Cara Daftar Autodebit Iuran BPJS Kesehatan 2022 di Bank Mandiri

Kompas.com - 12/09/2022, 14:31 WIB
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Pembayaran iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa dilakukan secara autodebit, salah satunya via aplikasi Livin’ by Mandiri.

Untuk menikmati fitur autodebit BPJS Kesehatan lewat Bank Mandiri, Anda dapat mendaftar melalui laman resmi https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/ atau aplikasi Livin’ by Mandiri. 

Setelah pendaftaran autodebit pembayaran iuran BPJS Kesehatan berhasil, saldo di rekening aktif milik peserta akan dipotong secara otomatis sebesar iuran dan jumlah peserta yang terdaftar pada tanggal yang telah ditentukan.

Perlu diketahui, tarif iuran peserta mandiri BPJS Kesehatan terdiri dari tiga kelas. Kelas I dibebani sebesar Rp 150.000 per orang per bulan, kelas II sebesar Rp 100.000 per orang per bulan, dan kelas III sebesar Rp 42.000 per orang per bulan.

Baca juga: Ketahui, Ini 19 Jenis Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan

 

Pendaftaran autodebit BPJS Kesehatan di Bank Mandiri

Detail pendaftaran autodebet atau autodebit BPJS Kesehatan melalui laman resmi BPJS Kesehatan dan aplikasi Livin' sebagai berikut:

- Aplikasi Livin' by Mandiri

Dilansir dari informasi resmi Bank Mandiri, registrasi bisa dilakukan dengan kartu debit atau kredit, di mana Anda diminta memasukkan data nomor kartu debit, nomor kartu kredit, dan tanggal lahir.

Setelah itu, lakukan verifikasi dengan klik tombol “Kirim SMS Verifikasi”, lalu kembali ke aplikasi Livin’ by Mandiri. Buat password, PIN, dan masukkan PIN kartu debit/kredit, dan daftar ulang telah berhasil.

Baca juga: Cara Cek Penerima Bansos PBI JK, Klik cekbansos.kemensos.go.id

Sementara itu, terdapat enam langkah yang harus Anda selesaikan agar bisa menggunakan fitur autodebit BPJS Kesehatan, meliputi:

  1. Buka aplikasi Livin’, login menggunakan username dan password akun.
  2. Pilih menu “Bayar”, kemudian klik “Auto Debit”.
  3. Akan muncul halaman dengan pilihan “Pendaftaran Auto Debit” dan “Pembatalan Auto Debit”, klik tombol “Pendaftaran Auto Debit”.
  4. Setelah itu, di bagian penyedia jasa pilih “BPJS Kesehatan”, dan masukkan nomor virtual account BPJS Anda.
  5. Jangan lupa untuk mencentang kotak persetujuan atas syarat dan ketentuan, lalu klik “Lanjut”.
  6. Di halaman konfirmasi, pastikan data yang diisikan telah benar. Kemudian klik “Daftar”, masukkan MPIN, dan pendaftaran auto debit BPJS Kesehatan telah berhasil.

Sebagai informasi, aplikasi bank pelat merah ini bisa diunduh di App Store, Google Play, maupun App Gallery.

Baca juga: Kenali Apa Itu Bansos PBI Jaminan Kesehatan, Syarat, Cara Cek Penerima

- Laman resmi BPJS Kesehatan

Lebih lanjut, pendaftaran autodebit melalui laman BPJS Kesehatan dilakukan dengan cara berikut ini:

  1. Akses laman https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/, lalu pilih menu “Autodebit”
  2. Untuk auto debit pembayaran iuran BPJS Kesehatan, klik “Bank Mandiri”
  3. Setelah membaca seluruh informasi terkait syarat dan ketentuan, centang kotak persetujuan lalu klik “Lanjutkan”
  4. Masukkan nomor kartu BPJS Kesehatan, nomor rekening, dan nomor handphone yang terdaftar di Livin’ by Mandiri atau SMS banking
  5. Verifikasi bukan robot, klik “Proses”. Sistem akan melakukan pengecekan dan ikuti langkah yang ada.

