Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menguat 0,88 Persen, IHSG Hari Ini Ditutup pada Level 7.318,01

Kompas.com - 13/09/2022, 15:20 WIB
Rully R. Ramli,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup menguat pada sesi perdagangan Selasa (13/9/2022) hari ini. Terpantau sejak pembukaan perdagangan indeks saham nasional terus bergerak di zona hijau.

Melansir data RTI, IHSG dibuka hijau pada level 7.315,12. Indeks saham nasional terpantau bergerak stagnan setelah itu, sehingga akhirnya ditutup menguat 63,55 poin atau 0,88 persen ke 7.318,01.

Sebagian besar atau 329 saham menguat, 218 ditutup merah, dan 160 lainnya stagnan. Adapun jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp 16,14 triliun dengan volume 30,35 miliar saham.

Baca juga: Didongkrak Sektor Keuangan, Paruh Pertama Perdagangan IHSG Menguat 0,91 Persen

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukan, 8 dari 11 indeks sektoral saham yang menguat. Emiten transportasi dan logistik akhirnya rebound, dan menguat 2,24 persen, sementara indeks sektor material dasar mencatatkan koreksi paling dalam, yakni 0,39 persen.

Lagi-lagi, Bumi Resources (BUMI) menjadi emiten yang paling banyak ditransaksikan hari ini, dengan volume transaksi sebanyak 7 miliar saham. Kemudian diikuti oleh Smartfren Telecom (FREN) dan Kapuas Prima Coal (ZINC) masing-masing sebesar 1,2 miliar saham dan 960,9 juta saham.

Adapun top gainers hari ini ditempati oleh Ulima Nitra (UNIQ) menguat 33,93 persen ke Rp 75, kemudian Gunawan Dianjaya Steel (GDST) melesat 24,82 persen ke Rp 171, dan Adhi Commuter Properti (ADCP) naik 12,82 persen ke Rp 88.

Baca juga: Lanjutkan Penguatan, IHSG Tembus Level 7.300

Di sisi lain, top losers hari ini ditempati Agung Podomoro Land (APLN) yang ambles 6,54 persen ke Rp 143, Kresna Graha Investama (KREN) turun 6,15 persen ke Rp 61, dan Central Proteina Prima (CPRO) merosot 3,9 persen ke Rp 74.

Penguatan IHSG mengekor bursa regional, yang kompak bergerak di zona hijau, di mana Nikkei menguat 0,25 persen ke 28.614,63, Shanghai Komposit menguat tipis 0,05 persen ke 3.263,80, dan Straits Times menguat 0,62 persen ke 3.294,30. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong turun 0,18 persen ke 19.326,86.

Baca juga: Masih Andalkan Sektor Energi, IHSG Hari Ini Kembali Lanjutkan Kenaikan?

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Jokowi Terbitkan Aturan Baru soal Potongan Gaji Karyawan untuk Iuran Tapera | Pertamina Tertibkan Penjualan Eipiji 3 Kg

[POPULER MONEY] Jokowi Terbitkan Aturan Baru soal Potongan Gaji Karyawan untuk Iuran Tapera | Pertamina Tertibkan Penjualan Eipiji 3 Kg

Whats New
Setoran Pajak Loyo, Pendapatan Negara Turun

Setoran Pajak Loyo, Pendapatan Negara Turun

Whats New
 Kemendag Sebut Rencana Kenaikan MinyaKita Sudah Pertimbangkan Daya Beli

Kemendag Sebut Rencana Kenaikan MinyaKita Sudah Pertimbangkan Daya Beli

Whats New
Kegiatan Ekonomi: Definisi, Jenis, dan Contohnya

Kegiatan Ekonomi: Definisi, Jenis, dan Contohnya

Earn Smart
Tarik Tunai lewat EDC BCA Akan Dikenakan Biaya Admin Mulai 5 Juli 2024

Tarik Tunai lewat EDC BCA Akan Dikenakan Biaya Admin Mulai 5 Juli 2024

Whats New
Tips agar Tidak Terjebak Investasi Ilegal

Tips agar Tidak Terjebak Investasi Ilegal

Whats New
Cara Transfer Saldo LinkAja ke Rekening BCA

Cara Transfer Saldo LinkAja ke Rekening BCA

Work Smart
Bukan Sri Mulyani, Ini Daftar Pejabat Kemenkeu yang Duluan Berangkat ke IKN

Bukan Sri Mulyani, Ini Daftar Pejabat Kemenkeu yang Duluan Berangkat ke IKN

Whats New
Baznas: Donasi Masyarakat Indonesia untuk Palestina Tembus Rp 252 Miliar

Baznas: Donasi Masyarakat Indonesia untuk Palestina Tembus Rp 252 Miliar

Whats New
Pemerintah Sudah Tarik Utang Baru Rp 119,1 Triliun hingga April 2024

Pemerintah Sudah Tarik Utang Baru Rp 119,1 Triliun hingga April 2024

Whats New
Penerbangan Haji Diwarnai Keterlambatan, Bos Garuda Minta Maaf

Penerbangan Haji Diwarnai Keterlambatan, Bos Garuda Minta Maaf

Whats New
Kemenaker Paparkan Pertumbuhan Ekonomi dan Ketenagakerjaan di RI, TKA Punya Sumbangan Besar

Kemenaker Paparkan Pertumbuhan Ekonomi dan Ketenagakerjaan di RI, TKA Punya Sumbangan Besar

Whats New
Bantu Petani Sulsel yang Terkena Banjir, Mentan Amran Serahkan Bantuan Senilai Rp 410 Miliar

Bantu Petani Sulsel yang Terkena Banjir, Mentan Amran Serahkan Bantuan Senilai Rp 410 Miliar

Whats New
Realisasi Impor Gula Lambat, Kemendag Tegur 3 Importir

Realisasi Impor Gula Lambat, Kemendag Tegur 3 Importir

Whats New
Peran Gas Bumi Penting untuk Kurangi Impor LPG

Peran Gas Bumi Penting untuk Kurangi Impor LPG

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com