Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bulog Bakal Ekspor Jagung ke Filipina

Kompas.com - 19/08/2022, 18:37 WIB
Elsa Catriana,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Bulog dalam waktu dekat ini akan mengekspor komoditas jagung ke Filipina.

Kepala Divisi Pengadaan Komoditi Perum Bulog, Budi Cahyato mengatakan, pihaknya sudah menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila untuk membahas rencana ini lebih lanjut.

"Ini sudah kita rencanakan ekspor jagung, bahkan saya sebelum datang ke sini saya sudah menghubungi KBRI kita di Manila atase perdagangan kita di sana. Jadi beliau juga sangat aware sangat bisa membantu untuk kita bisa merealisasikan itu dalam waktu dekat," ujar Budi dalam FMB 9 yang diselenggarakan Kominfo secara virtual, Jumat (19/8/2022).

Baca juga: Jokowi Ingin Indonesia Tidak Hanya Swasembada Beras, tapi Juga Jagung dkk

Lebih lanjut Budi menjelaskan, Bulog akan langsung menyerap jagung dari para petani secara langsung dan dari beberapa supplier.

Hanya saja untuk jumlah berapa nilai volume yang akan dieskpor, Budi belum membeberkan.

Memang diakuinya, komoditas jagung adalah komoditas yang berpeluang untuk dieskpor selain beras. Sebab jumlah produksinya kurang lebih surplus bisa sampai 3 juta ton.

Hanya saja yang menjadi problematikanya adalah, Indonesia kekurangan dryer atau mesin pengering.

Dia menjelaskan, dryer sangat dibutuhkan lantaran jagung adalah komoditas yang berpotensi terkena jamur.

"Pada saat yang sama, ketika panen, kita mesti bergerak menyerap sebanyak-banyaknya terus kemudian melakukan proses pengeringan sehingga pada saat bulan di mana kita kekurangan jagung itu kita bisa menyediakan dari jagung yang sebenarnya sudah di-dryer tadi," jelas Budi.

Baca juga: Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com