut, ia meminta masyarakat tidak semata-mata melihat besaran angka 0,4 persen saja. Pasalnya, fintech P2P sektor produktif untuk petani dan nelayan ada yang memiliki besaran bunga kompetitif. Fintech jenis itu bisa menyalurkan pembiayaan dengan bunga 10 persen per tahun.

"Jadi jangan dilihat yang konsumtif saja, yang 0,4 persen per hari itu saja, harus komprehensif melihat bunga fintech lending itu sebenarnya berapa," tandas dia.

Baca juga: OJK Terbitkan POJK Baru, Atur soal Penyelenggaraan TI Perbankan

Perlu diketahui, OJK telah menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi.

POJK ini merupakan penyempurnaan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (POJK 77/2016).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.