Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tekan Harga Minyak Goreng, Kemendag Bakal Kirim 1.000 Ton Minyakita ke Papua

Kompas.com - 05/08/2022, 15:18 WIB
Elsa Catriana,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan kapal untuk mengangkut minyak goreng curah sebanyak 1.000 ton ke Papua.

Syailendra menuturkan upaya ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran dan menekan harga minyak goreng curah ke Papua.

"Ini makanya saya mau rapat lagi ini, lagi disiapin kapalnya. Tapi kita sudah siap kok barangnya," ujar Syailendra di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (5/8/2022).

Baca juga: Kemendag: Hingga 1 Agustus, 95 Perusahaan Dapat Izin Pakai Merek Minyakita

Syailendra mengaku sejauh ini pihaknya masih melakukan rapat untuk membahas kapal yang digunakan untuk pengiriman. Sementara untuk armada, pihaknya juga telah bekerja sama dengan dinas perhubungan kapal Indonesia.

"Hari ini masih rapat itu terkait ruang muat kapal, kapal yang disiapin itu 1.100 ton. Tapi saya enggak tahu ada berhenti di NTB dan lain-lain. Tapi yang jelas itu mau kita banjirin (kirim banyak minyak goreng curah). Minggu depan saya mau ke Papua dan Maluku," kata Syailendra.

Selain itu, Syailendra juga mengatakan harga minyak goreng curah di Papua masih tinggi di kisaran Rp 15.000-20.000 per liter.

Namun, ia memastikan harga akan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter setelah minyak goreng kemasan milik Kemendag yang bermerek Minyakita sampai ke Papua.

"Sekarang posisinya di Indonesia Timur masih tinggi ada Rp 15.000-20.000 itu kalau kita sudah serbu gitu ya. (Minyakita) kan ada lebelnya HET Rp 14.000, pakai botol loh, keren dengan merek Minyakita," tuturnya.

Baca juga: Bingung Cari Penjual Minyakita? Begini Caranya


Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan Kemendag akan mengirimkan 1.000 ton minyak goreng curah untuk mendorong harga minyak goreng curah di Papua dan Maluku murah.

Adapun harga minyak goreng curah di Papua, kata dia, dibanderol Rp 17.000 per liter.

"Papua minggu depan saya ke pengapalan, kira-kira kita akan kirim hampir 1.000 ton. Kalau masuk empat jenis barang-barang itu, karena di Papua nggak bisa curah kan, dia harus kemasan. Nah kemasannya baru jadi. Kemasan sederhana. Kalau curah bawanya susah," kata Zulhas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/8/2022).

Baca juga: Viral Minyak Goreng Mengambang di Laut, Kemendag: Sudah Selesai Ditangani

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

IHSG Ambles 1,07 Persen, Rupiah Melemah ke Level Rp 16.266 Per Dollar AS

IHSG Ambles 1,07 Persen, Rupiah Melemah ke Level Rp 16.266 Per Dollar AS

Whats New
Buka Asia Business Council's 2024, Airlangga Tegaskan Komitmen Indonesia Percepat Pembangunan Ekonomi

Buka Asia Business Council's 2024, Airlangga Tegaskan Komitmen Indonesia Percepat Pembangunan Ekonomi

Whats New
Voucher Digital Pizza Hut Kini Tersedia di Ultra Voucher

Voucher Digital Pizza Hut Kini Tersedia di Ultra Voucher

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Jumat 19 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Harga Bahan Pokok Jumat 19 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Whats New
Detail Harga Emas Antam Jumat 19 April 2024, Naik Rp 10.000

Detail Harga Emas Antam Jumat 19 April 2024, Naik Rp 10.000

Earn Smart
Chandra Asri Group Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Perum Jasa Tirta II untuk Kebutuhan EBT di Pabrik

Chandra Asri Group Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Perum Jasa Tirta II untuk Kebutuhan EBT di Pabrik

Whats New
IHSG Bakal Lanjut Menguat? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Lanjut Menguat? Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Earn Smart
Perkenalkan Produk Lokal, BNI Gelar Pameran UMKM di Singapura

Perkenalkan Produk Lokal, BNI Gelar Pameran UMKM di Singapura

Whats New
Harga Emas Dunia Terus Menguat di Tengah Ketegangan Konflik Iran dan Israel

Harga Emas Dunia Terus Menguat di Tengah Ketegangan Konflik Iran dan Israel

Whats New
Menko Airlangga Ingin Pedagang Ritel Berdaya, Tak Kalah Saling dengan Toko Modern

Menko Airlangga Ingin Pedagang Ritel Berdaya, Tak Kalah Saling dengan Toko Modern

Whats New
Allianz dan HSBC Rilis Asuransi untuk Perencanaan Warisan Nasabah Premium

Allianz dan HSBC Rilis Asuransi untuk Perencanaan Warisan Nasabah Premium

Whats New
Saham Teknologi Tertekan, Wall Street Berakhir Mayoritas di Zona Merah

Saham Teknologi Tertekan, Wall Street Berakhir Mayoritas di Zona Merah

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 19 April 2024

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 19 April 2024

Spend Smart
Bapanas Tugaskan ID Food Impor 20.000 Ton Bawang Putih Asal China

Bapanas Tugaskan ID Food Impor 20.000 Ton Bawang Putih Asal China

Whats New
Mata Uang Italia Sekarang dan Sebelum Gabung Uni Eropa

Mata Uang Italia Sekarang dan Sebelum Gabung Uni Eropa

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com