Baca juga: Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Utang Pemerintah Tembus Rp 7.496 Triliun, Kemenkeu Bilang Masih Aman

Utang Pemerintah Tembus Rp 7.496 Triliun, Kemenkeu Bilang Masih Aman

Whats New
Bagaimana Peran Industri Telekomunikasi Mendukung Potensi Startup di Indonesia?

Bagaimana Peran Industri Telekomunikasi Mendukung Potensi Startup di Indonesia?

Whats New
Biaya Rp 2.500, Simak Cara Transfer Antarbank via BI Fast di BRImo

Biaya Rp 2.500, Simak Cara Transfer Antarbank via BI Fast di BRImo

Spend Smart
Jasindo Salurkan Pendanaan Senilai Rp 900 Juta untuk Kelompok Tani Ternak di Tulungagung

Jasindo Salurkan Pendanaan Senilai Rp 900 Juta untuk Kelompok Tani Ternak di Tulungagung

Whats New
Upaya Subholding Gas Pertamina Tingkatkan Penggunaan dan Pengembangan Infrastruktur Gas Bumi

Upaya Subholding Gas Pertamina Tingkatkan Penggunaan dan Pengembangan Infrastruktur Gas Bumi

Whats New
Bakal Ditinjau Jokowi, Pekerjaan Kavling Kawasan Inti IKN Nusantara Dimulai Januari 2023

Bakal Ditinjau Jokowi, Pekerjaan Kavling Kawasan Inti IKN Nusantara Dimulai Januari 2023

Whats New
Kompasianival Hadir Kembali Secara Offline, Angkat Tema 'Kelana Masa Depan'

Kompasianival Hadir Kembali Secara Offline, Angkat Tema "Kelana Masa Depan"

Rilis
Pelaku Industri Properti Optimistis Bisnis Tetap Tumbuh Positif Tahun Depan

Pelaku Industri Properti Optimistis Bisnis Tetap Tumbuh Positif Tahun Depan

Whats New
Tak Setuju Kenaikan Cukai Rokok 10 Persen, Petani Tembakau Usul 5 Persen

Tak Setuju Kenaikan Cukai Rokok 10 Persen, Petani Tembakau Usul 5 Persen

Whats New
Telefast, Volta, dan MCAS Group Kerja Sama Kembangkan Bisnis Kendaraan Listrik

Telefast, Volta, dan MCAS Group Kerja Sama Kembangkan Bisnis Kendaraan Listrik

Whats New
Ada Tren Kenaikan Suku Bunga BI, Ini Dampaknya ke Bunga Simpanan Bank

Ada Tren Kenaikan Suku Bunga BI, Ini Dampaknya ke Bunga Simpanan Bank

Whats New
Yakin Produksi Beras Dalam Negeri Cukup, Mentan: Cek Saja Data BPS

Yakin Produksi Beras Dalam Negeri Cukup, Mentan: Cek Saja Data BPS

Whats New
Survei Grab: Mie Instan dan Nasi Goreng adalah Menu yang Paling Banyak Dipesan di GrabMart dan GrabFood

Survei Grab: Mie Instan dan Nasi Goreng adalah Menu yang Paling Banyak Dipesan di GrabMart dan GrabFood

Whats New
Menteri Teten Resmi Pecat PNS Kemenkop UKM Pelaku Kekerasan Seksual

Menteri Teten Resmi Pecat PNS Kemenkop UKM Pelaku Kekerasan Seksual

Whats New
10 Asosiasi Pengusaha Resmi Ajukan Uji Materi Permenaker Upah Minimum 2023 ke MA

10 Asosiasi Pengusaha Resmi Ajukan Uji Materi Permenaker Upah Minimum 2023 ke MA

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.