Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Luhut: Pemanfaatan Teknologi Digital Saat Ini Jadi Sesuatu yang Tak Bisa Dihindarkan

Kompas.com - 07/09/2022, 05:40 WIB

SUMEDANG, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Merves), Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat menuju pemerintahan yang kreatif dan adaptif memanfaatkan sistem informasi digital dalam manajemen pemerintahannya.

Pasalnya, kata Luhut, belum banyak pemerintah daerah yang berani melakukan lompatan dan keluar dari kebiasaan selama ini.

Pernyataan ini dia sampaikan dalam sambutannya saat Sharing Session Sumedang Digital Transformation di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Luhut: Ekonomi Digital Jadi Penopang Perekonomian Nasional

"Sehingga apa yang telah diinisiasi oleh bupati beserta jajarannya di sini bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya di Indonesia," katanya dikutip melalui siaran pers Kemenko Marves.

Melalui inovasi dan transformasi digitalisasi ini Kabupaten Sumedang berhasil menurunkan prevalensi stunting hingga 50 persen pada 2021 dan meningkatkan kinerja pemda dari rangking 28 ke rangking 1 di Jawa Barat. Karena itu, capaian dari langkah transformasi ini harus konsisten dijalankan.

"Pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan saat ini memang telah menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Kita harus menyiapkan sumber daya manusia serta infrastrukturnya. Digitalisasi berlangsung tidak terbatas pada optimasilasi peran ASN, namun juga penajaman proses pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan proses knowledge management," sambung Luhut.

Selain itu, mantan Menko Polhukam ini pun mengapresiasi program penguatan SDM melalui inisiatif Happy Digital Talent Development Program yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Unity in Diversity.

Baca juga: Luhut: Pemerintahan Presiden Jokowi Selalu Tekankan Ekonomi Kerakyatan

Luhut bilang, program tersebut telah terbukti memberikan penguatan untuk transformasi digital serta membangun pola kepemimpinan dan cara berpikir yang mendasar yaitu sistem, desain, dan komputasional.

Konsep ini telah mampu mengintegrasikan kecerdasan intelektual, hati, dan gotong-royong dan diperkuat dengan kompetensi kepemimpinan, manajerial, serta teknis yang mumpuni.

Aspek ini juga dipandang telah menjadi satu lompatan yang baik dalam penciptaan ekosistem digital yang kondusif, inklusif, kreatif, dan adil. Dapat menciptakan aktivitas-aktivitas ekonomi yang bertanggung jawab secara sosial, ekologis, dan spiritual.

"Saya yakin, dengan pola-pola penguatan seperti ini akan semakin mengakselerasi pencapaian visi Indonesia 2045 yang berdaulat, maju, adil, dan makmur, dengan salah satu pilarnya adalah kualitas manusia yang unggul serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," tuturnya.

Luhut berharap, apa yang telah dilakukan Pemkab Sumedang dapat memberikan inspirasi untuk kolaborasi dan dukungan yang lebih kuat guna menghadapi tantangan global dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dengan aksi lokal. Khususnya menjadi contoh yang baik bagi pemerintah kabupaten/kota di Indonesia dalam menjalankan pemerintahannya.

Baca juga: Luhut: Jika Indonesia Sukses Realisasi Digitalisasi, Kontribusi Ekonomi Digital Jadi Rp 2,2 Triliun pada 2025

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+