Jelang Pengumuman Inflasi AS, Wall Street Ditutup Variatif

Kompas.com - 09/08/2022, 07:26 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Tiga Indeks utama bursa Amerika Serikat atau Wall Street ditutup bervariasi atau mixed pada sesi perdagangan Senin (8/8/2022), jelang pengumuman indeks harga konsumen di negara tersebut.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 29,07 poin atau 0,09 persen menjadi 32.832,54, indeks S&P 500 melemah 5,13 poin atau 0,12 persen ke 4.140,06, dan indeks Nasdaq Composite turun 13,10 poin atau 0,1 persen ke 12.644,46 .

Dilansir dari CNBC, Selasa (9/8/2022), bursa saham AS saham AS mengakhiri reli yang terjadi pada pekan lalu pasca pengumuman data tenaga kerja yang positif.

Baca juga: Pentingnya Portofolio dalam Investasi Saham

Jumlah tenaga kerja yang meningkat signifikan sempat dinilai sebagai tanda perekonomian Negeri Paman Sam dapat menahan normalisasi kebijakan moneter bank sentral The Federal Reserve yang agresif.

“Pertanyaannya sekarang apakah rally kehabisan tenaga. Banyak hal yang menunjukan adanya perbaikan selama beberapa bulan terakhir,” ujar Investment Straregist Edward Jones, Angelo Kourfakas, dikutip dari CNBC.

Adapun saat ini, investor tengah menunggu realisasi inflasi periode Juli, yang rencananya akan diumumkan pada Rabu (10/8/2022) besok.

Data tersebut akan digunakan investor untuk memberikan gambaran lebih jelas terkait proyeksi pergerakan suku bunga acuan The Fed pada pertemuan September mendatang.

Sebagai informasi, pada sesi perdagangan Senin, sektor teknologi informasi mengalami koreksi sebesar 0,9 persen, pasca saham pembuat chip Nvidia Corp anjlok 6,3 persen.

Penurunan itu terjadi, setelah Nvidia kembali mengumumkan hasil kinerja kuartalan yang lebih rendah dari ekspektasi pasar, yakni pendapatan sebesar 6,7 miliar dollar AS atau melambat 19 persen dari kuartal sebelumnya.

Koreksi juga dicatatkan oleh perusahaan cip lainnya, seperti AMD dan Broadcom, sebagai respons dari kekhawatiran pasar terhadap industri tersebut.

Baca juga: Jelang Pengumuman Data Tenaga Kerja AS, Wall Street Ditutup Variatif

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNBC


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Erick Thohir: Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Erick Thohir: Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

Whats New
Gandeng Perusahaan Farmasi Inggris, Erick Thohir: Bio Farma Akan Kembangkan Obat Hemofilia

Gandeng Perusahaan Farmasi Inggris, Erick Thohir: Bio Farma Akan Kembangkan Obat Hemofilia

Whats New
Ini Kriteria Pemimpin Ideal Versi Sri Mulyani

Ini Kriteria Pemimpin Ideal Versi Sri Mulyani

Whats New
Kresna Life Minta Cabut Sanksi PKU, OJK: Berbahaya untuk Calon Nasabah Baru

Kresna Life Minta Cabut Sanksi PKU, OJK: Berbahaya untuk Calon Nasabah Baru

Whats New
Jadikan FABA Filler Pupuk NPK, Petrokimia Gresik Hemat Rp 7,4 Miliar

Jadikan FABA Filler Pupuk NPK, Petrokimia Gresik Hemat Rp 7,4 Miliar

Whats New
Inflasi Terus Meningkat, Mendagri: Memang Sudah Diprediksi...

Inflasi Terus Meningkat, Mendagri: Memang Sudah Diprediksi...

Whats New
OJK Sebut SWI Temukan 105 Pinjol Ilegal dan 18 Investasi Ilegal pada September 2022

OJK Sebut SWI Temukan 105 Pinjol Ilegal dan 18 Investasi Ilegal pada September 2022

Whats New
Pembangkit Batu Bara Beroperasi Lagi di Eropa, Harga Batu Bara Naik

Pembangkit Batu Bara Beroperasi Lagi di Eropa, Harga Batu Bara Naik

Whats New
Tren 'Startup' Gabungkan 'E-commerce' dan 'Online Travel Agent', Apa Manfaatnya?

Tren "Startup" Gabungkan "E-commerce" dan "Online Travel Agent", Apa Manfaatnya?

Whats New
Sri Mulyani Ungkap Ancaman Dunia Setelah Pandemi Covid-19

Sri Mulyani Ungkap Ancaman Dunia Setelah Pandemi Covid-19

Whats New
Luluh 'Rayuan' RI, Produsen Pipa Terbesar Belanda Tak Jadi Bangun Pabrik di Vietnam

Luluh "Rayuan" RI, Produsen Pipa Terbesar Belanda Tak Jadi Bangun Pabrik di Vietnam

Whats New
Jaga Harga Beras Stabil, Menhub Pastikan Kelancaran Distribusi Lewat Tol Laut

Jaga Harga Beras Stabil, Menhub Pastikan Kelancaran Distribusi Lewat Tol Laut

Whats New
Pabrik Bahan Baku Obat Kimia Farma Ditarget Mampu Tekan Impor hingga 20 Persen

Pabrik Bahan Baku Obat Kimia Farma Ditarget Mampu Tekan Impor hingga 20 Persen

Whats New
OJK Sebut IPO Blibli Masih Berlanjut, Bagaimana Statusnya?

OJK Sebut IPO Blibli Masih Berlanjut, Bagaimana Statusnya?

Whats New
OJK Terima 10.109 Aduan Masyarakat, Ini Sektor yang Paling Banyak Diadukan

OJK Terima 10.109 Aduan Masyarakat, Ini Sektor yang Paling Banyak Diadukan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.