Banggakan Kereta Cepat, Menhub: Jakarta-Bandung Hanya 36 Menit

Kompas.com - 06/08/2022, 10:09 WIB

KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) akan mendukung kecepatan konektivitas masyarakat di kedua kota tersebut.

Menurut Budi Karya, KCJB mengadopsi teknologi tinggi yaitu Grade of Automation (GOA) Level 1, serta memiliki desain yang ramping sehingga dapat mendukung kecepatan hingga mencapai 350 km/jam.

Dengan kecepatan tersebut, Jakarta dan Bandung yang berjarak sekitar 150 kilometer tersebut, bisa ditempuh hanya dalam waktu paling 36 menit hingga paling lama 45 menit.

“Waktu tempuh Jakarta-Bandung hanya membutuhkan waktu 36-45 menit. Sebelumnya membutuhkan kurang lebih 2,5 jam untuk sampai tujuan,” ucap Budi Karya dikutip dari Antara, Sabtu (6/8/2022).

Baca juga: Kilas Balik China-Jepang Rebutan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Nantinya, KCJB akan melayani sebanyak 68 perjalanan setiap harinya dan berhenti di lima stasiun.

Meski demikian, bagi penumpang yang ingin menuju Kota Bandung, tampaknya harus lebih bersabar. Karena stasiun pemberhentian kereta cepat berada di Padalarang yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Untuk melanjutkan perjalanan menuju Kota Bandung, penumpang kereta cepat bisa menggunakan pilihan kendaraan pribadi, transportasi publik, maupun transportasi online dari Padalarang yang terkenal sebagai daerah penambangan batu kapur ini. 

Alternatif lainnya, penumpang kereta cepat tujuan Kota Bandung bisa berjalan kaki menuju Stasiun KA Padalarang dan beralih menggunaan KA feeder yang rutenya hampir sama dengan KA lokal Bandung Raya.

Baca juga: Penumpang Kereta Cepat Turun di Padalarang, ke Kota Bandung Harus Ganti Kendaraan

Opsi lainnya, selain turun di Stasiun Padalarang, penumpang kereta cepat juga bisa melanjutkan perjalanan hingga ke stasiun akhir yang berada di Tegalluar yang masuk Kabupaten Bandung.

“Untuk itu, saya mengimbau kecepatan waktu konstruksi dan integrasi sistem dapat dipercepat, agar manfaat yang sudah sudah ditunggu masyarakat pengguna kereta api dapat segera bisa dirasakan,” ungkap Budi Karya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.