Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Peran Strategis PGN dalam Mengedepankan Pemanfaatan Gas Bumi dan Menjaga Ketahanan Migas

Kompas.com - 31/08/2022, 19:38 WIB

KOMPAS.com – Dalam mendukung proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) kilang Refinery Unit (RU) V Balikpapan sebagai proyek strategis nasional, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) membangun pipa gas Senipah ke Kilang RU V Balikpapan sepanjang 78 kilometer (km) dengan kapasitas alir 125 million standard cubic feet per day (mmscfd).

Komisaris Utama PGN Arcandra Tahar mengatakan, PGN juga turut mewujudkan investasi strategis yang mengedepankan efisiensi dan sinergi dalam Holding minyak gas dan bumi (Migas), salah satunya pada pembangunan pipa minyak Rokan.

“Pipa transmisi minyak sepanjang 324 km ini akan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan lifting dari Blok Rokan. Dengan kapasitas alir sebesar 143.000-362.000 barrel of oil per day (bopd), diharapkan pengaliran yang terjadi si semua segmen dapat direalisasikan pada triwulan IV-2022,” ungkap Arcandra dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu (31/8/2022).

Lebih lanjut, Arcandra mengatakan, penggunaan gas bumi di sektor strategis juga menyasar untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca juga: Dukung Transisi Hemat Energi, PGN Optimalkan Layanan Gas Bumi ke Fajar Paper

Adapun pembangunan jaringan gas (jargas) dengan skema investasi internal jargas Gaskita ini ditujukan untuk mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG), sehingga akan mengurangi impor LPA dan memperbaiki defisit neraca migas.

“Berdasarkan data penggunaan gas bumi pada 650.000 sambungan rumah tangga di tahun 2021, dapat dilakukan efisiensi energi sebesar Rp 1,78 triliun.

Komitmen kami adalah meningkatkan pembangunan infrastruktur pipa gas bumi, sehingga efisiensi dapat juga dinikmati lebih banyak oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), komersial, dan industri, khususnya di Sumatera, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Timur (Jatim),” katanya.

Pemenuhan energi gas bumi

Pemulihan ekonomi dunia dari pandemi Covid-19 yang cepat memicu konsumsi energi terus mengalami peningkatan. Sementara dalam waktu bersamaan, perang Rusia-Ukraina telah membuat empat persen pasokan minyak ke pasar dunia menjadi terganggu.

Akibatnya, harga energi terus melambung tinggi dan mendorong lonjakan inflasi serta krisis energi di banyak negara di dunia.

Baca juga: Pertamina Gandeng Kerja Sama Transisi Energi dengan Sejumlah Perusahaan, demi Turunkan Emisi Karbon

Komisaris Utama PGN Arcandra Tahar mengatakan, di Eropa harga energi semakin tinggi lantaran sejumlah negara lebih fokus mengembangkan energi baru terbarukan atau renewable energy dan membatasi eksplorasi industri migas.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mampukah IHSG Hari Ini Bangkit? Simak Analisanya

Mampukah IHSG Hari Ini Bangkit? Simak Analisanya

Whats New
10 Saham Ini Paling Banyak Diborong Asing Kemarin

10 Saham Ini Paling Banyak Diborong Asing Kemarin

Whats New
Aturan Baru PPh Final 0,5 Persen bagi UMKM di PP Nomor 55 Tahun 2022

Aturan Baru PPh Final 0,5 Persen bagi UMKM di PP Nomor 55 Tahun 2022

Whats New
Cara Beli Tiket Kereta Panoramic, Rute Gambir-Bandung PP dan Gambir-Surabaya Gubeng PP

Cara Beli Tiket Kereta Panoramic, Rute Gambir-Bandung PP dan Gambir-Surabaya Gubeng PP

Whats New
[POPULER MONEY] Klarifikasi Menpan-RB soal Rp 500 Triliun Pemborosan Anggaran Kemiskinan | JD.ID Tutup

[POPULER MONEY] Klarifikasi Menpan-RB soal Rp 500 Triliun Pemborosan Anggaran Kemiskinan | JD.ID Tutup

Whats New
Mengenal Dampak Inflasi bagi Ekonomi Nasional, Mulai dari Penurunan Daya Beli sampai Tingkat Penganguran

Mengenal Dampak Inflasi bagi Ekonomi Nasional, Mulai dari Penurunan Daya Beli sampai Tingkat Penganguran

Whats New
Lewat Kerjasama Layanan BaaS, BCA Digital Bidik 20.000 Pengguna MRT Jakarta Jadi Nasabah Baru

Lewat Kerjasama Layanan BaaS, BCA Digital Bidik 20.000 Pengguna MRT Jakarta Jadi Nasabah Baru

Whats New
Perkuat Stok Jelang Puasa dan Lebaran, Mendag Zulhas Siapkan 450.000 Ton Minyak Goreng per Bulan

Perkuat Stok Jelang Puasa dan Lebaran, Mendag Zulhas Siapkan 450.000 Ton Minyak Goreng per Bulan

Whats New
Mendagri Malaysia Temui Menaker Bahas Perlindungan PMI Sektor Domestik

Mendagri Malaysia Temui Menaker Bahas Perlindungan PMI Sektor Domestik

Rilis
Temukan Ada Distributor yang 'Bundling' Minyakita, KPPU: Praktek Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

Temukan Ada Distributor yang "Bundling" Minyakita, KPPU: Praktek Persaingan Usaha yang Tidak Sehat

Whats New
Badai PHK Perusahaan Teknologi Berlanjut, Ketua Asosiasi E-Commerce Buka Suara

Badai PHK Perusahaan Teknologi Berlanjut, Ketua Asosiasi E-Commerce Buka Suara

Whats New
Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Atur Harga Komoditas untuk Redam Inflasi

Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Atur Harga Komoditas untuk Redam Inflasi

Whats New
Kementerian ESDM Siasati Kenaikan Harga Elpiji yang Berada di Atas HET

Kementerian ESDM Siasati Kenaikan Harga Elpiji yang Berada di Atas HET

Whats New
Investasi Asing Meningkat, BI Soroti Tantangan di Sektor Hilirisasi SDA

Investasi Asing Meningkat, BI Soroti Tantangan di Sektor Hilirisasi SDA

Whats New
Cegah Perdagangan Orang, Bagaimana 'Update' Pembahasan RUU PPRT?

Cegah Perdagangan Orang, Bagaimana "Update" Pembahasan RUU PPRT?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+