Pasar Masih Khawatir, Nilai Tukar Rupiah Kembali Ditutup Melemah

Kompas.com - 16/08/2022, 17:08 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot kembali ditutup melemah pada sesi perdagangan Selasa (16/8/2022). Setimen hawkish bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), yang akan kembali meningkatkan suku bunga acuan, sehingga mendongkrak indeks dollar AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS ditutup melemah 26,5 poin atau 0,18 persen ke level Rp 14.768 per dollar AS. Terpantau sejak pembukaan perdagangan, nilai tukar rupiah terus bergerak di zona negatif.

Sementara itu, mengacu kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah berada pada level Rp 14.767 per dollar AS pada Selasa hari ini, melemah dibanding posisi Senin (15/8/2022) sebesar Rp 14.727 per dollar AS.

Baca juga: Poin-poin Nota Keuangan 2023, dari Pertumbuhan Ekonomi hingga Lifting Migas

Depresiasi terhadap dollar AS juga dialami oleh sejumlah mata uang kawasan Asia lainnya, seperti won Korea Selatan terkoreksi 0,17 persen, yuan China turun 0,19 persen, serta ringgit Malaysia turun 0,21 persen.

Meskipun inflasi di Negeri Paman Sam menunjukkan perlambatan, sejumlah petinggi The Fed memberikan sinyal, bank sentral akan tetap agresif menaikkan suku bunga acuannya, untuk mengendalikan lonjakan harga.

"Jadi ini mendorong penguatan dollar terhadap mata uang lainnya," ujar Analis PT Sinarmas Futures, Ariston Tjendra, kepada Kompas.com, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Belanja Negara Tembus Rp 3.041 Triliun pada 2023, Berapa Anggaran yang Mengalir ke Daerah?

Selain itu, menurunnya data perekonomian China juga akan menjadi perhatian pasar. Menurunnya data produksi dan penjualan ritel Negeri Tirai Bambu membuat pasar semakin khawatir akan terjadinya perlambatan ekonomi global.

"Ini memberikan dampak negatif ke aset berisiko seperti rupiah," kata Ariston.

Namun demikian, data neraca dagang Juli 2022 RI yang kembali mencatatkan surplus dinilai mampu meredam pelemahan nilai tukar rupiah hari ini.

Baca juga: BSU Tak Kunjung Disalurkan, Ini Penjelasan Menaker

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.