Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bangkit Jelang Penutupan, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Kompas.com - 08/08/2022, 16:10 WIB
Rully R. Ramli,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat pada penutupan perdagangan sesi II di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/8/2022). Setelah dibuka dan terus bergerak di zona merah pada perdagangan sesi II, IHSG mampu bangkit jelang penutupan perdagangan.

Melansir data RTI, IHSG ditutup menguat pada level 7.086,85 pada sesi perdagangan hari ini. Nilai tersebut naik tipis, yakni 2,19 poin atau 0,03 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya, yakni 7.084,65 poin.

Meskipun IHSG ditutup menguat, sebagian besar atau 263 saham ditutup di zona merah, 241 saham menguat, dan 186 saham lainnya stagnan. Adapun jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp 14,03 triliun dengan volume 29,63 miliar saham.

Baca juga: IHSG Parkir di Zona Merah, 3 Saham Ini Catatkan Koreksi Paling Dalam

Lagi-lagi, Bumi Resources (BUMI) menjadi emiten yang paling banyak ditransaksikan hari ini, dengan volume transaksi sebanyak 3,7 miliar saham. Kemudian diikuti oleh Smartfren Telecom (FREN) dan Kusuma Kemindo Sentosa (KKES) masing-masing sebesar 1,9 miliar dan 1 miliar saham.

Adapun top losers pada sesi perdangan hari ini ditempati oleh Bangun Karya Perkasa Jaya (KRYA) yang terkoreksi 6,54 persen ke Rp 100. Kemudian, Sari Kreasi Boga merosot 6,47 persen ke Rp 159, dan Cilacap Samudera Fishing Industry menurun 4,79 persen ke Rp 358.

Baca juga: Awali Pekan, IHSG Bergerak Fluktuatif

Di sisi lain, top gainers ditempati Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari (ELPI) yang menguat 35 persen ke Rp 270. Kemudian, Habco Trans Maritima (HATM) melonjak 24,67 persen ke posisi Rp 374 per saham, serta Jhonlin Agro Raya (JARR) yang menguat 24,46 persen ke level Rp 580 per saham.

Sementara itu, bursa Asia lain terpantau bergerak variatif atau mixed, di mana indeks Nikkei dan Shanghai Komposit masing-masing menguat 0,26 persen dan 0,31 persen. Adapun Hang Seng Hong Kong dan Straits Times masing-masing merosot 0,77 persen dan 0,39 persen.

Baca juga: Mampukah IHSG Lanjutkan Tren Penguatan?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Whats New
Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Whats New
Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Whats New
Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Whats New
Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Whats New
Simak Daftar 10 'Smart City' Teratas di Dunia

Simak Daftar 10 "Smart City" Teratas di Dunia

Whats New
Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com