Pemerintah Cabut 2.065 Izin Usaha Pertambangan Seluas 3,1 Juta Hektar

Kompas.com - 12/08/2022, 18:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi mencabut 2.065 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak produktif, atau 98,4 persen dari total 2.078 IUP.

"Pencabutan izin dari 2.08 IUP yang sudah tercabut adalah sebesar 2.065 izin,"  kata Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam Konferensi Pers di Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Sementara total area luas lahan usaha pertambangan yang dicabut sebanyak 3.107.708,3 hektar. Dari total itu, perusahaan bergerak di bidang pertambangan timah paling banyak dicabut oleh pemerintah.

Izin usaha pertambagan yang dicabut terdiri dari 306 IUP seluas 9.413 hektar, timah 307 IUP seluas 445.352 hektar, nikel 106 IUP seluas 182.094 hektar. Berikutnya tambang emas 71 IUP seluas 544.728 hektar, bauksit 54 IUP seluas 356.328 hektar, tembaga sebesar 18 IUP seluas 70.663 hektar. Sementara mineral lainnya sebesar 1.203 IUP seluas 599.126 hektar.

Baca juga: Hingga Juli 2022, Negara Raup Rp 83,15 Miliar dari Pajak Pinjol

IUP yang dicabut tersebut banyak berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, dan Papua.

"Sementara kalau banyaknya IUP yang pertama adalah Kepulauan Bangka Belitung di sana banyak timah, Kalimantan Barat di sana banyak tambang bauksit, kemudian Jawa Timur ini menyangkut dengan galian C yang banyak, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur," sebut Bahlil.

Selain itu, pemerintah juga memberikan kesempatan kepada para pengusaha yang IUP-nya dicabut untuk mengajukan keberatan. Dari keberatan yang sudah masuk, sebesar 700 lebih pengusaha mengeluh. Sedangkan IUP yang akan dilakukan pemulihan mencapai 80 usaha.

"Kami sudah melakukan verifikasi tahap pertama, dari 200 IUP pertama yang kami umumkan itu kurang lebih sekitar 75 sampai 80 izin yang kami akan pulihkan kembali. Artinya janji saya dari awal kepada teman-teman pengusaha bahwa pemerintah tidak akan mungkin zalim," ungkap Bahlil.

Baca juga: Meterai Elektronik Palsu Merebak, Simak Modus dan Cara Cek Keasliannya

Bahlil bilang, pemulihan IUP yang dicabut tersebut akan dimulai pada Senin (15/8/2022) hingga akhir Agustus 2022.

"Dari 75 izin sampai 80 izin, hari ini kami akan pulihkan mulai start hari Senin itu suratnya akan diberikan. Sementara yang lainnya itu akan dilakukan proses terus sampai dengan paling lambat minggu kedua bulan September," jelasnya.

Namun, Bahlil juga mengingatkan apabila tidak ada surat pemulihan kepada perusahaan-perusahaan yang telah melakukan keberatan maka oleh Tim Satgas menyatakan tidak memenuhi unsur untuk dipulihkan.

"Kami sampaikan juga bahwa ada beberapa perusahaan yang mengajukan kepada PTUN tapi jumlahnya tidak signifikan. Kami menghargai sebagai pemerintah dengan proses hukum yang ada. Namun sebagai Ketua Satgas saya ingin menyampaikan bahwa penataan perizinan ini berbeda dengan persoalan dengan sengketa izin yang teman-teman dunia usaha lakukan di pengadilan," ucap dia.

Baca juga: Stok Pertalite Kosong di Beberapa SPBU, Pertamina Sebut Ada Keterlambatan Pengiriman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Cara Cek Tarif Tol di Indonesia dengan Mudah dan Praktis

5 Cara Cek Tarif Tol di Indonesia dengan Mudah dan Praktis

Whats New
RHB Banking Group Berkomitmen Perkuat Bisnis di Indonesia Melalui Anak Usahanya

RHB Banking Group Berkomitmen Perkuat Bisnis di Indonesia Melalui Anak Usahanya

Whats New
Lowongan Kerja PT Dankos Farma untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Boleh Daftar

Lowongan Kerja PT Dankos Farma untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Boleh Daftar

Work Smart
Syarat, Alur, Link, dan Cara Daftar Pendataan Non-ASN 2022

Syarat, Alur, Link, dan Cara Daftar Pendataan Non-ASN 2022

Whats New
Petrokimia Gresik Klaim Sukses Buat Pendapatan Petani Edamame di Jember Meningkat Jutaan Rupiah

Petrokimia Gresik Klaim Sukses Buat Pendapatan Petani Edamame di Jember Meningkat Jutaan Rupiah

Rilis
Sri Mulyani Kasih Hadiah Uang Tunai 10 Provinsi yang Tekan Inflasi

Sri Mulyani Kasih Hadiah Uang Tunai 10 Provinsi yang Tekan Inflasi

Whats New
Gaji Tersendat, Guru PPPK dan Honorer di Bandar Lampung Mengadu ke Hotman Paris

Gaji Tersendat, Guru PPPK dan Honorer di Bandar Lampung Mengadu ke Hotman Paris

Whats New
Selamat dari Pailit, Garuda Mau Pakai Duit dari APBN untuk Rawat Pesawat

Selamat dari Pailit, Garuda Mau Pakai Duit dari APBN untuk Rawat Pesawat

Whats New
Resmikan Proyek QMB, Luhut: Kita Melihat Lahirnya Museum Industri Nikel yang Pertama Dalam Sejarah RI

Resmikan Proyek QMB, Luhut: Kita Melihat Lahirnya Museum Industri Nikel yang Pertama Dalam Sejarah RI

Whats New
Info Lengkap Pendataan Non ASN: Syarat, Dokumen, dan Tenggat Waktunya

Info Lengkap Pendataan Non ASN: Syarat, Dokumen, dan Tenggat Waktunya

Work Smart
Cerita Bos Garuda Turunkan Utang Miliaran Dollar AS, dari Pangkas Sewa Pesawat hingga Rute Terbang

Cerita Bos Garuda Turunkan Utang Miliaran Dollar AS, dari Pangkas Sewa Pesawat hingga Rute Terbang

Whats New
Pengamat: Perusahaan BUMN Harus Bisa Jadi Motor Tumbuhnya Ekonomi Syariah di Indonesia

Pengamat: Perusahaan BUMN Harus Bisa Jadi Motor Tumbuhnya Ekonomi Syariah di Indonesia

Whats New
Dalam Waktu Dekat, Nasabah Bank DKI Bisa Setor dan Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA

Dalam Waktu Dekat, Nasabah Bank DKI Bisa Setor dan Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BCA

Whats New
Sri Mulyani: Rp 203,4 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank Per Agustus 2022, Tertinggi dari Jatim

Sri Mulyani: Rp 203,4 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank Per Agustus 2022, Tertinggi dari Jatim

Whats New
Cara Cek Penerima BSU Tahap 3 yang Cair Pekan Ini

Cara Cek Penerima BSU Tahap 3 yang Cair Pekan Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.