Tahap Awal Penyelamatan, 12 PMI yang Disekap di Kamboja Tiba di Tanah Air

Kompas.com - 06/08/2022, 13:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bersama Kementerian Luar Negari (Kemenlu) telah memulangkan sebanyak 12 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sempat disekap di Kamboja.

Para PMI yang menjadi korban penipuan perusahaan online scam telah tiba di Tanah Air, pada Jumat (5/8/2022) malam. Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Asia dan Afrika BP2MI, Brigjen Pol Suyanto mengatakan, Pemerintah Indonesia akan mengevakuasi semua PMI yang disekap di Kamboja.

"Setelah melakukan perjalanan sekitar enam jam dari lokasi penyekapan. Para PMI tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 19.40 dengan penerbangan GA837. Selanjutnya PMI akan diantarkan ke Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) milik Kemensos dan dilakukan BAP kembali oleh Bareskrim serta assessment pendataan oleh Kemensos," jelas Suyanto dalam siaran pers, Sabtu (6/8/2022).

Baca juga: Menlu Retno Temui Mendagri Kamboja, Bahas Pemulangan WNI Korban Penyekapan ke Tanah Air

Setelah asessment, sambung Suyanto, PMI akan diberikan pilihan untuk mengikuti program di RPTC dan kemudian difasilitasi pemulangan ke daerah asalnya oleh BP2MI.

"Alhamdulillah kondisi fisik mereka baik. 12 PMI yang dipulangkan ini adalah tahap awal dari 62 PMI yang disekap. Kita terus bekerja sama dengan pihak otoritas Kamboja untuk langkah keamanan dan jadwal pemulangan," sambung Suyanto.

Ia menjelaskan bahwa modus penempatan PMI yang tersekap di Kamboja ini semua menggunakan visa kunjungan dari agensi secara online. "Mereka PMI tidak tahu akan ditempatkan di Kamboja," ujar Suyanto.

Baca juga: Menyoroti Kesadaran Hak, Regulasi dan Perlindungan PMI di Jepang

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu, Judha Nugraha mengatakan, pemerintah perlu melakukan langkah-langkah yang tepat dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

"Sekarang 12 PMI korban penipuan Kamboja tiba dengan selamat di Tanah Air. Proses selanjutnya adalah pemulangan bersama BP2MI, Kementerian Sosial dan Kepolisian. Ini adalah tahap pertama pemulangan korban penipuan Kamboja. Tahap selanjutnya akan kita lakukan menyesuaikan," kata Judha.

Kemenlu pun telah bertemu dengan pihak Kepala Kepolisian Kamboja dan Menteri Dalam Negeri Kamboja untuk melakukan penyelamatan. PMI ini bisa dipulangkan dengan cepat ke Indonesia, berkat langkah percepatan repatriasi.

"Kita terus bekerja sama dengan pihak otoritas Kamboja. Jadi jumlah PMI yang ada di Kamboja selalu bergerak. Dengan kerja sama yang solid ini semua PMI akan secepatnya bisa dipulangkan," katanya.

Baca juga: Kemenaker: Malaysia Tunduk dan Patuhi Penempatan PMI Melalui Sistem RI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar 'Cloud Computing' di RI

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar "Cloud Computing" di RI

Whats New
Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 'Drop Point' PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 "Drop Point" PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Whats New
Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Rilis
Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Whats New
Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Whats New
HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

Whats New
Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Menhub: Gunakan Tema Besar HUT Ke-77 RI agar Sektor Transportasi Pulih Lebih Cepat

Whats New
Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking Mandiri lewat HP dengan Mudah

Whats New
Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Saat Para Penumpang Pesawat Sikap Sempurna dan Hormat Bendera...

Whats New
Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Simak Promo dan Diskon HUT Ke-77 RI di Taman Safari, Dufan hingga Trans Snow World

Whats New
HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

HUT Ke-77 RI, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Pariwisata Bangkit

Whats New
Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Kemendagri: Banyak Kasat Pol PP yang Belum Punya Sertifikat PPNS

Rilis
Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Luhut Nilai Peringatan HUT Ke-77 RI Sangat Spesial, Ini Alasannya

Whats New
Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Sandiaga Uno Ajak Investor Brunei Darussalam Tanam Investasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.