Christopher Richie Rahardjo
Analis Ekonomi

Analis ekonomi dan moneter Bank Indonesia (BI)

Sistem Pembayaran Digital untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Kompas.com - 16/08/2022, 08:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Digitalisasi UMKM mempunyai peran strategis sehingga pada 1 Januari 2020, Bank Indonesia telah mewajibkan seluruh merchant untuk menggunakan QRIS salah satunya untuk mendorong digitalisasi UMKM.

Implementasi QRIS sejalan dengan program pemerintah dalam mencapai Indonesia Maju melalui peningkatan inklusi keuangan dan digitalisasi UMKM.

Dengan menyediakan sistem pembayaran nirsentuh QRIS, merchant UMKM dapat memperoleh banyak manfaat di antaranya transaksi tercatat otomatis yang juga dapat digunakan sebagai informasi credit profile, mengurangi biaya pengelolaan kas, menghindari risiko uang palsu, serta berpotensi meningkatkan penjualan karena kemudahan transaksi QRIS.

Dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi nasional di era pandemi Covid-19, pada tahun 2021, Otoritas Sistem Pembayaran berkolaborasi dengan industri Penyelenggara Jasa Sistem pembayaran (PJSP) telah berhasil mendorong sebanyak 14,7 juta merchant QRIS atau jauh melampaui target yang telah disepakati sebanyak 12 juta merchant.

Penambahan UMKM digital akan mendorong pembiayaan perbankan dan tentunya akan mempunyai andil di dalam pertumbuhan ekonomi.

Lembaga International Monetary Fund (IMF) menyatakan bahwa kenaikan 1 persen pembiayaan kepada UMKM di negara berpendapatan menengah atas akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,21 persen (Espinosa-Vega et al., 2020).

Perluasan pembayaran digital

Melihat manfaat yang sangat besar terhadap dampak dari digitalisasi UMKM tersebut, pada tahun 2022, Bank Indonesia terus melanjutkan perluasan akseptasi QRIS dengan target sebanyak 15 juta pengguna baru yang sasarannya tidak hanya merchant melainkan juga masyarakat.

Akslerasi QRIS tersebut memperoleh respons positif dari mayarakat. Tercatat hingga bulan Juni 2022, terdapat penambahan 9,6 juta pengguna baru QRIS, sehingga secara keseluruhan telah terdapat sekitar 21,1 juta pengguna QRIS di Indonesia.

Sedangkan jumlah merchant QRIS hingga Juni 2022, tercatat sebanyak 19,27 juta merchant di mana 90,32 persen di antaranya merupakan merchant dengan kategori usaha UMKM.

Berdasarkan data Bank Indonesia, peningkatan jumlah pengguna dan merchant QRIS berdampak pada peningkatan volume transaksi QRIS sebesar 156 persen (year on year/yoy) dan nominal transaksi QRIS 333 persen yoy pada Juni 2022.

Peningkatan volume transaksi akan mendorong peningkatan pendapatan nasional ke arah yang lebih tinggi sebagaimana teori quantity of money.

Target perluasan QRIS yang lebih ditekankan pada peningkatan jumlah pengguna diharapkan dapat meningkatkan pengunaan QRIS oleh masyarakat dan merchant UMKM dalam aktivitas transaksi sehari-hari untuk mendorong tumbuhnya UMKM digital yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru nasional.

Semoga ikhtiar perluasan pengguna QRIS dapat menjadi salah satu pilar dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.