Kompas.com - 15/08/2022, 18:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - produsen pupuk dan petrokimia PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) menyatakan sepanjang 2022 berhasil menekan emisi sebesar 436.711 ton atau setara dengan emisi yang dikeluarkan oleh 94.937 mobil.

Kemudian dari segi efisiensi energi, selama 2022 PKT telah berhasil mencapai 5,01 persen penghematan energi dan berhasil menyimpan energi hingga setara 141.000 MMBtu per tahun.

Hal ini disampaikan PKT dalam dialog Environment Deputies Meeting G20 pada 29 Juli lalu. PKT diwakili oleh Direktur Operasi dan Produksi PKT Hanggara Patrianta memaparkan tentang “Sustainable Consumption and Production with Life Cycle Approaches”, yang menjelaskan upaya-upaya efisiensi energi yang telah dilakukan PKT dalam kegiatan operasionalnya.

"Sejak tahun 2017; dari tahun ke tahun; perusahaan sudah mengalami penurunan konsumsi energi yang cukup signifikan berkat inisiatif Energy Conservation Program kami,” ungkap Hanggara dalam paparannya, melalui keterangannya, Senin (15/8/2022). 

Menurut PKT, penekanan emisi dan efisiensi energi yang mereka capai selama 2022 didapatkan dari komitmen untuk menjalankan program konservasi energi sebagai salah satu pilar utama Growth Strategy perusahaan menuju industri hijau.

Baca juga: Digandeng PKT, Panen Sawi Putih Kelompok Petani Cianjur Meningkat

Konservasi energi PKT melalui dua hal sebagai berikut. 

Pertama melalui fokus pada 3 pilar utama. Yakni, Pilar Program Operasional, atau penerapan new best practice dalam menekan ekses oksigen, pemeliharaan prediktif dan preventif pabrik berdasarkan ISO 55001, Pemantauan Online Penggunaan Energi Signifikan, serta pengadaan berdasarkan Life Cycle Assessment.

Kemudian pilar Program Investasi, atau melakukan upgrade pada konverter Amoniak, pengadaan peralatan Baru: LP Amonia Scrubber, Tingkatkan Pompa ke Berbasis IE3.
Ketiga, pilar Turn Around Program, atau penggantian katalis yang lebih efisien, pembersihan kimia dan mekanis secara rutin, serta overhaul peralatan rotasi.

Kedua, PKT juga menerapkan sistem Smart Production yang merupakan proses digitalisasi dan integrasi data secara online dan menyeluruh. Mulai dari monitoring performa pabrik (produksi, konsumsi energi, inventori dan operasional pabrik), kualitas dan stok produk, evaluasi kesehatan dan pemeliharaan aset, kinerja lingkungan, serta dilengkapi dengan sistem alarm. Masing-masing lini ini dilengkapi dengan platform teknologi informasi yang dirancang khusus, yang terhubung dengan manajemen PKT untuk memudahkan pengambilan keputusan.

“Dalam langkah perusahaan bertransformasi menuju industri hijau, selain upaya efisiensi energi PKT memiliki target untuk mengurangi emisi gas karbon hingga 32,51 persen pada 2030, dan mencapai net zero emission di 2060," kata Hanggara. 

Baca juga: PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

Dalam target ini, termasuk beberapa inovasi hijau yang telah dikembangkan PKT, seperti Pengolahan limbah plastik PET (Polyethylene terephthalate) yang dibuat menjadi bahan Green Asphalt, juga penerapan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) untuk memenuhi kebutuhan energi kantor pusat PKT.

"Harapan kami, kedepannya praktik-praktik ini selain menjadi upaya mengurangi jejak karbon, juga dapat memberikan dampak keberlanjutan dan multiplier effect positif baik bagi perusahaan, masyarakat sekitar, maupun negara.” tutup Hanggara.

*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.