Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kunjungan Wisman ke RI Melonjak 6.396 Persen, Tertinggi Selama Pandemi Covid-19

Kompas.com - 01/09/2022, 20:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli 2022 melonjak hingga 6.396 persen secara tahunan atau 38,08 persen secara bulanan.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, jumlah kunjungan wisman pada Juli 2022 mencapai 477.000 kunjungan. Capaian ini menjadi yang tertinggi selama pandemi Covid-19

"Ini tertinggi sejak periode awal pandemi. Jadi ini kabar yang menggembirakan," ujarnya saat konferensi pers, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: 27 Provinsi Ini Inflasinya Masih Tinggi, Airlangga Minta Diturunkan di Bawah 5 Persen

Dengan demikian, selama Januari-Juli 2022 jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 1.220.180 kunjungan, mengalami kenaikan 1.434 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan wisman di periode ini terjadi karena didorong oleh mobilitas masyarakat yang sudah semakin meningkat, penanganan pandemi Covid-19 semakin baik, dan tingkat kepercayaan global terhadap Indonesia semakin tinggi.

"Ini penting karena wisman ini memberikan efek pengganda yang besar dalam perekonomian. Jadi dengan membaiknya pariwisata, kita bisa berharap bisa memberikan kontribusi ke pemulihan ekonomi Indonesia," jelasnya.

Kendati demikian, jika dibandingkan dengan tahun 2020 dan tahun-tahun sebelumnya, capaian kunjungan wisman Juli 2022 ini masih jauh tertinggal.

Baca juga: Terjadi Deflasi 0,21 Persen, Daya Beli Petani Naik di Agustus 2022


Pada awal pandemi Covid-19, jumlah kunjungan wisman selama Januari-Juli 2022 sebanyak 2.135.956 kunjungan.

Sementara periode sebelum pandemi, Januari-Juli 2019 kunjungan wisman mencapai 7.290.172 sedangkan di periode yang sama tahun 2018 mencapai 7.421.293 kunjungan.

"Artinya belum pulih sepenuhnya jika dibandingkan masa sebelum pandemi," kata Margo.

Adapun jumlah kunjungan wisman ke Indonesia paling banyak masuk melalui pintu masuk utama, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebanyak 246.442 kunjungan.

Kemudian dari pintu masuk Bandara Internasional Soekarno Hatta sebanyak 119.179 kunjungan dan Bandara Internasional Hang Nadim Batam sebanyak 56.610 kunjungan.

"Kita bisa memperlihatkan bagaimana perkembangan jumlah wisman dari bulan ke bulan bahwa trennya meningkat dan itu lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, ini kabar menggembirakan," kata dia.

Baca juga: Link dan Cara Daftar Kendaraan untuk Beli Pertalite dan Solar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Momentum Pemulihan Terus Terjadi, Sri Mulyani 'Pede' Ekonomi RI Tumbuh 5,4 Persen Sepanjang 2022

Momentum Pemulihan Terus Terjadi, Sri Mulyani "Pede" Ekonomi RI Tumbuh 5,4 Persen Sepanjang 2022

Whats New
Sri Mulyani Ungkap 18 Juta Pelaku UMKM Belum Pernah Mendapatkan Pembiayaan

Sri Mulyani Ungkap 18 Juta Pelaku UMKM Belum Pernah Mendapatkan Pembiayaan

Whats New
Musim Rilis Kinerja Emiten 2022 Dimulai, Bagaimana Proyeksi Pergerakan IHSG?

Musim Rilis Kinerja Emiten 2022 Dimulai, Bagaimana Proyeksi Pergerakan IHSG?

Whats New
Asing Catatkan 'Net Buy' Besar Kemarin, Ini 10 Saham Paling Banyak Diborong

Asing Catatkan "Net Buy" Besar Kemarin, Ini 10 Saham Paling Banyak Diborong

Whats New
Cegah Indonesia Jadi Negara Rentan, Bappenas Susun RPJPN untuk 20 Tahun

Cegah Indonesia Jadi Negara Rentan, Bappenas Susun RPJPN untuk 20 Tahun

Whats New
LPS Naikkan Suku Bunga Penjaminan Valas Jadi 2 Persen

LPS Naikkan Suku Bunga Penjaminan Valas Jadi 2 Persen

Whats New
Harapan Sri Mulyani: RI Deklarasi Akhiri Pandemi Covid-19 Tahun Ini

Harapan Sri Mulyani: RI Deklarasi Akhiri Pandemi Covid-19 Tahun Ini

Whats New
Daftar 8 Perusahaan Teknologi Dunia yang Lakukan PHK Massal 2023, Mulai dari IBM sampai Microsoft

Daftar 8 Perusahaan Teknologi Dunia yang Lakukan PHK Massal 2023, Mulai dari IBM sampai Microsoft

Whats New
KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Dua Canangkan ZI-WBK, Apa Itu?

KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Dua Canangkan ZI-WBK, Apa Itu?

Whats New
Suku Bunga Acuan Terus Naik, SBN Kian Menarik?

Suku Bunga Acuan Terus Naik, SBN Kian Menarik?

Whats New
KKP Menakar Kontribusi Lamun dalam Pengelolaan Karbon Biru

KKP Menakar Kontribusi Lamun dalam Pengelolaan Karbon Biru

Whats New
[POPULER MONEY] Kementerian PUPR Sindir Meikarta, Beli Rumah Malah Dituntut | Kasus KSP Indosurya Bisa Bikin Orang Kapok Jadi Anggota Koperasi

[POPULER MONEY] Kementerian PUPR Sindir Meikarta, Beli Rumah Malah Dituntut | Kasus KSP Indosurya Bisa Bikin Orang Kapok Jadi Anggota Koperasi

Whats New
Kunjungi 3 Negara Afrika, Luhut Bahas Kerja Sama Transisi Energi hingga Perkeretaapian

Kunjungi 3 Negara Afrika, Luhut Bahas Kerja Sama Transisi Energi hingga Perkeretaapian

Whats New
Stafsus Erick Thohir Sebut Nilai Korupsi Dana Pensiun BUMN Mencapai Sekitar Rp 10 Triliun

Stafsus Erick Thohir Sebut Nilai Korupsi Dana Pensiun BUMN Mencapai Sekitar Rp 10 Triliun

Whats New
Luhut: Saya Ngomong soal OTT, Ada yang Marah-marah

Luhut: Saya Ngomong soal OTT, Ada yang Marah-marah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+