Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

5 Cara Membangun Relasi dengan Atasan

Kompas.com - 22/08/2022, 12:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Alifia Putri Yudanti dan Brigitta Valencia Bellion

KOMPAS.com - Membangun relasi dengan atasan mungkin terlihat menakutkan bagi beberapa pekerja. Apalagi jika mereka baru saja masuk perusahaan tersebut.

Padahal, membangun relasi dengan atasan bisa memberikan manfaat lebih bagi pengembangan diri dan karier kita.

Dengan membangun relasi, atasan akan menilai bahwa kita merupakan pribadi yang potensial dalam jangka pendek atau panjang.

Bahkan, Vicario Reinaldo, Co-Founder followyourflow.id, dalam siniar Obsesif bertajuk “Managing Up, Membangun Relasi dengan Atasan”, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan, “Very good long term investation.”

Lantas, bagaimana caranya agar kita bisa membangun relasi yang baik dengan atasan?

1. Ambil Inisiatif

Dilansir First Hand, salah satu cara agar kita bisa dikenal atasan adalah berani mengambil inisiatif. Hal ini bisa terlihat saat kita antusias dan memberikan kontribusi maksimal dalam suatu proyek pekerjaan.

Memunculkan ide-ide baru menunjukkan bahwa kita bukan orang yang pasif ketika menghadapi tantangan.

2. Gunakan Waktu dengan Baik

Meskipun terlihat aktif adalah hal baik, kita tidak boleh berlebihan dalam melakukannya. Artinya, kita tidak harus selalu berkomunikasi dengan mereka untuk mendiskusikan pekerjaan. Sebab, mereka bisa saja memiliki kegiatan lain.

Baca juga: Pentingnya Pembelaan Diri menurut Aiman Witjaksono

Oleh karena itu, kita harus menggunakan waktu dengan bijak. Jangan terlalu sering membicarakan pekerjaan jika bukan pada waktunya. Kita bisa berdiskusi saat rapat berlangsung.

3. Gunakan Pendekatan Personal

Cara ketiga adalah gunakan pendekatan personal. Namun, hal ini bukan berarti kita melonggarkan batas antara kehidupan profesional dan personal.

Kita bisa menanyakan hal-hal yang disukai oleh atasan. Misalnya, film kesukaannya, bagaimana kabar mereka hari itu, sampai hobinya. Dari situ, kita bisa menyambung obrolan jika memiliki kesamaan dengan mereka.

4. Mintalah Umpan Balik

Dilansir Forbes, umpan balik kerap dipandang sebagai tanda yang baik oleh atasan. Hal ini karena mereka menganggap kita antusias terhadap pekerjaan. Mereka juga akan mengapresiasi keingintahuan kita untuk berkembang.

Jika ingin meminta umpan balik, kita harus mengatur pertemuan yang terstruktur. Kita bisa menyesuaikan jadwal dengan atasan. Setelah menerimanya, catatlah poin-poin pentingnya agar kita lebih baik lagi di proyek selanjutnya.

5. Beranikan Diri

Dalam membangun relasi dengan atasan, kita juga harus tetap realistis. Dilansir HBR, banyak orang yang takut jika harus berhadapan dengan atasan. Mayoritas disebabkan pengalaman buruk.

Baca juga: Kiat Mencapai Karier Cemerlang

Namun, saat sudah berada di lingkungan kerja baru, yakinkan diri kalau atasan kita adalah orang yang berbeda dari sebelumnya. Jika masih belum yakin, kita bisa bertanya ke rekan kerja perihal sifat atasan dan pendekatan apa yang sebaiknya dipakai.

Dengarkan informasi lengkap seputar cara membangun hubungan dengan atasan hanya melalui siniar Obsesif bertajuk “Managing Up, Membangun Relasi dengan Atasan” di Spotify. Di sana, ada banyak informasi untuk para fresh graduate yang baru saja merintis karier.

Ikuti juga siniarnya agar kalian tak tertinggal tiap episode terbarunya. Akses sekarang juga episode ini melalui tautan https://dik.si/obsesifS6E6.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Neraca Dagang RI Kembali Surplus, BI: Positif Topang Ketahanan Eksternal Ekonomi

Neraca Dagang RI Kembali Surplus, BI: Positif Topang Ketahanan Eksternal Ekonomi

Whats New
Sambut Putusan MK soal Sengketa Pilpres, Kadin: Akan Berikan Kepastian bagi Dunia Usaha

Sambut Putusan MK soal Sengketa Pilpres, Kadin: Akan Berikan Kepastian bagi Dunia Usaha

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga BCA

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga BCA

Whats New
Anjlok Rp 18.000 Per Gram, Simak Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2024

Anjlok Rp 18.000 Per Gram, Simak Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2024

Spend Smart
IHSG Awal Sesi Tancap Gas, Rupiah Malah Melemah

IHSG Awal Sesi Tancap Gas, Rupiah Malah Melemah

Whats New
Harga Emas Dunia Anjlok, Ini Penyebabnya

Harga Emas Dunia Anjlok, Ini Penyebabnya

Whats New
Bahan Pokok Hari Ini 23 April 2024: Harga Tepung dan Telur Naik, Daging Sapi dan Ayam Turun

Bahan Pokok Hari Ini 23 April 2024: Harga Tepung dan Telur Naik, Daging Sapi dan Ayam Turun

Whats New
Reksadana RDPT adalah Apa? Ini Pengertian dan Keuntungannya

Reksadana RDPT adalah Apa? Ini Pengertian dan Keuntungannya

Work Smart
Dana Pinjaman dari China Rp 6,9 Triliun Sudah Cair, KAI: Untuk Bayar Kontraktor Kereta Cepat Whoosh

Dana Pinjaman dari China Rp 6,9 Triliun Sudah Cair, KAI: Untuk Bayar Kontraktor Kereta Cepat Whoosh

Whats New
Indonesia Lebih Banyak Impor dari Israel Dibanding Iran, Bagaimana dengan Ekspor?

Indonesia Lebih Banyak Impor dari Israel Dibanding Iran, Bagaimana dengan Ekspor?

Whats New
Melemahnya Rupiah Bisa Bikin Harga Bawang Putih dan Kedelai Naik

Melemahnya Rupiah Bisa Bikin Harga Bawang Putih dan Kedelai Naik

Whats New
Mampukah IHSG Bangkit? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Mampukah IHSG Bangkit? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Sektor Teknologi Bangkit, Saham-saham di Wall Street Menghijau

Sektor Teknologi Bangkit, Saham-saham di Wall Street Menghijau

Whats New
Trafik Naik 35 Persen, Tol Trans-Sumatera Dilintasi 2,1 Juta Kendaraan Saat Libur Lebaran

Trafik Naik 35 Persen, Tol Trans-Sumatera Dilintasi 2,1 Juta Kendaraan Saat Libur Lebaran

Whats New
KAI Layani 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Lebih Sedikit dari Perkiraan Kemenhub?

KAI Layani 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Lebih Sedikit dari Perkiraan Kemenhub?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com