Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nilai Ekspor RI Juli 2022, Menyusut secara Bulanan, Meningkat secara Tahunan

Kompas.com - 15/08/2022, 12:18 WIB
Rully R. Ramli,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pada Juli 2022 nilai ekspor RI sebesar 25,57 miliar dollar AS. Ini menurun dibanding nilai ekspor bulan sebelumnya (month to month/mtm), tetapi  masih meningkat jika dibandingkan Juli tahun lalu (year on year/yoy).

Jika dibandingkan dengan Juni 2022, nilai ekspor RI pada Juli kemarin menyusut sebesar 2,2 persen. Penurunan itu disebabkan oleh nilai ekspor komoditas migas yang turun 11,24 persen secara mtm menjadi 1,38 miliar dollar AS.

Penurunan yang cukup signifikan tersebut disebabkan oleh terkoreksinya volume komoditas migas. Pada saat bersamaan, harga komoditas migas juga menurun.

"Penurunan ekspor migas lebih dikarenakan oleh nilai minyak mentah yang turun 60,06 persen dan volume turun 60,82 persen," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto, dalam konferensi pers, Senin (15/8/2022).

Baca juga: BPS: Ekonomi RI Terus Membaik, Kuartal II-2022 Tumbuh 5,44 Persen

Komoditas nonmigas juga mencatatkan koreksi sebesar 1,64 persen secara mtm. Setianto menyebutkan, sejumlah komoditas nonmigas mencatatkan koreksi cukup dalam, seperti timah, besi dan baja, nikel, hingga kapal perahu dan struktur terapung.

Sementara itu jika dibandingkan Juli 2021, nilai ekspor RI pada Juli kemarin masih meningkat 32,03 persen. Peningkatan terjadi baik pada komoditas migas (40,48 persen) maupun komoditas nonmigas (31,58 persen).

Meskipun meningkat, kenaikan nilai ekspor RI pada Juli 2022 mengalami perlambatan dibanding Juli tahun lalu, yakni sebesar 41,49 persen secara yoy.

Baca juga: Kinerja Ekspor RI Dinilai Bisa Raup Untung dari Gejolak Situasi Global

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com